BBPJN Jatim-Bali Kebut Paket IJD Ruas Kepanjen-Pagak
BARAK, (Jatim)- Pekerjaan peningkatan kualitas layanan jalan Kepanjen-Pagak di Kabupaten Malang, Provinsi Jawa Timur (Jatim) terus dikebut oleh Satker Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) Wilayah IV pada Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jatim-Bali.
Dalam beberapa hari terakhir, nampak operator beberapa alat berat sibuk mengerjakan bagiannya masing-masing, seperti disekitar perlintasan Kereta Api Sumedang Cepokomulyo. Bagian bahu jalan terlihat dikeruk hingga mencapai dimensi yang direncanakan.
Jalan dilokasi tersebut rencananya akan dilebarkan sebagai upaya penyesuaian dengan kapasitas kendaraan yang melintas setiap harinya.
Ruas jalan Kepanjen-Pagak sendiri merupakan jalan daerah yang dibangun oleh Direktorat Jenderal Bina Marga (DJBM) Kementerian Pekerjaan Umum (PU) lewat skema Inpres Jalan Daerah (IJD) TA 2025.
Adapun panjang jalan yang ditangani, yakni sekitar 3,1 Km, mulai dari Simpang Empat Kepanjen.
Sesuai rencana, terdapat dua sumbu jalur yang akan dikerjakan, yakni pelapisan aspal setebal 10 Cm dari Simpang Empat Kepanjen hingga perlintasan KA, dan peninggian badan jalan pada bagian menurun hingga titik akhir disekitaran kantor Desa Mangunrejo, yang terlihat sudah dilakukan penambahan pondasi.
Untuk menjaga kualitas jalan yang dibangun, pelaksana selalu melakukan uji kekuatan pondasi jalan pada setiap 20 meteran.
Sebelumnya, ruas jalan tersebut mengalami kerusakan cukup parah, bahkan kerap memakan korban akibat kendaraan menghantam lubang yang bertebaran disepanjang ruas, terutama disekitaran Sanggrahan saat malam hari.
"Alhamdulillah usulan kami ke BBPJN Jatim-Bali untuk penanganan ruas itu lewat IJD langsung direspon baik," ungkap Kabid Bina Marga pada Dinas PU Kab Malang, Anita, layaknya dilansir times, kemarin.
Jalan Kepanjen-Pagak sendiri merupakan jalur padat kendaraan yang sering di lintasi kendaraan angkutan tebu, termasuk kendaraan trailer dari dua industri kertas di daerah tersebut.* (Barak)

Komentar
Posting Komentar