Kendala Anggaran, Perbaikan Jalan Nasional di Tarakan Tak Tuntas
BARAK, (Kaltara)- Kondisi jalan nasional di Kota Tarakan, Kalimantan Utara (Kaltara) yang mengalami kerusakan cukup parah nampaknya membuat Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Kaltara menemui kendala.
Pasalnya, kebijakan efisiensi anggaran mempengaruhi kegiatan preservasi jalan dan jembatan, sehingga tidak semua titik kerusakan bisa diperbaiki.
Hal itu pun diakui oleh Pengawas Lapangan pada BPJN Kaltara, Amsyar.
Ia menjelaskan, keterbatasan anggaran berpengaruh pada kegiatan preservasi jalan dan jembatan. Walaupun sudah di patching, namun ada beberapa bagian jalan yang membutuhkan perhatian lebih.
"Kami sudah menutup beberapa lubang di jalan Aki Balak menggunakan aspal TCM. Hanya saja belum bisa maksimal lantaran adanya kebijakan efisiensi anggaran secara nasional yang berdampak pula pada kegiatan penanganan jalan tersebut," ungkap Amsyar layaknya dilansir benuanta, Rabu (05/03/2025).
Hampir senada dikatakan Koordinator Lapangan PPK 1.5 pada Satker Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) Wilayah I Kaltara, Afrizal.
Disebutkan, keterbatasan anggaran menyebabkan pihaknya kesulitan dalam pengadaan material dan tenaga kerja. Sementara sebelumnya Balai sudah merencanakan pengaspalan ulang pada ruas jalan nasional Aki Balak. Hal itu pun sudah dibahas dalam RDP dengan Komisi III DPRD Tarakan di akhir 2024 lalu.
"Sebelumnya kami sudah menyampaikan rencana pengaspalan secara menyeluruh dalam RDP dengan DPRD. Tapi karena ada kebijakan efisiensi anggaran, jadinya kami hanya melakukan penambalan pada titik-titik yang paling membutuhkan," ungkapnya.
Dalam rencana sebelumnya, tambah Afrizal, akan dilakukan perbaikan sampai lapis pondasi menggunakan material agregat kelas A. Tapi karena ada efisiensi anggaran, rencana itupun urung dilaksanakan."Ada sekitar 7,4 Km dari tanjakan Persemaian sampai pertigaan Intraca yang semula akan dilakukan penanganan efektif. Tapi sekarang kami utamakan yang paling mendesak dulu," katanya.
Menanggapi hal itu, Kadis PUTR Tarakan, Fandariansyah mengatakan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan BPJN Kaltara. Tapi pihak Balai, katanya, memiliki metode perbaikan sendiri, dan prosesnya tidak bisa dilakukan dalam waktu singkat.
"Tapi kalau ada kondisi krusial yang memerlukan penanganan segera, kami siap turun tangan duluan menanganinya," ucapnya.
Sepanjang ini, lanjutnya, Pemkot Tarakan sudah membantu melakukan penanganan sementara kerusakan pada ruas jalan nasional di beberapa lokasi, seperti di Jalan Yos Sudarso, Jalan Mulawarman, Jalan Jenderal Sudirman, hingga Jalan Aji Iskandar.
"Sekali lagi, kalau memang krusial, kita akan turun dan bantu tangani, daripada nanti pengendara celaka," tegasnya.
Keresahan akan kerusakan jalan di Kota Tarakan setidaknya diungkapkan Tegung, salah seorang warga Tarakan yang menjadi pengguna jalan aktif di Jalan Yos Sudarso.
"Kalau hujan, air menggenang hingga menutupi lubang-lubang. Banyak pengendara motor yang tidak hafal posisi lubang dan bisa terjatuh," ucapnya.
Ia dan masyarakat pengendara lain pun berharap pemerintah segera memperbaiki semua kerusakan yang ada, agar tidak menjadi petaka bagi masyarakat pengendara.* (Barak)



Komentar
Posting Komentar