Postingan

Menampilkan postingan dari Januari, 2026

Jalan Nasional di Kalsel Rusak, Ancam Keselamatan Masyarakat

Gambar
BARAK, (Kalsel)- Kerusakan yang terjadi pada ruas jalan nasional di Kalimantan Selatan (Kalsel) membuat aparat Kepolisian Resort Balangan mengeluarkan peringatan bagi masyarakat pengguna jalan. Masyarakat diminta berhati-hati ketika berkendara, lantaran kondisi jalan nasional kewenangan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Kalsel tersebut mengalami kerusakan cukup parah, sehingga rawan menimbulkan kecelakaan. "Para pengendara yang melintas di jalan nasional Balangan, terutama disekitaran Kecamatan Paringin dan Paringin Selatan agar berhati-hati. Jalannya rusak dan berlubang," ungkap Kasat Lantas Polres Balangan, AKP Rachmad Hidayat Noor, Jum'at (30/01/2026). Ia berharap kerusakan itu segera ditangani oleh pihak terkait, agar tidak ada pengendara yang celaka karena jalan rusak. Sebagai peringatan bagi masyarakat pengguna jalan, lanjutnya, pihaknya sudah melakukan survei sekaligus memasang rambu peringatan. "Dikawasan Paringin sampai Batumandi, kita sudah pasang sp...

BPJN Bengkulu Terima Kunjungan Pemkab Kaur

Gambar
IJD Rampung, Jalan Mantap BARAK, (Bengkulu)- Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Bengkulu dan jajaran Satker/PPK dibawahnya, membuka ruang selebar-lebarnya bagi pemerintah daerah untuk berkoordinasi tentang percepatan peningkatan konektivitas demi mendukung pergerakan roda perekonomian daerah. Hal itu setidaknya tergambar dari audiensi yang digelar BPJN Bengkulu saat menerima kunjungan Pemkab Kaur yang diwakili Wakil Bupati Kaur, Abdul Hamid. Kepala BPJN Bengkulu, Dr. Ir. Zepnat Kambu, ST, MT, didamping sejumlah pejabatnya, langsung memimpin audiensi yang membahas soal pelebaran jalan dan usulan pembangunan jalan lewat skema Inpres Jalan Daerah (IJD) tersebut. Pada bagian lain, sejumlah paket pekerjaan IJD, baik tahap I maupun II TA 2025, telah berhasil diselesaikan oleh BPJN Bengkulu dan jajaran sesuai target rencana. IJD tersebut diantaranya, paket pekerjaan ruas Pasar Ngalam-Pasar Seluma-Pasar Talo di Kabupaten Seluma Oleh PPK 2.1 pada Satker Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) Wil...

Kerap Dilintasi Truk Odol, Menteri PU Khawatir Jembatan Bailey Ambruk

Gambar
BARAK, (Jakarta)- Aktivitas kendaraan Over Dimension Over Load (Odol) yang sering melintasi Jembatan Bailey yang dibangun pasca bencana di Sumatera, membuat Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo khawatir. Pasalnya, tonase kendaraan tidak sebanding dengan kemampuan jembatan yang dibangun. Menteri mengatakan, truk-truk Odol kerap melintasi Jembatan Bailey saat malam hari. Sementara batas beban jembatan maksimal hanya 20 ton. "Saya sangat khawatir dengan keadaan ini. Truk-truk Odol itu biasanya melintas saat malam hari," ujarnya dalam Rakor membahas progres penanganan bencana Sumatera di Jakarta, Senin (26/01/2026) kemarin. Meskipun pemerintah telah memberi keterangan soal batas maksimal kendaraan yang boleh melintas, namun tetap saja dilanggar. "Sudah ada pengumuman batas maksimum yang boleh melintas, tapi saat malam hari, banyak kendaraan angkutan BBM, Elpiji, kebutuhan pokok dan lainnya melintas. Kami sudah sering mendapat komplain soal ini," ungkapnya. Untuk m...

