Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober, 2025

BBPJN DKI-Jabar Bantah Pemasangan U-ditch di Galumpit Terlambat

Gambar
BARAK, (Jabar)- Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) DKI-Jabar membantah pemasangan U-ditch di Kampung Galumpit, Desa Sukamukti, Kecamatan Waluran, Kabupaten Sukabumi mengalami keterlambatan. Meski demikian, pengawas lapangan mengakui pekerjaan sempat terhambat lantaran menunggu kiriman material dari pihak penyedia. "Pekerjaan sedikit mengalami hambatan dampak dari kebijakan penutupan aktivitas pertambangan oleh Gubernur Jabar. Hal itu menyebabkan kelangkaan material seperti U-ditch. Meski demikian, progres fisik pekerjaan tetap bagus, bahkan melewati target," ungkap pengawas lapangan dari pihak pelaksana, Muiz. Untuk mengatasi persoalan tersebut, ia menjelaskan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan penyedia material U-ditch agar mempercepat pengiriman. "Kami mohon maaf atas keterlambatan ini. Tidak ada unsur kesengajaan memperlambat pekerjaan, hanya sedikit ada kendala produksi U-ditch dari penyedia saja," ujarnya dilansir sukabumiupdate, Kamis (30/10/2025...

BPJN Jambi Rampungkan Penanganan Longsoran Ruas Batas Bungo-Batas Sumbar

Gambar
BARAK, (Jambi)- Komitmen Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Jambi dan jajaran dalam menyediakan layanan infrastruktur yang layak, aman dan nyaman bagi masyarakat semakin terlihat nyata. Hal itu setidaknya tergambar dari penyelesaian penanganan longsoran pada ruas jalan nasional Batas Kabupaten Bungo/Merangin-Batas Provinsi Sumbar, tepatnya di Kampung Tukum Dua, Kecamatan Jujuhan. Sebelumnya, akibat longsoran dahsyat tersebut, jalur utama penghubung Jambi-Sumbar sempat terputus. PPK 2.3 pada Satker Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) Wilayah sempat kerepotan dalam waktu yang cukup lama, lantaran harus segera membuka jalur baru sekaligus pemasangan jembatan sementara, agar arus lalu lintas tidak sampai terganggu dalam waktu yang lama. Kepala Satker PJN Wilayah II Jambi, Diaz Shodiq mengungkapkan, longsoran sepanjang 60 meter itu akhirnya bisa ditangani dengan baik, dan masyarakat pun bisa kembali melintas dengan aman dan nyaman seperti biasanya. "Untuk menstabilkan tanah lereng, k...

PJN II Banten Terus Kebut Progres Ruas Bayah-Cibareno-Batas Jabar

Gambar
BARAK, (Banten)- Preservasi ruas jalan nasional Bayah-Cibareno-Batas Jabar terus dikebut agar semua item pekerjaan bisa diselesaikan tepat waktu. Hal itu dijelaskan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 2.3 pada Satker Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) Wilayah II Provinsi Banten, Zakaria, kepada redaksi barak-indo, Rabu (29/10/2025). "Semua elemen terkait terus memaksimalkan waktu pelaksanaan, agar pekerjaan rampung tepat waktu," ujarnya. Ia juga menjelaskan, bukan hanya progres fisik yang dikejar, namun kualitas haruslah dikedepankan. "Insya'Allah semua item pekerjaan rampung tepat waktu. Kami ingin semuanya berjalan baik, tepat waktu dan mutu," tegasnya. Pekerjaan penanganan longsoran seperti di STA 9+800, lanjutnya, terus berjalan efektif sesuai rencana. "Semua sumber daya kami kerahkan untuk mempercepat proses pekerjaan agar tepat waktu dan mutu. Semoga cuaca mendukung," tandasnya. Seperti diketahui, preservasi ruas Bayah-Cibareno-Batas Jabar dikerjakan ol...

BPJN Babel Bangun Jalan Sincong-Mengkubung Lewat Program IJD

Gambar
BARAK, (Babel)- Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Bangka Belitung (Babel) terus berupaya membuka akses infrastruktur yang dapat menggerakkan roda perekonomian masyarakat lewat program Inpres Jalan Daerah (IJD). TA 2025 ini, IJD diterapkan pada ruas jalan Sincong-Mengkubung di Kabupaten Bangka sepanjang 2,19 Km. Pekerjaan tersebut menjadi kewenangan Satker Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) Wilayah I Provinsi Babel senilai Rp 10,29 miliar selama 80 hari kalender. Pembangunan ruas Sincong-Mengkubung sendiri semakin memperkuat konektivitas antar wilayah, terutama di Kecamatan Belinyu menuju kawasan produktif seperti area mangrove, budi daya kepiting bakau di Mengkubung, dan perkebunan masyarakat disekitarnya. Hadirnya akses jalan yang memadai, menambah kepastian pemasaran hasil produksi masyarakat, termasuk pelayanan dasar seperti pendidikan dan kesehatan yang semakin mudah dijangkau. Program IJD ini pun semakin mempertegas wujud pemerataan pembangunan sesuai Asta Cita Presiden Prabow...

