BPJN Kalteng Tembus Batas Demi Konektivitas Kalimantan
BARAK, (Kaleng)- Beratnya tingkat kesulitan membangun jalan menembus hutan, nampaknya menjadi tantangan tersendiri bagi Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Kalimantan Tengah (Kalteng) dalam menerapkan pekerjaan preservasi jalan dan jembatan ruas Tumbang Samba-Simpang Rabambang-Tumbang Jutuh.
Namun, dengan perencanaan yang matang, semua kesulitan itu sedikit demi sedikit bisa dilewati dengan baik.
Tersedianya layanan infrastruktur yang andal menjadi harapan utama bagi masyarakat pedalaman dalam menjalani aktivitas sehari-hari.
Selama ini, kondisi alam dan medan yang menantang, serta akses jalan yang belum memadai, menjadi kendala utama bagi pergerakan roda perekonomian masyarakat lokal.
BPJN Kalteng pun dituntut untuk segera mengeksekusi penanganannya, agar masyarakat dapat menjalankan aktivitas keseharian tanpa harus dihadapkan dengan persoalan infrastruktur jalan dan jembatan yang menantang.
Dengan perencanaan dan penanganan yang tepat, maka peradaban masyarakat lokal bisa terhindar dari keterisolasian dengan dunia luar.
Lebatnya vegetasi dan kondisi tanah yang tidak stabil menjadi tantangan tersendiri selama proses pekerjaan berlangsung.
Karenanya, sejak beberapa hari lalu BPJN Kalteng pun memfokuskan tim untuk melaksanakan pekerjaan clearing area menggunakan alat berat untuk membuka sekaligus membersihkan jalur.
Tahapan awal pekerjaan ini menjadi krusial untuk memastikan jalan dan jembatan tetap fungsional dan aman dilintasi dalam jangka panjang.* (Barak)



Komentar
Posting Komentar