Bahayakan Pengendara, Jalan Nasional Depok-Jakarta Rusak Parah

Gambar
BARAK, (Jakarta)- Kerusakan jalan nasional penghubung Depok, Jawa Barat (Jabar) dengan wilayah Jakarta dalam beberapa waktu belakangan ini sudah sangat membahayakan keselamatan masyarakat pengendara. Berbagai lubang dengan beragam ukuran nampak menghiasi badan jalan disejumlah titik rawan. Kerusakan paling krusial setidaknya terdapat di Jalan Raya Bogor, baik dari arah Cibinong (Bogor) menuju Pasar Tugu Kota Depok maupun sebaliknya. Kondisi jalan yang semakin hari kian mengancam keselamatan, membuat para pengendara harus ekstra hati-hati setiap kali melintas, agar terhindar dari resiko kecelakaan. Refly, salah seorang pengendara yang juga merupakan warga Perumahan Raffles Hills di Harjamukti, Cimanggis mengungkapkan, ia terpaksa harus memperlambat laju kendaraannya saat melewati jalan berlubang. "Kalau laju kendaraan tidak dikendalikan, bisa saja menghantam lubang hingga mengakibatkan kecelakaan," ujarnya, Selasa (27/01/2016). Ia pun meminta pemerintah pusat dan daerah segera...

PPK 1.3 PJN I Aceh Mulai Tangani Ruas Bireuen-Lhokseumawe

Gambar
BARAK, (Aceh)- Kerusakan jalan nasional di Bireuen yang semakin hari kian bertambah, membuat Satker Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) Wilayah I Aceh mengambil langkah cepat. Penanganan pada titik-titik kerusakan yang rawan diutamakan dengan terlebih dahulu mengupas bagian aspal yang rusak untuk persiapan patching maupun overlay. PPK 1.3 pada Satker PJN Wilayah I Aceh, Isnanda mengungkapkan, sejak Senin (26/01/2026), pihaknya mulai melakukan pengaspalan disejumlah titik rawan, seperti disekitaran perumahan PLN Bireuen. "Insya'Allah, hari ini pelaksanaan mulai melakukan pengaspalan," ujarnya. Perbaikan mulai dilaksanakan secara serentak disejumlah titik mulai dari Bireuen hingga Lhokseumawe. "Untuk ruas Bireuen-Lhokseumawe ada program preservasi dengan skema Multy Years Contract (MYC) dua tahun anggaran. Jadi ada titik-titik tertentu yang di patching, dan pada bagian krusial dilakukan overlay," ungkapnya. Ia juga menjelaskan, khusus untuk di Simpan Empat Bireuen, s...

BPJN Maluku Selesaikan Pembangunan Jalan & Jembatan Alih Trase Mako-Modanmohe

Gambar
BARAK, (Maluku)- Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Maluku melalui PPK 1.2 pada Satker Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) Wilayah I Provinsi Maluku telah merampungkan pekerjaan pembangunan jalan dan jembatan alih trase Mako-Modanmohe. Pembangunan tersebut merupakan dukungan terhadap Proyek Strategis Nasional (PSN) Pembangunan Bendungan Wai Apu di Kabupaten Buru. Diketahui, Pembangunan Bendungan Wai Apu mengakibatkan dua segmen jalan nasional ruas Mako-Modanmohe sepanjang 1,628 Km serta 3 jembatan sepanjang 115 meter terdampak genangan air area bendungan. Kondisi tersebut mengharuskan BPJN Maluku melakukan relokasi jalan dan jembatan untuk menjaga keberlanjutan fungsi jaringan jalan nasional dan konektivitas antar wilayah. Tindak lanjutnya, BPJN Maluku melaksanakan relokasi dengan membangun jalan baru sepanjang 1,187 Km berbarengan dengan pembangunan 4 jembatan sepanjang 288 meter. Ke-4 jembatan tersebut terdiri atas Jembatan Wai Teba menggunakan konstruksi rangka baja dengan bentang...