Kinerja BPJN Sulteng Dinilai Lamban

Gambar
Layak di Evaluasi BARAK, (Sulteng)- Disaat Balai lain berlomba menggenjot capaian kinerja dalam menyambut momen Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025, Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sulawesi Tengah (Sulteng) belum nampak menunjukkan kinerja yang positif. Pasalnya, protes jalan rusak parah masih terus menggema, bahkan sang Gubernur pun harus langsung menelepon Kepala Balai untuk menyampaikan kondisi jalan yang rusak parah. Terkini, kerusakan jalan nasional Tompira-Bungku bungku membuat publik terperanjat. Pasalnya, selain berlubang, ada pula bagian badan jalan hampir menyisakan tanah berlumpur saja saat hujan. Kornas Barak, Danil's menilai, kinerja yang seperti ini sudah sangat layak di evaluasi, agar tidak berpengaruh pada capaian kinerja Kementerian Pekerjaan Umum (PU) secara keseluruhan. "Sepertinya Direktur Jenderal Bina Marga dan Menteri PU harus mengambil sikap, segera mengevaluasi Balai dan Satker/PPK yang kurang maksimal. Evaluasi sangat diperlukan untuk mencapai ...

Jalan Nasional Rusak Berat, Gubernur Sulteng Telepon Kepala BPJN

Gambar
BARAK, (Sulteng)- Mendapati kondisi jalan nasional Tompira-Bungku di Kabupaten Morowali Utara yang mengalami kerusakan sangat parah, Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng) Anwar Hafid langsung menghubungi Kepala BPJN Sulut Bambang Razak via sambungan selular. Tak hanya berlubang, ruas jalan nasional di ruas tersebut bahkan ada pula yang berupa tanah, sehingga membuat pengendara seperti berkendara pada jalanan berlumpur. "Pak Kabalai bisa lihat ini. Saya lagi di Tompira. Jalan yang rusak berat di Bungintimbe bikin macet total. Masyarakat semua mengeluh. Tolong penanganannya dipercepat," ujarnya. Ia menjelaskan, ruas Tompira-Bungku merupakan jalur vital penggerak roda perekonomian masyarakat, terutama yang bekerja pada sektor perkebunan, pertambangan dan perikanan. "Saya jalan kaki hampir dua kilometer karena macet total. Tolong ini penting sekali, ditangani khusus dulu," tegasnya dilansir tribunnews, kemarin. Ia juga menjelaskan, pihaknya siap berkoordinasi dengan Balai ...

Mantap, PJN IV Jatim Selesaikan Ruas Bulu-Batas Kota Tuban Dua Bulan Lebih Awal

Gambar
BARAK, (Jatim)- Komitmen Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jatim-Bali dalam menyediakan layanan infrastruktur yang prima jelang masuknya musim Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025 dibuktikan dengan kinerja nyata. Hal itu tergambar dari proses pekerjaan ruas Bulu (Batas Provinsi Jateng)-Batas Kota Tuban (Tahap II). Sejak pekerjaan dimulai, Satker Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) Wilayah IV Jatim selaku penyelenggara ruas, terus melakukan pengawalan yang ketat terhadap setiap proses pekerjaan untuk memastikan setiap item terlaksana dengan baik. Hasilnya, pekerjaan pun bisa selesai lebih awal dari target rencana dalam kontrak. Publik memandang, hal itu sebagai keberhasilan yang menggembirakan bagi Direktorat Jenderal Bina Marga (DJBM) Kementerian Pekerjaan Umum (PU). "Kinerja yang baik seperti ini patut di apresiasi. Ini salah satu keberhasilan DJBM Kementerian PU yang perlu ditularkan," ungkap Koordinator Divisi Investigasi dan Pelaporan Barak, M Deddy H, Kamis (23/1...

BPJN Sulut Paparkan Perkembangan Lanjutan Jalan MORR III Manado

Gambar
BARAK, (Sulut)- Rasa penasaran publik yang disampaikan Komisi III DPRD Sulawesi Utara (Sulut) terkait perkembangan pembangunan jalan Manado Outer Ring Road (MORR) akhirnya terjawab sudah. Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sulut yang diwakili Kepala Satker Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) Wilayah I, Ir Ringgo Radetyo, ST, MEng IPM ASEAN Eng, dan Kepala Satker Perencanaan dan Pengawasan Jalan Nasional (P2JN), Bayu Idiajir, menjelaskan secara gamblang terkait rencana dan kendala yang dihadapi dilapangan. Ringgo memaparkan, persoalan lahan masih menjadi kendala utama. "Masih ada 26 bidang tanah yang belum dibebaskan. 17 bidang di Ring Road III tahap 5, dan 9 bidang di Ring Road III tahap 4," ungkapnya. Meski demikian, pekerjaan terus dilakukan pada bagian lahan yang sudah dibebaskan, agar capaian progres fisik tetap tercapai. Sementara untuk progres fisiknya sendiri, lanjutnya, baik untuk tahap 4 maupun 5, masih ada sekitar 6,3 Km yang harus dikerjakan dengan skema Multy Ye...

