Komitmen DJBM Kementerian PU Hadirkan Layanan Infrastruktur Andal Selama Mudik Idul Fitri 1447 H/ 2026

Catatan Redaksi


DARI hari ke hari, Direktorat Jenderal Bina Marga (DJBM) Kementrian Pekerjaan Umum (PU) terus menunjukkan capaian kinerja layanan infrastruktur yang prima.

Meskipun pemangkasan anggaran begitu masif, namun tak lantas membuat jajaran DJBM patah semangat.

Pada bagian-bagian tertentu, insan DJBM justeru mampu melakukan inovasi dalam menyediakan layanan infrastruktur jalan dan jembatan nasional dengan tingkat kemantapan tinggi, aman, dan berkelanjutan.

DJBM sendiri memandang, ketersediaan infrastruktur jalan dan jembatan yang andal, menjadi tulang punggung konektivitas untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan distribusi logistik secara efisien.

Catatan Divisi Investigasi dan Pelaporan Barak sepanjang tahun 2025 hingga semester awal 2026, Balai, Satker dan PPK telah memberikan pengabdian terbaik, mengerahkan seluruh sumberdaya yang tersedia untuk menjaga kondisi jalan tetap layak, aman dan nyaman, terlebih ditengah meningkatnya intensitas kendaraan yang melintas saat arus mudik seperti libur lebaran Idul Fitri 1447 Hijriyah (2026) saat ini.

Untuk memastikan kesiapan infrastruktur selama arus mudik dan balik berlangsung, baik Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo, Wakil Menteri PU Diana Kusumastuti, maupun Direktur Jenderal Bina Marga Roy Rizali Anwar dan jajarannya, menggelar Monitoring dan Evaluasi (Monev) hingga ke seluruh penjuru negeri.

Dalam beberapa waktu belakangan ini, Dirjen BM sendiri melakukan Monev kesiapan infrastruktur jelang arus mudik dari Jawa Timur (Jatim) hingga Jawa Barat (Jabar) dan berbagai wilayah lainnya se-Indonesia.

Fokus peninjauan tidak hanya pada ruas jalan nasional yang menjadi kewenangan Balai, Satker/PPK, tapi termasuk jalan Tol yang berada dibawah pengawasan Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT).

Monev dari para pengambil kebijakan tersebut tak di sia-siakan oleh seluruh garda terdepan untuk menunjukkan hasil kerja terbaiknya, seakan hendak memperlihatkan, ditengah kondisi yang serba terbatas sekalipun, terlebih di wilayah-wilayah yang belum lama ini dilanda bencana dahsyat (banjir bandang & tanah longsor) seperti Aceh, Sumut hingga Sumbar, tetap mampu memberikan layanan terbaik.* (Barak)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mutasi 520 Pejabat PU Patut Dievaluasi

Bedah Kasus "Mundur-Paksa" Dirjen CK & SDA Kementerian PU