Kementerian PU Diminta Tangani Kerusakan Jalan Nasional Nabire-Ilaga

Drainase Buruk


BARAK, (Papua Tengah)- Kerusakan berulang pada ruas jalan nasional Nabire-Ilaga di Km 139- 141 membuat legislator Papua Tengah, Jhon NR Gobai, angkat bicara.

Jhon memandang, kerusakan terjadi akibat sistem drainase yang buruk, sehingga kurang optimal mengalirkan air saat hujan turun.

Pembangunan infrastruktur pendukung seperti talud dan pemasangan box culvert juga dinilai belum mengatasi persoalan yang ada, karena belum merata, terutama pada bagian-bagian rawan kerusakan.

"Kondisi jalan di Km 139- 141 sering rusak. Aspalnya tak pernah bertahan lama, karena ketiadaan saluran air yang memadai," ujarnya.

Tak hanya saat hujan, lanjutnya, posisi jalan yang lebih rendah juga membuat air bawah tanah mudah menggenangi badan jalan. Tanpa saluran drainase yang memadai, air jadi lebih mudah merusak struktur jalan, hingga akhirnya kerusakan terus berulang dilokasi yang sama.

Ia pun meminta pemerintah pusat lewat Balai, Satker dan PPK terkait segera mengambil langkah konkrit, agar membangun talud pada sisi kiri dan kanan jalan, sekaligus memasang box culvert di titik-titik rawan kerusakan.

"Pembangunan jalan tanpa sistem drainase yang baik, menyebabkan kerugian bagi masyarakat penerima manfaat akhir. Kami mendesak pemerintah segera mengambil langkah konkrit," tegasnya dilansir seputarpapua, Rabu (25/03/2026) kemarin.

Jalan nasional Nabire-Ilaga sendiri merusak jalur vital bagi mobilitas masyarakat dan arus barang/jasa di Papua Tengah, terutama di Kabupaten Puncak.* (Barak)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mutasi 520 Pejabat PU Patut Dievaluasi

Komitmen DJBM Kementerian PU Hadirkan Layanan Infrastruktur Andal Selama Mudik Idul Fitri 1447 H/ 2026

Bedah Kasus "Mundur-Paksa" Dirjen CK & SDA Kementerian PU