PJN I Aceh Langsung Tangani Kerusakan di Aceh Utara

Gambar
BARAK, (Aceh)- Kesigapan Satker Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) Wilayah I Aceh dalam merespon setiap persoalan dalam penyelenggaraan jalan dan jembatan nasional tak perlu diragukan lagi. Seperti yang dilakukan PPK 1.4 Satker PJN Wilayah I Aceh pada ruas jalan nasional di sekitaran Gampong Blang Peuria, Kecamatan Samudera, Aceh Utara, pada Senin (20/10/2025) kemarin. Begitu mendapat laporan dari warga soal adanya titik kerusakan baru yang berpotensi membahayakan keselamatan masyarakat pengguna jalan, PPK 1.4 langsung menurunkan tim lengkap dengan material dan peralatan pendukung untuk melakukan penanganan. "Begitu dapat info, kami langsung turun untuk memperbaiki kerusakan yang ada," ujar PPK 1.4 pada Satker PJN Wilayah I Aceh, Desi, Selasa (21/10/2025) kemarin. Senada diungkapkan Kepala Satker PJN Wilayah I Aceh, Riski kepada redaksi barak-indo. Ia menjelaskan, pihaknya selalu menekankan, setiap kerusakan harus segera ditangani kurang dari 24 jam setelah laporan diterima. ...

PJN I Bengkulu Mulai Kerjakan Paket IJD TA 2025

Gambar
BARAK, (Bengkulu)- Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) melalui PPK 1.3 pada Satker Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) Wilayah I Bengkulu mulai melaksanakan pekerjaan paket Inpres Jalan Daerah (IJD) TA 2025. Pekerjaan kali ini difokuskan pada Peningkatan Jalan Lingkar Tugu Rejo sepanjang 2,52 Km di Kabupaten Kepahiang. Kepala Satker PJN Wilayah I Bengkulu, Tendi Hardianto, ST., MT mengungkapkan, usai proses lelang E-Katalog dan tanda tangan kontrak selesai dilakukan, pihaknya langsung memerintahkan CV Multi Perkasa memobilisasi seluruh peralatan dan material yang dibutuhkan, agar pekerjaan bisa segera dimulai. "Walaupun waktu pelaksanaannya cukup singkat, namun kami ingin memastikan pelaksana bisa menghasilkan pekerjaan yang berkualitas baik," ujarnya dalam keterangan resminya yang diperoleh redaksi barak-indo, Senin (20/10/2025). Selain tepat mutu dan waktu, ia juga berharap hasil pekerjaan nanti bisa memperhatikan nilai-nilai estetik. "Kami akan berupaya memaksimalkan...

BPJN NTT Teken Kontrak Dua Paket IJD Tahap I

Gambar
BARAK, (NTT)- Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Nusa Tenggara Timur (NTT) nampaknya tak ingin waktu yang singkat terbuang sia-sia. Karenanya, usia seluruh proses lelang, penandatanganan kontrak dua paket Inpres Jalan Daerah (IJD) tahap pertama tahun 2015 langsung dilaksanakan. Kedua paket itu terdiri atas pelebaran menuju standar Jalan Simpang Makamenggit-Kahiri dibawah PPK 1.4 pada Satker Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) Wilayah I Provinsi NTT. Pekerjaan tersebut dilaksanakan oleh PT Padi Jaya Makmur dengan nilai kontrak sebesar Rp 19 miliar, atau 94,86 persen dari nilai pagu anggaran yang tersedia. Adapun paket lainnya, yakni pelebaran menuju standar jalan Simpang Balibo-Simpang Umasukaer di PPK 2.2 pada Satker PJN Wilayah II NTT. Pekerjaan itu dilaksanakan oleh PT Bahagia Timur Mandiri dengan kontrak sebesar Rp 20,42 miliar, atau 97,25 persen dari pagu. Kedua paket itu pun sama-sama ditargetkan selesai pada 31 Desember 2025 nanti. Kepala BPJN NTT, Janto, SE, ST, M.Sc menekanka...

