Menteri PU Minta BPJN Aceh Susun Design Penanganan Tanjakan Kedabuhan Pada Ruas Aceh-Sumut
Tinjau Akses Sekolah Rakyat
BARAK, (Aceh)- Kondisi tanjakan kedabuhan pada ruas jalan nasional Aceh-Sumut yang cukup ekstrim dan selalu menyulitkan para pengendara yang melintas, membuat Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo menyempatkan waktu untuk memantau langsung kondisi riil dilapangan.
Peninjauan ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah pusat dalam memperkuat konektivitas antar wilayah, sekaligus meningkatkan keselamatan dan kenyamanan masyarakat dalam berkendara.
Dalam kunjungan tersebut, Menteri meminta Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Aceh bersama Direktorat Bina Teknik (Bintek) Jalan dan Jembatan pada Direktorat Jenderal Bina Marga (DJBM) segera menyusun design penanganan secara komprehensif.
"Kajian ini diarahkan untuk mengoptimalkan geometri jalan, meningkatkan aspek keselamatan, serta memastikan arus transportasi bisa berjalan lebih lancar dan berkelanjutan," jelasnya.
Selain itu, Menteri dody juga menekankan pentingnya sinergi lintas sektor, termasuk dengan Kepolisian dan instansi penghubung lain, agar setiap langkah penanganan bisa terlaksana tepat sasaran.
"Dengan kolaborasi yang kuat, konektivitas tidak hanya semakin baik, tetapi juga mampu mendukung kelancaran distribusi logistik dan mendorong aktivitas perekonomian masyarakat dikawasan sekitar," tegasnya.
Tinjau Akses Sekolah Rakyat
Pada kesempatan yang sama, Menteri PU Dody Hanggodo juga melakukan peninjauan kondisi lapangan sekolah rakyat di Aceh, termasuk akses penghubung yang menjadi koridor strategis dalam peningkatan layanan infrastruktur dasar.
Menteri Dody berpandangan, pembangunan dunia pendidikan bukan semata tentang ruang belajar saja, namun juga soal akses penghubungnya.
Konektivitas jalan yang andal, tulis BPJN Aceh dalam laman Instagram resminya, memudahkan mobilitas masyarakat dan memperlancar distribusi logistik dalam mendukung berbagai program kerakyatan, termasuk sekolah rakyat yang menjadi salah satu fokus penting bagi pemerintahan Prabowo-Gibran.* (Barak)



Komentar
Posting Komentar