BPJN Sumbar: Ketahanan Konstruksi Jalan & Jembatan Lembah Anai Jadi Prioritas

Gambar
BARAK, (Sumbar)- Penanganan Permanen kerusakan jalan dan jembatan pada ruas jalan nasional di Lembah Anai, Sumatera Barat (Sumbar) terus dikebut. Puluhan alat berat dikerahkan secara teratur, agar progres fisik bisa tercapai sesuai target perencanaan. Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sumbar, Elsa Putra Friandi mengungkapkan, fokus utama pekerjaan di Lembah Anai saat ini, yakni penguatan struktur badan jalan untuk memastikan ketahanan terhadap beban lalu lintas dan kondisi alam sekitarnya. Selain itu, Balai dan jajaran Satker/PPK terkait juga melakukan pekerjaan normalisasi sungai untuk mencegah tekanan air kembali merusak badan jalan dikemudian hari. Untuk mendukung semua proses pekerjaan tersebut, jelasnya, Balai menyiapkan 32 alat berat yang tersebar di sepanjang lokasi kerusakan, mulai dari jembatan kembar hingga kawasan margasatwa Lembah Anai. "Semua alat berat dikerahkan hingga ke kawasan Jembatan Kembar. Pekerjaan dilaksanakan tahap demi tahap, agar bisa berjal...

BBPJN Sumut Mulai Tangani Permanen Kerusakan Pasca Bencana

Gambar
BARAK, (Sumut)- Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melalui Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Sumatera Utara (Sumut) terus melanjutkan pekerjaan pemulihan infrastruktur pasca bencana diberbagai wilayah se-Provinsi Sumut. Seperti diketahui, tahapan tanggap darurat dan penanganan sementara pasca bencana di Sumut sudah selesai dilaksanakan sejak Kamis (15/01/2026). Saat ini, pekerjaan telah telah memasuki tahapan penanganan permanen, meliputi perbaikan dan rekonstruksi infrastruktur jalan dan jembatan terdampak, dengan tetap mengedepankan aspek keselamatan, ketahanan struktur dan keberlanjutan fungsi layanan lalu lintas. Seluruh proses pekerjaan pun dilaksanakan secara bertahap, terencana dan merujuk pada standar teknis untuk memastikan infrastruktur yang dibangun lebih kokoh dan tahan terhadap kemungkinan bencana dimasa depan. Sebelumnya, pada Jum'at (16/01/2026) lalu, BBPJN Sumut juga menggelar pekerjaan pengisian geobag pada lokasi longsoran ruas Batas Provinsi Aceh-Batas ...

BBPJN Sumsel Tangani Sementara Ruas Musi Rawas-Kota Lahat

Gambar
BARAK, (Sumsel)- Tingginya intensitas hujan dalam beberapa bulan belakangan ini, membuat sejumlah ruas jalan nasional mengalami kerusakan. Tak terkecuali dengan ruas jalan nasional Batas Kabupaten Musi Rawas-Tebing Tinggi-Jembatan Kikim Besar/Km 256-Batas Kota Lahat. Cuaca hujan yang berbarengan dengan gilasan roda kendaraan, membuat badan jalan mengalami kerusakan disejumlah titik. Karenanya, sejak awal TA 2026, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 2.4 pada Satker Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) Wilayah II dibawah Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Sumatera Selatan (Sumsel) dengan sigap melakukan pemeliharaan rutin disejumlah titik krusial untuk memberikan rasa aman bagi setiap pengendara yang melintas. Penanganan dengan metode Cold Paving Hot Mix Asbuton (patching) di antaranya dilakukan di Ibu Kota Kabupaten Empat Lawang. "Diawal TA 2026 ini, selain patching, kami juga melaksanakan pekerjaan rutin lain berupa pembersihan saluran drainase dan pengendalian tanaman," t...