Jaga Kondisi Jalan, BPJN Jambi Bersihkan Saluran Drainase

Gambar
BARAK, (Jambi)- Komitmen Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Jambi dan jajaran dalam menjaga dan meningkatkan kualitas layanan jalan nasional di Provinsi Jambi, kian hari semakin terlihat nyata. Seperti halnya yang dilakukan PPK 2.1 pada Satker Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) Wilayah II Jambi pada ruas jalan nasional Muaro Tebo-Sei Bengkal-Batas Kabupaten Tebo/Batanghari-Simpang Niam-Lubuk Kambing. Selain membersihkan bahu jalan dari tumbuhan liar yang berpotensi mengganggu fungsi jalan, jajaran Satker PJN Wilayah II Jambi juga membersihkan saluran drainase dari tanah sedimentasi yang dapat menyebabkan pendangkalan dan penyempitan, sehingga mengganggu fungsi saluran saat musim penghujan tiba. BPJN Jambi sendiri memandang ketersediaan saluran drainase yang memadai dapat mencegah air melimpah ke atas badan jalan yang berpotensi merusak konstruksi, sehingga mengancam keselamatan masyarakat pengendara. Selain itu, tulis BPJN Jambi dalam laman instagram resminya, bahu jalan dan saluran...

PJN II Bali Percantik Ruas Dalam Kota Singaraja-Kubutambahan-Batas Kota Amlapura

Gambar
BARAK, (Bali)- Jajaran Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jatim-Bali semakin memperlihatkan kinerja terbaiknya dalam penyediaan infrastruktur jalan dan jembatan nasional di wilayah Provinsi Jawa Timur (Jatim) maupun Bali. Terkini, PPK 2.1 pada Satker Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) Wilayah II Provinsi Bali nampak tengah mempercantik ruas Dalam Kota Singaraja-Kubutambahan-Batas Kota Amlapura. Program preservasi tersebut meliputi pekerjaan overlay AC-WC, pengecatan marka jalan, hingga pembersihan bahu jalan sepanjang 6,8 Km. Pelaksanaan pekerjaan yang konsisten, terencana dan berbasis data, dinilai tidak hanya memperpanjang umur layanan jalan, namun lebih dari itu, mampu mendukung pertumbuhan ekonomi, peningkatan keselamatan, serta memperkuat konektivitas antar wilayah. "Ketersediaan jaringan jalan dan jembatan yang andal dan terpelihara dengan baik, menjadi tulang punggung bagi mobilitas orang, barang dan jasa, terutama di wilayah yang bergantung pada transportasi dara...

BPJN Lampung & Dir Preservasi Jalan & Jembatan Wilayah I Monev Persiapan Nataru 2025

Gambar
BARAK, (Lampung)- Jelang momen Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026, Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Lampung bersama Direktur Preservasi Jalan dan Jembatan Wilayah I Direktorat Jenderal Bina Marga (DJBM) melakukan Monitoring dan Evaluasi (Monev) kesiapan infrastruktur di Provinsi Lampung. Hal itu dilakukan untuk memastikan semua infrastruktur jalan dan jembatan nasional berada dalam kondisi kemantapan maksimal salama musim Nataru berlangsung. Kegiatan tersebut dilaksanakan selama dua hari sejak 10-11 Oktober 2025 kemarin, dengan titik kunjungan mulai dari wilayah Lampung Selatan, Lampung Tengah hingga Lintas Timur. Selain itu, monitoring juga dilakukan terhadap kondisi pelabuhan Wika Beton yang rencananya akan digunakan untuk memecah mobilitas penyeberangan dari dan menuju wilayah Lampung. Monitoring juga dilakukan di lokasi jalan yang akan dibangun menggunakan skema Inpres Jalan Daerah (IJD) di Lampung Selatan. BPJN Lampung sendiri berkomitmen untuk memelihara dan membangun...

BPJN Kalbar Langsung Tangani Kerusakan Ruas Anjungan-Karangan-Sp Tiga-Bengkayang

Gambar
BARAK, (Kalbar)- Mendapat informasi adanya kerusakan yang terjadi pada ruas jalan nasional Anjungan-Karangan-Sp Tiga-Bengkayang, jajaran Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Kalimantan Barat (Kalbar) langsung menurunkan tim untuk menangani kerusakan yang ada. "Begitu mendapat informasi, kami langsung turunkan tim dengan peralatan dan material lengkap untuk memperbaiki kerusakan yang ada." Demikian diungkapkan Catur, PPK pada Satker Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) Wilayah II Kalbar dalam keterangan tertulisnya yang diperoleh redaksi barak-indo, Kamis (16/10/2025). Bukan hanya kerusakan yang di khabarkan media, sejumlah titik kerusakan baru pun ditangani secara bersamaan. "Kami komitmen menyediakan layanan infrastruktur yang layak, aman dan nyaman bagi masyarakat," tegasnya. Pekerjaan yang pihaknya laksanakan, lanjutnya, bukan hanya berupa patching, tapi ada pula disejumlah titik krusial yang holding. "Pekerjaan patching hanya dilaksanakan pada lokasi kerusak...

