Siapkan Jalur Nataru, BPJN Riau Berpacu Dengan Waktu
BARAK, (Riau)- Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Riau dan jajaran terus memacu progres perbaikan sejumlah ruas jalan nasional yang biasanya ramai dilintasi para pemudik saat libur panjang seperti Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026 yang tinggal menghitung hari.
Seluruh Satker dan PPK dibawah BPJN Riau nampak tengah gerak serentak mengikuti ritme kerja Balai yang di nakhodai Yohanis Tulak Todingrara, dengan target zero lubang sepanjang musim Nataru 2025/2026 berlangsung.
Tak hanya pemeliharaan badan jalan dan jembatan, pembersihan saluran drainase, serta pengendalian tanaman liar saja yang menjadi fokus, namun pos pantauan jalur Nataru juga turut dipersiapkan, lengkap dengan personil dan peralatan pendukung, terutama pada titik-titik rawan terjadinya bencana yang berpotensi mengganggu kelancaran jalur Nataru.
Dari panjang jalan nasional di Provinsi Riau yang sekitar 1.258 Km, sebagian ada yang dalam kondisi mantap. Namun demikian, ada pula yang masih mengalami kerusakan ringan hingga sedang.
Menghadapi kondisi jalan yang masih mengalami kerusakan ringan hingga sedang tersebut, BPJN Riau pun menggerakkan seluruh elemen terdepan (Satker/PPK- red), agar memaksimalkan seluruh sumber daya yang tersedia dalam mempersiapkan jalur mudik saat momen Nataru berlangsung.
Meskipun prosentase jalan yang mengalami kerusakan ringan hanya sekitar 6,84 persen, dan rusak berat hanya sekitar 3,80 Km atau 0,22 persen, namun BPJN Riau dan jajaran tetap menurunkan seluruh tim untuk mengatasinya dengan baik, agar masyarakat pemudik dapat melintas dengan aman dan selamat.
Selain jalan, BPJN Riau juga harus fokus dengan sejumlah jembatan yang masih mengalami kerusakan, baik ringan, sedang, maupun yang rusak berat.
Pemetaan titik rawan bencana seperti banjir dan tanah longsor juga sudah dilakukan dengan baik, seperti pada ruas Siak Sri Indrapura-Mengkapan Buton Km 147, dan Simpang Lago-Sorek I Km 73.
"Di ruas Rantau Berangin-Batas Sumbar, Duri-Kandis-Simpang Palas Siak I Pekanbaru, dan Teluk Kuantan-Batas Sumbar juga sudah diantisipasi," ungkap Kepala BPJN Riau, Yohanis Tulak Todingrara, Minggu (14/12/2025).
Balai pun memastikan seluruh perbaikan tuntas sebelum 20 Desember 2025, terkecuali jika terjadi kondisi darurat.
"Seluruh jajaran kami tengah mengupayakan, agar kondisi jalan nasional berada dalam kondisi baik selama musim Nataru berlangsung. Harapan kami, masyarakat dapat melintas dengan aman dan nyaman," ujarnya.* (Barak)


Komentar
Posting Komentar