PPK 2.3 PJN II Jabar Tangani Longsoran Ruas Bagbagan-Jampangkulon
BARAK, (Jabar)- Kondisi jalan nasional Bagbagan-Jampangkulon di Kabupaten Sukabumi, Provinsi Jawa Barat (Jabar) yang sudah sangat mengkhawatirkan, membuat penyelenggara jalan harus bekerja ekstra keras untuk menangani setiap kerusakan yang ada.
Posisi jalan yang berada diantara lereng curam dan perbukitan terjal, ditambah kontur tanah merah yang labil, membuat jalan disepanjang ruas tersebut mudah mengalami longsor setiap musim penghujan tiba.
Sepanjang pengamatan tim redaksi barak-indo dalam beberapa tahun belakangan ini, penanganan selalu dilakukan dengan cepat. Namun banyaknya lokasi longsoran, membuat penyelenggara seperti berkejaran dengan waktu. Karena belum juga selesai pada titik sebelumnya, longsor sudah terjadi lagi pada lokasi lainnya.
Dan kini, khabar baik akhirnya tiba. Para pengguna jalan aktif ruas Bagbagan-Jampangkulon sudah bisa bernafas lega.
Direktorat Jenderal Bina Marga (DJBM) Kementerian PU melalui PPK 1.3 pada Satker Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) Wilayah II Jabar dibawah Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) DKI-Jabar, mulai melakukan penanganan permanen pada beberapa titik krusial.
Penanganan tersebut dilakukan sebagai upaya mengembalikan fungsi jalan terdampak longsor, agar kembali normal dan tidak membahayakan keselamatan masyarakat pengendara.
Sejak beberapa hari terakhir, para pekerja nampak teliti mengerjakan perkuatan pondasi bawah tanah menggunakan tiang pancang sedalam 42 meter, dikombinasikan dengan teknologi mortar busa yang dirancang khusus, agar tanah tidak mudah ambles kembali.
Dengan perbaikan yang tepat dan terukur ini, diharapkan keamanan dalam berkendara, dan kelancaran mobilitas masyarakat dapat optimal kembali dalam waktu yang tidak terlalu lama.* (Batak)


Komentar
Posting Komentar