Pasang Girder Flyover Nurtanio, Lalu Lintas Dialihkan Sementara

Gambar
BARAK, (Jabar)- Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 4.5 pada Satker Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) Wilayah IV Provinsi Jawa Barat (Jabar) dibawah Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) DKI-Jabar mengumumkan pengalihan sementara arus lalu selama proses pemasangan girder Flyover Nurtanio di Kota Bandung. Pengalihan arus tersebut akan dimulai sejak Kamis 16 Oktober hingga Sabtu 25 Oktober 2025. Arus lalu lintas yang biasanya melewati jalan Abdul Rahman Saleh, sejak pukul 20:00 - 05:00 WIB, akan dialihkan melalui jalan Pajajaran dan jalan Garuda. Hal itu dilakukan untuk menjaga keselamatan sekaligus mendukung kelancaran arus lalu lintas selama proses pekerjaan pemasangan girder berlangsung. "Kami berharap para pengendara tetap waspada dan tetap berhati-hati. Patuhi rambu-rambu lalu lintas dan petugas di lapangan," tulis Satker PJN Wilayah IV dalam laman Instagram resmi BBPJN DKI-Jabar.* (Barak)

Rumija Ruas Anjungan-Karangan-Sp Tiga-Bengkayang di Kalbar Tak Dirawat

Gambar
BARAK, (Kalbar)- Rusaknya jalan nasional yang baru diperbaiki di Kalimantan Barat (Kalbar) diduga akibat tidak dirawatnya Ruang Milik Jalan (Rumija) yang mestinya berfungsi sebagai pendukung fungsi jalan. Dari pengamatan dilapangan menunjukkan, pada bagian Rumija nampak rumput liar tumbuh subur, baik pada sisi bagian kiri maupun kanan badan jalan. Hal itu membuat air hujan tak dapat mengalir dengan lancar ke saluran samping (drainase), karena tertahan oleh tanah dan rerumputan yang memenuhi Rumija. Tak hanya itu, saluran drainase pun tak berfungsi semestinya, karena sudah menyempit dan tersumbat sampah maupun sedimentasi. Hal itu semakin memperparah kondisi, lantaran setiap kali hujan turun air selalu menggenangi badan jalan, hingga akhirnya meresap masuk dan merusak konstruksi jalan. Diketahui, TA 2025 ini Kementerian Pekerjaan Umum (PU) lewat Direktorat Jenderal Bina Marga (DJBM) menggelontorkan anggaran sekitar Rp 5,9 miliar untuk preservasi ruas jalan nasional Anjungan-Karangan-Sp ...

Pekerjaan BPJN Kalbar Dipertanyakan...?

Gambar
Hitungan Bulan Ruas Anjungan-Karangan-Sp Tiga-Bengkayang Rusak Lagi BARAK, (Kalbar)- Keseriusan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Kalimantan Barat (Kalbar) dan jajaran dalam menjaga dan memelihara infrastruktur jalan dan jembatan nasional di Provinsi Kalbar menggelitik rasa penasaran publik. Pasalnya, meski baru terhitung bulan, namun jalan yang dikerjakannya sudah kembali mengalami kerusakan. Sebut saja ruas jalan nasional Anjungan-Karangan-Sp Tiga-Bengkayang. Jalan yang dikerjakan dengan anggaran sekitar Rp 5,9 miliar itu, kini dibeberapa titik mengalami kerusakan cukup signifigkan. Selain disinyalir tidak dikerjakan secara maksimal, ada pula lubang menganga ditengah badan jalan. "Belum lama dikerjakan, tapi kondisinya sudah memperihatinkan. Selain banyak tambal sulam, ada pula bagian yang sepertinya tidak dikerjakan dengan maksimal,* ujar salah seorang warga. Ruas jalan Anjungan-Karangan-Sp Tiga-Bengkayang sendiri diketahui menjadi jalur vital penghuni Kalbar dengan Seraw...

BPJN Kalbar Maksimalkan Preservasi Ruas Tebelian-Sintang-SP Nanga Silat-Sejiram & Jalan Dalam Kota Sintang

Gambar
BARAK, (Kalbar)- Direktorat Jenderal Bina Marga (DJBM) Kementan Pekerjaan Umum (PU) lewat Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Kalimantan Barat (Kalbar) terus berupaya memaksimalkan pekerjaan preservasi ruas jalan dan jembatan nasional Tebelian-Sintang-SP Nanga Silat-Sejiram, termasuk ruas dalam Kota Sintang. Setidaknya 144 Km ditangani serentak meliputi pekerjaan pemeliharaan rutin jalan dan jembatan, rehabilitasi jembatan dan Padat Karya Tunia (PKT) pada ruas Tebelian-Sintang-Nanga Silat. Informasi yang diperoleh redaksi menyebutkan, progres fisik tertinggi tercapai pada pekerjaan preservasi jalan dan jembatan Tebelian-Sintang-SP Nanga Silat-Sejiram yang tercatat sudah sebesar 90,07 persen dengan progres keuangan sebesar 91,10 persen. Capaian kinerja yang baik tersebut dipandang sebagai keberhasilan BPJN Kalbar dan jajaran Satker/PPK dibawahnya dalam menjalankan program infrastruktur untuk mendukung kelancaran arus orang, barang dan jasa di Provinsi Kalbar. Selain meningkatkan kua...