Kementerian PU Mulai Proses Penanganan Permanen Jalan & Jembatan Terdampak Bencana Aceh & Sumatera

Gambar
BARAK, (Jakarta)- Usai memastikan seluruh ruas jalan nasional terdampak bencana kembali fungsional, kini Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mulai memasuki proses penanganan permanen. Seperti yang dipersiapkan di Aceh, Kementerian PU tengah memulai proses penanganan permanen pada 7 jembatan dan 28 titik longsoran yang tersebar di Provinsi Aceh, seperti 18 titik longsor pada ruas Bireuen-Batas Kota Bireuen/Bener Meriah, 2 titik longsor pada ruas Simpang Uning (Batas Kota Takengon)-Uwak (Km 370), 1 titik longsoran di ruas Batas Gayo Lues/Aceh Tenggara-Kutacane, 1 titik longsoran ruas Genting Gerbang-Nagan Raya, dan 5 titik longsor pada ruas Pameu-Genting Gerbang. Sementara 7 titik jembatan yang sudah dimulai proses penanganannya, 6 diantaranya sudah difungsionalkan lewat penanganan darurat termasuk pemasangan Jembatan Bailey. Sedangkan 1 lagi, yakni jembatan Pantai Dona, saat ini penanganan permanennya sudah dimulai dengan melakukan pembongkaran pada jembatan eksisting. "Dalam 50 hari p...

BBPJN Sulsel Percepat Penanganan Ruas Perintis Kemerdekaan

Gambar
BARAK, (Sulsel)- Polemik penanganan ruas jalan nasional Perintis Kemerdekaan dan Urip Sumoharjo di Kota Makassar yang sempat viral, akhirnya terjawab. Satker Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) Wilayah III Sulsel dan PPK terkait sebagai penyelenggara ruas diketahui telah memberikan teguran, baik kepada kontraktor pelaksana maupun konsultan pengawas, agar segera memperbaiki semua kerusakan yang ada. "Keduanya sudah ditegur oleh PPK, dan pelaksana juga sudah mulai memperbaiki semua kerusakan yang ada, karena masih dalam masa pemeliharaan," ungkap Kasatker PJN Wilayah III Sulsel, Malik, Senin (19/01/2026). Semua bagian jalan yang mengalami kerusakan, jelasnya, diperintahkan untuk dibongkar dan diperbaiki sesuai standar mutu yang ditetapkan dalam kontrak. Malik menegaskan komitmen pihaknya untuk menuntaskan semua pekerjaan yang sebelumnya kurang maksimal, agar membawa nilai manfaat dalam jangka waktu yang lama bagi masyarakat pengguna jalan. "Kami sudah perintahkan perbaikan di...

BBPJN Sulsel Kembali Jadi Sorotan, Jalan Nasional Pangkep-Maros Rusak Lagi

Gambar
BARAK, (Sulsel)- Belum juga kelar soal proyek pengaspalan ruas Perintis Kemerdekaan di Kota Makassar yang mengalami kerusakan dini usai beberapa hari di aspal (holding), kini kinerja Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Sulawesi Selatan (Sulsel) dan jajaran kembali jadi sorotan. Sempat ditambal sulam jelang arus mudik Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026, jalan nasional Pangkep-Maros kembali mengalami kerusakan parah. Kondisi saat ini sangat membahayakan keselamatan masyarakat pengguna jalan. Kerusakan nampak terjadi mulai dari Batas Maros menuju kawasan perkotaan Pangkep, hingga menyebabkan kendaraan roda dua maupun roda empat mengalami pecah ban. "Desember 2025 pernah ditambal sulam, sekarang rusak lagi," ujar Bahtiar, salah seorang warga. Sebagai pengguna aktif ruas jalan Pengkep-Maros, Bahtiar mengaku sangat khawatir setiap kali melintas, terlebih saat hujan, lantaran lubang-lubang tergenang air. "Sangat menggangu, bikin perjalanan terhambat. Terlebih sa...

