Jalur Mudik Lebaran BPJN Sultra Makin Mantap


BARAK, (Sultra)- Dari wilayah Indonesia bagian tengah, Direktorat Jenderal Bina Marga (DJBM) Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menorehkan prestasi yang cemerlang.

Bagaimana tidak...? Ruas jalan yang sebelumnya sempat mengalami kerusakan akibat cuaca buruk pada jalur sepanjang pantai (Bypass Lasusua-Tobaku), jauh sebelum tenggat waktu persiapan jalur mudik lebaran Idul Fitri 2026 (H-10 -red), saat ini sudah rampung ditangani.

Hal itu pun dipandang publik sebagai salah satu prestasi yang memuaskan, lantaran kerusakan terjadi tepat pada bibir pantai yang rawan hantaman gelombang pasang selama musim angin barat berlangsung.


Andi, salah seorang warga Kolaka yang hampir setiap hari melewati jalan Bypass Lasusua mengungkapkan, sekarang dirinya tak perlu lagi khawatir walaupun melintas saat malam hari, karena kerusakan jalan pada bibir pantai sudah diperbaiki.

"Sekarang kami tidak lagi khawatir, jalan yang rusak sudah diperbaiki. Terima kasih kepada semua pihak terkait," ujarnya.

Dari pantau dilapangan menunjukkan, sejak beberapa waktu belakangan ini, Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sulawesi Tenggara (Sultra) nampak menggerakkan semua perangkat terdepan untuk mempercepat semua aktivitas perbaikan jalan bagi persiapan jalur mudik lebaran Idul Fitri 2026.


Hal itupun tidak disia-siakan oleh PPK 1.2 pada Satker Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) Wilayah I Provinsi Sultra, dengan mengerahkan seluruh sumberdaya yang tersedia, agar persiapan jalur mudik bisa dilakukan semaksimal mungkin.

"Usai arus mudik dan balik libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026, kami langsung mulai action. Semua tim gerak serentak sesuai porsinya masing-masing, karena kami tahu persiapan jalur mudik lebaran tidak akan mudah seperti sebelumnya. Sebab, dibeberapa titik ada badan jalan yang mengalami kerusakan cukup signifigkan akibat bencana alam, seperti curah hujan tinggi dan musim angin barat."

Demikian diungkapkan PPK 1.2 pada Satker PJN Wilayah I Sultra, Temmy Saputra, dalam keterangan resminya yang diperoleh redaksi barak-indo, Jum'at (06/03/2026).


Temmy berprinsip, pekerjaan yang dilaksanakan dengan terencana dan tidak terburu-buru, sudah pasti akan membawa nilai manfaat dalam jangka yang lama.

Ia menjelaskan, pihaknya tidak hanya fokus pada penanganan kerusakan disepanjang bibir pantai, namun pada seluruh ruas yang menjadi kewenangan.

"Semuanya gerak serentak. Ada yang mengerjakan pengendalian tanaman untuk memperluas jarak pandang pengguna jalan, dan pembersihan saluran drainase untuk mengantisipasi genangan air pada badan dan bahu jalan," ujarnya.


Selain itu, lanjutnya, tim lain juga fokus melaksanakan pekerjaan rutin berupa penutupan lubang dengan CPHMA yang dilapisi abu batu untuk menutup pori-pori agar kedap air.

"Tak hanya itu. Ada pula tim yang fokus melaksanakan pekerjaan patching. Semuanya bertujuan memberikan rasa aman dan nyaman bagi setiap pengendara yang melintas, terlebih dengan tingginya intensitas kendaraan selama musim mudik berlangsung," terang Temmy.

Pantauan lapangan menunjukkan, selain melaksanakan pekerjaan perbaikan jalan ambles akibat hantaman gelombang pasang di ruas Bypass Lasusua pada STA 6+130 dan STA 6+180, PPK 1.2 juga nampak melaksanakan pekerjaan patching diantaranya di STA 0+600 dan STA 0+700 pada ruas Ranteangin-Kolaka.


Selanjutnya, penanganan jalan berlubang juga dilaksanakan disekitaran kawasan Iwoimendaa, tepatnya di STA 21+000 dan sejumlah titik lainnya yang dinilai berpotensi membahayakan keselamatan masyarakat pengguna jalan.

Pekerjaan rutin seperti pembersihan bahu jalan dan saluran drainase juga dilaksanakan mulai dari STA 6+000.

"Kami akan terus menyiapkan layanan infrastruktur jalan dan jembatan yang andal bagi masyarakat Sultra. Itu komitmen yang selalu kami pegang teguh," pungkasnya.* (Barak)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mutasi 520 Pejabat PU Patut Dievaluasi

Komitmen DJBM Kementerian PU Hadirkan Layanan Infrastruktur Andal Selama Mudik Idul Fitri 1447 H/ 2026

Bedah Kasus "Mundur-Paksa" Dirjen CK & SDA Kementerian PU