Jalan Nasional Rusak Parah, Bupati Morowali Utara Datangi BPJN Sulteng

Gambar
BARAK, (Sulteng)- Pastikan langkah konkrit pemerintah pusat  dalam mengatasi kerusakan jalan nasional di Morowali Utara (Morut), Bupati Morut, Delis Julkarson Hehi dan jajaran mendatangi Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sulawesi Tengah (Sulteng). Kerusakan yang kian hari semakin parah, terutama disekitaran lingkungan pertambangan, membuat Bupati Morut berupa memperjuangkan perbaikan jalan tersebut. "Banyak ruas jalan nasional maupun daerah yang rusak akibat kegiatan pertambangan. Sementara pengawasan kegiatan pertambangan adanya di pemerintah pusat dan Pemprov," ujar Delis. Ia menyesalkan keadaan jalan nasional di wilayahnya yang berbanding terbalik dengan posisi Morut sebagai penyumbang pendapatan terbesar kedua setelah Morowali. "Kondisi jalan nasional disekitar industri pertambangan sangat memperihatinkan, seperti disepanjang jalan Kecamatan Petasia Timur," sesalnya. Kondisi semakin diperparah dengan adanya pemotongan dana transfer dari pemerintah pusat hi...

BPJN Kepri Percantik Sejumlah Jembatan di Natuna

Gambar
BARAK, (Kepri)- Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Kepulauan Riau (Kepri) dan jajaran nampaknya terus mempersembahkan kinerja terbaiknya dalam memelihara dan membangun infrastruktur jalan dan jembatan nasional yang tersebar sejumlah wilayah Provinsi Kepri. Tak terkecuali dengan jalan dan jembatan di Kabupaten Natuna. Satker dan PPK penyelenggara ruas berupaya maksimal melakukan pemeliharaan untuk memperpanjang usia pemakaian sekaligus memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat pengendara. PPK ruas jalan nasional Kabupaten Natuna pada Satker Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) Wilayah Kepri, Hafit Irawan menuturkan, sepanjang tahun anggaran 2025 ini pihaknya terus berupaya memaksimalkan semua sumber daya yang tersedia untuk memelihara kondisi jalan dan jembatan tetap aman nyaman bagi setiap pengendara yang melintas. "Tak hanya jalan dan jembatan, saluran drainase hingga bahu jalan juga kami perhatikan dengan baik. Semua dilakukan untuk memberikan rasa aman bagi masyarakat, s...

BPJN Maluku Utara Tangani Ruas Weda-Loleo

Gambar
BARAK, (Maluku Utara)- Begitu terkontrak pada September 2025 kemarin, Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Maluku Utara langsung tancap-gas perbaiki berbagai jenis kerusakan pada ruas jalan nasional Weda-Loleo. "Saat ini perbaikan terus dilakukan. Kontraknya baru pada September kemarin. Alhamdulillah sebagian sudah mantap lagi," ujar Kepala BPJN Maluku Utara, Navy A. Umasangadji kepada barak-indo, Rabu (08/10/2025). Diketahui, sejak terkontrak, pihak Balai dan jajaran Satker/PPK terkait langsung melakukan perbaikan disejumlah titik kerusakan krusial yang berpotensi membahayakan keselamatan masyarakat pengguna jalan. Pada beberapa titik kerusakan ringan, perbaikan dilakukan menggunakan metode patching (tambal sulam). Namun pada lokasi kerusakan krusial, nampak perbaikan dilaksanakan dengan terlebih dahulu mengupas lapisan aspal lama dan dilakukan overlay. Sebelumnya, ruas jalan nasional Weda-Loleo mengalami kerusakan cukup parah. Hal itupun membuat para pengendara angkat bi...

