Memalukan, Jalan Nasional Rusak Parah Ditangani Pemda Pakai Dana Swadaya
BARAK, (Sultra)- Kerusakan parah yang terjadi pada ruas jalan nasional Bypass Lasusua di Kabupaten Kolaka Utara, Sulawesi Tenggara (Sultra), membuat Pemkab turun tangan melakukan penanganan sementara.
Pasalnya, dibeberapa titik jalan Trans Sulawesi tersebut hampir putus terkena abrasi, sehingga menjadi pemicu terjadinya kecelakaan lalu lintas.
Kerusakan disebut bukan terjadi seketika, namun sudah berlangsung sejak lama, karena gerusan air laut. Selain kerusakan berupa retak memanjang, abrasi juga menciptakan lubang besar, bahkan ambles hingga memakan separuh badan jalan.
Tak ingin kerusakan jalan terus memakan korban, Pemkab bersama BPBD Kolaka Utara pun mengambil sikap dengan langsung melakukan penanganan darurat.
Penanganan sementara dilakukan dengan menimbun badan jalan yang ambles menggunakan tanah dengan alat berat, agar jalan tetap bisa dilewati kendaraan.
Sekda Kab Kolaka Utara, H.Muhammad Idrus mengungkapkan, kerusakan jalan Bypass Lasusua membutuhkan penanganan sesegera mungkin. Sebab jika tidak, maka berpotensi menghambat aktivitas masyarakat, terutama keselamatan pengguna jalan.
"Kondisi jalan Bypass ini memang butuh penanganan segera. Karena itu kami langsung melakukan penanganan darurat dengan menimbun badan jalan yang ambles menggunakan alat berat, agar jalan tetap bisa dilalui, sekaligus meminimalisir resiko kecelakaan. Anggarannya sendiri dari swadaya," ungkapnya.
Meskipun sementara, penanganan itu diperlukan sambil menunggu realisasi perbaikan permanen oleh pemerintah pusat.
"Untuk penanganan permanen, sudah masuk tahap tender di Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sultra," ujarnya.
Sekda berharap, proses perbaikan permanen bisa cepat, agar kerusakan jalan yang menjadi hambatan bagi keseharian masyarakat bisa segera teratasi.
"Jalan ini merupakan akses vital. Jangan sampai aktivitas masyarakat terhambur, apalagi sampai menimbulkan kecelakaan," tandasnya dilansir kolutnews, Senin (09/02/2026).* (Barak)

Komentar
Posting Komentar