Mantap, Progres Penanganan Ruas Baturaja-Sugihwaras Lebihi Target


BARAK, (Sumsel)- Siapkan layanan jalan yang andal, memenuhi unsur keselamatan dan kenyamanan, Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Sumatera Selatan (Sumsel) terus mempercepat penanganan ruas jalan nasional Baturaja-Sugihwaras.

Bahkan, hingga kini progres fisik perbaikan jalan utama tersebut sudah melebihi target rencana, yakni 36 persen. Progres fisik pun dipastikan terus meningkat tajam seiring penanganan yang terus dilakukan.

PPK 2.2 pada Satker Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) Wilayah II Sumsel merilis, saat ini pihaknya fokus melaksanakan pekerjaan penghamparan aspal hotmix, setelah sebelumnya melakukan pengupasan pada bagian jalan bergelombang menggunakan Cold Milling (CMN).

Pekerjaan dengan skema pembinaan menggunakan Surat Berharga Syari'ah Negara (SBSN) itu dipastikan mampu membuat jalan sepanjang 17 Km mulus menggunakan aspal fleksibel.

Dijelaskan, pekerjaan dimulai dari kawasan Baturaja menuju Tanjung Kemala hingga Sungai Tuha, dengan titik paling krusial berada disekitaran kawasan perbatasan Lampung. Pada lokasi tersebut, kondisi rutting sudah mencapai sekitar 10 Cm, yang sebelumnya sudah dikupas untuk langsung dilapisi kembali dengan aspal baru.

Meski capaian progres fisik hingga saat ini sudah memuaskan, namun tim dilapangan masih dihadapkan pada kondisi cuaca yang mempengaruhi kemantapan jalan.

Pasalnya, ditengah kondisi cuaca pancaroba seperti sekarang, membuat lubang-lubang baru terus bermunculan pada ruas jalan yang tidak ditangani efektif, bahkan bisa lebih dari 20-an lubang setiap harinya. Dan lubang-lubang itupun harus segera ditutup untuk untuk memberikan rasa aman bagi setiap pengendara yang melintas.

Tak hanya itu, persoalan lain yang diwaspadai tim dilapangan juga disebutkan soal harga bahan bakar untuk pengoperasian alat berat yang fluktuatif. Hal itu membuat penyedia jasa sedikit khawatir.

Namun, jelas tim PPK 2.2, berbagai persoalan tersebut tidak sampai mengganggu proses pekerjaan yang sedang berlangsung, sambil menunggu keputusan lanjutan dari para pengambil kebijakan di pusat.* (Barak)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mutasi 520 Pejabat PU Patut Dievaluasi

Komitmen DJBM Kementerian PU Hadirkan Layanan Infrastruktur Andal Selama Mudik Idul Fitri 1447 H/ 2026

Bedah Kasus "Mundur-Paksa" Dirjen CK & SDA Kementerian PU