PPK Pastikan Pelaksana Perlu Perbaiki Beberapa Item Terkait Rehab Jalan Dalam Kota Palu

Gambar
BARAK, (Sulteng)- PPK 3.1 pada Satker Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) Wilayah III Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) selaku penyelenggara ruas jalan nasional dalam Kota Palu, memastikan pihak pelaksana Rehabilitasi Jalan Dalam Kota Palu Pasca Bencana, terutama di Jalan Dewi Sartika akan memperbaiki beberapa segmen pekerjaan yang perlu diperbaiki. "Di Jalan Dewi Sartika, ada beberapa segmen yang memang perlu diperbaiki oleh penyedia jasa". Demikian diungkapkan PPK 3.1 pada Satker PJN Wilayah III Sulteng, Kiky, dalam keterangan tertulisnya kepada Redaksi barak-indo, Rabu (08/10/2025). Ia juga menjelaskan soal kemiringan bagian bahu yang dinilai lebih miring kearah badan jalan. "Mungkin kemarin mengakomodir jalan masuk kearah pertokoan, sehingga bahu jalan sudah tidak sesuai MDP. Konsultan pengawas akan mereview-nya kembali dan mengeluarkan gambar untuk memperbaiki kondisi tersebut," ungkapnya. Ia pun berharap kondisi tersebut segera ditangani dengan baik.* (Barak)

BPJN Bengkulu Serap Naker Lewat Program Inpres 11/2025

Gambar
PJN I Rampungkan Preservasi Jembatan Air Majunto BARAK, (Bengkulu)- Selain membantu memperbaiki dan membangun jalan milik daerah, program Inpres Nomor 11 Tahun 2025 Tentang Percepatan Peningkatan Konektivitas Jalan Daerah untuk mendukung ketahanan pangan dan energi, juga dimanfaatkan oleh Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Bengkulu untuk menyerap tenaga kerja lokal. Sejak digulirkan pemerintah pusat, program tersebut telah menyerap sekitat 30 ribu tenaga kerja diseluruh wilayah Indonesia lewat 439 kegiatan prioritas. Diketahui, jalan yang dibangun telah memperlancar distribusi hasil pertanian, memperkuat akses energi, mempermudah mobilitas masyarakat sekaligus membuka peluang bertumbuhnya investasi dan sektor pariwisata. Program ini pun sejalan dengan visi Asta Cita Presiden Prabowo dalam melanjutkan pengembangan infrastruktur dan program #PU608. Preservasi Jembatan Majunto Pada bagian lain, PPK 1.1 pada Satker Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) Wilayah I Bengkulu berhasil melaksana...

Bahu Jalan Nasional di Papua Barat Tak Dibenahi Kembali

Gambar
Dinas PU Papua Barat Diminta Tanggungjawab BARAK, (Papua Barat)- Para pengguna jalan Fakfak-Kokas, Fakfak-Teluk Patipi dan Fakfak-Bomberay diminta berhati-hati saat melintas. Pasalnya, bahu jalan di lokasi tersebut mengalami kerusakan akibat ulah kontraktor yang tidak bertanggungjawab. Kerusakan bahu jalan di Kampung Ubadari itu disebut-sebut akibat ulah kontraktor dari Dinas PU Papua Barat. Kondisi bahu jalan yang rusak semakin berbahaya saat malam hari, lantaran lampu penerangan yang minim, dan ketiadaan rambu-rambu peringatan. Kepala Satker Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) Wilayah V Papua Barat, Herman membenarkan adanya kerusakan bahu jalan nasional tersebut. "Kami sudah minta untuk di benahi. Tapi sampai saat ini belum juga dilaksanakan," ujarnya dilansir papuadalamberita, pekan lalu. Ia menjelaskan, semua urusan pekerjaan pada ruas jalan nasional menjadi tanggungjawab pihaknya. Karenanya, setiap ada pihak lain yang hendak mengerjakan apapun, harus berkoordinasi dengan p...

Aparat Hukum Diminta Masuk ke BPJN Sulteng

Gambar
BARAK, (Sulteng)- Mengemukanya beberapa indikasi "kecurangan" dalam pelaksanaan beberapa proyek infrastruktur dibawah Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sulawesi Tengah (Sulteng), membuat publik terpaksa meminta Aparat Penegak Hukum (APH) masuk dan menyingkap tabir yang berpotensi merugikan keuangan negara tersebut. Belum juga terklarifikasi soal kerusakan dini yang terjadi pada paket pembangunan akses utama Hunian Tetap (Huntap) di Kabupaten Donggala, kini muncul kasus lain yang tak kalah membuat publik terperangah. Sebelumnya, pekerjaan yang dipercayakan oleh BPJN Sulteng kepada PT Aphasko Utamajaya tersebut mengalami kerusakan dini, berupa retak-retak pada bagian talud penahan tebing akses utama Huntap. Dan kini, persoalan lain muncul pada paket pekerjaan rehabilitasi ruas jalan nasional Rajamoili-Cut Mutia di Kota Palu. Pekerjaan senilai Rp 278 miliar yang dilaksanakan oleh PT Bumi Duta Persada tersebut diduga menggunakan tanah timbunan bercampur akar kayu, sampah pl...

