Horor...! 15 Kecelakaan Dalam Dua Hari
Proyek Jalan Nasional di Bengkulu Minim Rambu
BARAK, (Bengkulu)- Dalam beberapa hari belakangan ini, kinerja Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Bengkulu dan jajaran terus menjadi sorotan publik.
Pasalnya, pembangunan jalan yang mestinya menjamin keselamatan dalam berkendara, justeru menjadi pemicu tingginya angka kecelakaan lalu lintas.
Bukan tanpa sebab, minimnya rambu peringatan yang dipasang disekitaran lokasi proyek, membuat para pengendara tak dapat mengetahui adanya jalan yang sudah digali.
Tak hanya itu, ketiadaan petugas pengatur lalu lintas di lokasi proyek juga semakin meningkatkan resiko bagi setiap pengendara yang melintas.
Hal itu setidaknya terlihat pada pekerjaan di depan Bandara Fatmawati Soekarno hingga Simpang Empat Betungan.
Jalan yang sudah digali, dibiarkan begitu saja tanpa ada rambu ataupun penanda sebagai pengingat bagi setiap pengendara yang melintas. Kondisi semakin horor saat malam hari.
Dalam dua hari terakhir, setidaknya sudah 15 kali kecelakaan terjadi. Para pengendara rerata tidak dapat melihat adanya lubang galian lantaran minimnya rambu dan lampu penerangan.
Keluhan warga pun menghiasi laman medsos. Dalam sebuah unggahan, warga meminta pemerintah segera membenahi kinerja pelaksanaan proyeknya.
"Tolonglah proyek jalan ini diperbaiki. Sudah 15 orang kecelakaan dalam dua hari," ucap warga dalam rekaman suara yang beredar.
Seperti dilansir bengkulutoday, BPJN Bengkulu tengah mengerjakan proyek penataan median jalan.
Warga menyesalkan cara kerja Balai yang dinilai mengabaikan aspek keselamatan. Sejumlah pengendara mengaku kehilangan kendali lantaran tidak menyadari adanya lubang yang sudah digali.
Karenanya, publik meminta Direktorat Jenderal Bina Marga (DJBM) Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mengevaluasi kinerja BPJN Bengkulu dan jajaran, karena dinilai mengabaikan keselamatan masyarakat pengguna jalan.* (Barak)


Komentar
Posting Komentar