Kepala BPJN Malut Turun Langsung Pastikan Kesiapan Jalur Mudik


BARAK, (Malut)- Jelang pertengahan bulan Ramadhan 1447 Hijriah, Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Maluku Utara (Malut), Navy Anugerah Umasangaji, langsung turun kelapangan untuk memastikan kesiapan ruas jalan nasional menghadapi arus mudik dan balik Lebaran Idul Fitri 1447 H (2026).

Tak hanya kesiapan infrastruktur jalan dan jembatan, kegiatan yang digelar pada Rabu 04 Maret 2026 tersebut, Kabalai juga mengecek kesiapan Posko Jalur Lebaran disejumlah titik strategis di Malut.

Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari komitmen Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melalui Direktorat Jenderal Bina Marga (DJBM) untuk menjamin keamanan, keselamatan dan kenyamanan masyarakat selama musim mudik lebaran berlangsung.


"Kami sengaja turun lapangan untuk mengecek langsung kesiapan semua jalur yang biasanya dipadati berbagai jenis kendaraan selama arus mudik dan balik lebaran berlangsung,"

Demikian diungkapkan Kepala BPJN Malut, Navy Anugerah Umasangaji dalam siaran persnya yang diperoleh redaksi barak-indo, Selasa (10/03/2026).

Pemantauan secara langsung, termasuk pada Posko Jalur Lebaran, jelasnya, sangat dibutuhkan untuk memastikan kesiapan personel, material dan peralatan pendukung untuk mengantisipasi kondisi darurat.


"Kondisi ruas perlu dievaluasi, agar layanan bisa dipersiapkan semaksimal mungkin, termasuk kelengkapan sarana pendukung keselamatan lalu lintas, dan koordinasi dengan instansi lain yang berkaitan dengan persiapan layanan mudik lebaran," tegasnya.

Posko Jalur Lebaran, paparnya, bukan hanya sebatas simbol kesiapsiagaan menghadapi arus mudik, tapi menjadi pusat koordinasi jika terdapat kondisi kedaruratan yang menuntut respon cepat, seperti terjadinya gangguan lalu lintas, kerusakan jalan dan kondisi-kondisi tak terduga lainnya.

"Sebagai bentuk penguatan layanan publik, kami telah menyiapkan 10 Posko Jalur Lebaran yang tersebar diberbagai Kab./Kota. Setiap Posko dilengkapi dengan personil teknis dan petugas jaga 24 jam nonstop, lengkap dengan material dan peralatan pendukung yang ditempatkan pada titik-titik rawan gangguan lalu lintas," paparnya.


Begitu pula jika masyarakat mendapati adanya potensi yang dapat mengganggu kelancaran arus mudik, bisa menghubungi nomor narahubung yang telah disiapkan.

"Harapan kami, keberadaan Posko Jalur Lebaran dapat mempercepat penanganan jika terjadi kerusakan jalan, baik akibat longsoran, genangan air, banjir, maupun kendala teknis lainnya yang berpotensi mengganggu kelancaran arus transportasi masyarakat selama arus mudik dan balik berlangsung," ujarnya.

Ia pun berharap masyarakat yang melakukan perjalanan mudik, tetap berhati-hati dan mematuhi rambu-rambu lalu lintas, segera melaporkan jika mendapati ada jalan yang mengalami kerusakan, agar tim kami dapat menanganinya secepat mungkin.


Kabalai juga kembali menegaskan, pihaknya memegang teguh komitmen untuk terus menyediakan layanan infrastruktur jalan dan jembatan yang andal, agar masyarakat dapat melintas dengan aman dan nyaman sepanjang tahun.

"Kami membuka ruang seluas-luasnya bagi masyarakat yang mendapati kondisi jalan perlu dilakukan penanganan segera. Hubungi Posko-Posko terdekat, kami pastikan langsung ditangani sesegera mungkin," tandasnya.* (Barak)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mutasi 520 Pejabat PU Patut Dievaluasi

Komitmen DJBM Kementerian PU Hadirkan Layanan Infrastruktur Andal Selama Mudik Idul Fitri 1447 H/ 2026

Bedah Kasus "Mundur-Paksa" Dirjen CK & SDA Kementerian PU