Paket Rp 278 Miliar di BPJN Sulteng Jadi Sorotan

Gambar
Material Timbunan Bercampur Akat Pohon & Sampah BARAK, (Sulteng)- Publik dibuat tercengang dengan kualitas pekerjaan paket Rehabilitasi ruas jalan nasional Rajamoili-Cut Mutia di Kota Palu, Sulawesi Tengah (Sulteng). Pasalnya, paket proyek senilai Rp 278 miliar yang dikerjakan rekanan dari Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sulteng itu diduga kuat menggunakan material tanah urugkan bercampur akar kayu, sampah, dan material batu dengan ukuran diatas 10 Cm untuk timbunan bahu rabat beton-nya. Selain itu, rabat beton (bahu jalan) yang dikerjakan oleh PT Bumi Duta Persada tersebut, disejumlah titik jalan Dewi Sartika tampak miring ke arah badan jalan. "Ini jelas keliru. Bahu jalan mestinya miring ke arah saluran drainase. Kalau miring ke badan jalan, saat hujan badan jalan pasti tergenang banjir," ungkap Sekretaris Gapensi Donggala, Erwin Bulukumba, Kamis (02/10/2025). Publik pun, lanjutnya, semakin tercengang, lantaran semacam adanya pembiaran dari pihak BPJN Sulteng. I...

BBPJN Sumut Rampungkan Audit Surveilllance SMAP

Gambar
BARAK, (Sumut)- Sebagai bentuk komitmen dalam mewujudkan tata kelola organisasi yang bersih, transparan dan berintegritas, Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Sumatera Utara (Sumut) selenggarakan kegiatan audit surveilllance Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) pada 17-18 September 2025 kemarin. Tim auditor menilai, penerapan SMAP di lingkungan BBPJN Sumut sudah berjalan efektif sesuai standar yang ditetapkan pemerintah. Auditor juga mencatat adanya beberapa hal yang menjadi keunggulan, diantaranya komitmen pimpinan dan jajaran, sosialisasi kebijakan anti penyuapan yang berkesinambungan dan keberadaan whistleblowing sistem yang diakses dengan mudah oleh pegawai maupun mitra kerja. BBPJN Sumut pun direkomendasikan untuk tetap mempertahankan sertifikat ISO 37001:2016. Sebagai respon atas rekomendasi tersebut, BBPJN Sumut semakin meneguhkan pesan, bahwa integritas adalah pondasi utama pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan. Dengan semangat kebersamaan juga, BBPJN Sumut ...

Dua Bulan Longsor, Bahu Jalan Nasional di Depok Belum Ditangani

Gambar
BARAK, (Jabar)- Meskipun amblesnya bahu Jalan Raya Bogor, tepatnya dikawasan Cisalak, Kecamatan Cimanggis, Kota Depok sudah terjadi sejak dua bulan lalu, namun pihak terkait belum juga mengambil langkah penanganan berarti. Diketahui, bahu jalan yang longsor tersebut sekitat 10 meter, dan semakin melebar seiring getaran dari roda kendaraan yang melintas dan curah hujan yang terkadang mengguyur kawasan sekitar. Dilokasi, pihak terkait baru sebatas memasang rambu dan menutup lokasi longsoran menggunakan terpal. Warga dan pengendara khawatir, kelambanan penanganan akan semakin memperparah keadaan, mengingat hujan deras terkadang mengguyur lokasi. "Longsor sudah terjadi sejak dua bulan lalu, tapi kondisinya masih begini. Padahal ini jalan nasional. Longsor akan terus melebar jika tidak segera ditangani," ungkap Rizki Fauzan (35), salah seorang warga Cisalak, Cimanggis, layaknya dilansir radarbogor, Rabu (01/10/2025). Kekhawatiran juga diungkapkan Feri Nugraha, salah seorang driver...

Ruas Mangun Jaya-Muara Beliti Akan Ditangani Dengan Dana SBSN

Gambar
BARAK, (Sumsel)- Khabar baik datang dari Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Sumatera Selatan (Sumsel). Satker Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) Wilayah I Provinsi Sumsel selaku penyelenggara ruas jalan nasional Mangun Jaya-Muara Beliti menginformasikan, kerusakan pada ruas jalan tersebut akan segera ditangani menggunakan dana yang bersumber dari Sukuk Negara. "Untuk penanganan ruas Mangun Jaya-Muara Beliti, alhamdulillah tahun ini kita dapat alokasi dana dari Surat Berharga Syariah Negara (SBSN)," ungkap Kepala Satker PJN Wilayah I Sumsel, H. Alfredo Lukman, dalam keterangan persnya, Selasa (30/09/2025). Ia berharap, dana Sukuk Negara tersebut bisa digunakan untuk mendongkrak kondisi kemantapan jalan yang sudah hampir hancur total akibat bencana banjir sejak tahun 2024 lalu. "Sekarang masih dalam proses tender di BP2JK. Rencananya tanggal 07 Oktober 2025 ini sudah penetapan pemenang. Kita berharap bisa mendapatkan PJ yang kompeten, mengingat banyaknya PR dilap...