BPJN Kalsel Mantapkan Kondisi Jalan Jelang Arus Mudik Lebaran 1447 H
BARAK, (Kalsel)- Kemampuan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Kalimantan Selatan (Kalsel) dan jajaran dalam mempersiapkan jalur mudik Lebaran Idul Fitri 1447 Hijriah (2026) sejak H-10 dipandang publik sebagai prestasi tersendiri yang patut diapresiasi.
Keberhasilan itu tergambar dari kondisi seluruh ruas utama yang sudah tidak lagi terdapat lubang, ataupun kerusakan lain yang berpotensi membahayakan keselamatan masyarakat pengguna jalan.
Capaian kinerja terbaik ini tidaklah diraih dengan mudah, melainkan lewat upaya sungguh-sungguh dari semua Satker/PPK sebagai garda terdepan, yang sejak jauh-jauh hari sudah bergerak serentak dengan target hasil yang maksimal.
"Persiapan kami lakukan sejak awal, agar hasilnya bisa maksimal," ujar Kepala BPJN Kalsel, Yonatan Hendrik Parjoko, dalam keterangan resminya yang diperoleh redaksi barak-indo, Minggu (15/03/2026).
Persiapan tersebut, jelasnya, mencakup berbagai kegiatan preservasi rutin jalan, seperti patching, pelapisan ulang permukaan jalan, perbaikan saluran drainase, pembersihan bahu jalan, hingga penguatan struktur pada lokasi-lokasi rawan kerusakan.
"Sejak H-10 Lebaran Idul Fitri 1447 Hijriyah kemarin, seluruh ruas jalan nasional di Provinsi Kalsel sudah siap bagi pemudik. Tak ada lagi jalan berlubang, dan masyarakat pengendara bisa melintas dengan aman dan nyaman," tegasnya.
Diketahui, selama persiapan jalur mudik kali ini, BPJN Kalsel memberikan perhatian khusus pada sejumlah ruas utama, antara lain jalur Anjir Pasar (Barito Kuala) yang berbatasan langsung dengan Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) hingga Banjarbaru, Martapura, Rantau, serta wilayah lainnya seperti Hulu Sungai Selatan (HSS), Hulu Sungai Tengah (HST), Hulu Sungai Utara (HSU), Balangan hingga Tabalong (Batas Kaltim).
Begitu pula dengan persiapan untuk mengantisipasi jika terjadi keadaan darurat, BPJN Kalsel telah menyiapkan 10 Posko Jalur Mudik, tersebar diseluruh ruas jalan nasional, lengkap dengan personil jaga 24 jam nonstop, material dan peralatan pendukung.
"Posko juga bisa dimanfaatkan oleh masyarakat pemudik untuk sejenak melepas lelah dalam perjalanan, sebelum lanjut menuju kampung halaman masing-masing," ungkapnya.
Selain mempersiapkan infrastruktur jalan dan jembatan yang andal, lanjutnya, untuk menjamin kelancaran arus mudik, Balai juga intens berkoordinasi dengan semua pihak terkait, termasuk dengan Polres HSU untuk melakukan pemantauan lapangan terhadap kondisi arus lalu lintas jelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriyah.* (Barak)





Komentar
Posting Komentar