Kementerian PU: Preservasi Ruas Sp. Blusuh-Sendawar di Kaltim Berkelanjutan

Gambar
BARAK, (Kaltim)- Direktorat Jenderal Bina Marga (DJBM) Kementerian Pekerjaan Umum (PU) kembali menegaskan komitmennya dalam menjaga kemantapan jaringan jalan nasional untuk mendukung konektivitas antar wilayah dan pertumbuhan ekonomi nasional. Komitmen itu salah satunya diwujudkan lewat kegiatan preservasi jalan nasional ruas Simpang Blusuh-Simpang Tiga Damai-Borong Tongkok-Mentiwan (Sendawar) di Kabupaten Kutai Barat (Kubar), Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim). "Ruas Sp. Blusuh-Sendawar merupakan salah satu akses vital penghubung antar wilayah yang sangat penting bagi keseharian masyarakat Kubar hingga Mahakam Ulu. Kami pastikan penanganan terus dilakukan secara bertahap, terencana dan berkelanjutan, agar jalan laik fungsi," ujar Menteri PU Dody Hanggodo. Kegiatan preservasi tersebut, jelasnya, dilaksanakan lewat skema Multy Years Contract (MYC) TA 2026-2027 dengan lingkup pekerjaan berupa pemeliharaan rutin sepanjang 15,94 Km, pemeliharaan rutin kondisi 24,36 Km, rehabilita...

Mantap, Ruas Kaltim-Kalteng Langsung Ditangani

Gambar
BARAK, (Kaltim)- Rencana warga yang hendak memblokir akses jalan nasional dari Kalimantan Timur (Kaltim) menuju Kalimantan Tengah (Kalteng) karena kondisi jalan yang mengalami kerusakan, rupanya langsung mendapat tanggapan positif dari jajaran Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Kaltim. Melalui Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) ruas Simpang Blusuh-Batas Kalteng, BBPJN Kaltim menjelaskan, jika lokasi yang mengalami kerusakan cukup parah tersebut berada dikawasan Gunung Pancuran. "Alhamdulillah TA 2026 ini ruas Simpang Blusuh-Batas Kalteng dapat alokasi anggaran preservasi. Dan pada lokasi kerusakan di Gunung Pancuran akan ditangani menggunakan konstruksi rigid pavement sepanjang 525 meter," ungkap Joko dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi barak-indo, Jum'at (16/01/2026). Sejak awal tahun, lanjutnya, dilokasi sudah dilakukan penanganan sementara dengan penggalian tanah sedimen pada sisi kiri dan kanan jalan. "Pembentukan permukaan jalan untuk persiap...

Jalan Nasional Rusak Parah, Warga Ancam Blokir Akses Kaltim-Kalteng

Gambar
BARAK, (Kaltim)- Geram jalan nasional rusak parah hingga menyulitkan dalam menjalani aktivitas sehari-hari, warga mengancam akan memblokir akses jalan dari Kalimantan Timur (Kaltim) menuju Kalimantan Tengah (Kalteng). Ancaman itu dilontarkan warga Kecamatan Bentian Besar, Kabupaten Kutai Barat. Warga menilai, selama ini perbaikan hanya bersifat sementara tanpa disertai pengawasan, sehingga selalu rusak kembali dalam waktu yang singkat. Kondisi semakin parah saat musim penghujan. Jalan menjadi sangat sulit dilewati, bahkan membahayakan nyawah pengendara. Tak jarang kendaraan ambles hingga terbalik dibeberapa titik yang mengalami kerusakan sangat parah. Menurut warga, kondisi saat ini tidak hanya membahayakan keselamatan masyarakat, tapi sangat merugikan dari sisi pergerakan ekonomi wilayah. Selain itu, akses warga menuju pusat-pusat kesehatan dan pendidikan juga jadi terhambur. Dengan adanya gerakan blokir jalan nantinya, warga berharap bisa mendapatkan perhatian pemerintah pusat (BBPJN...

Inspektorat Diminta Audit Khusus Proyek di BBPJN Sulsel

Gambar
Jangan di Lindungi BARAK, (Sulsel)- Amburadulnya kondisi proyek jalan Perintis Kemerdekaan -Urip Sumoharjo di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), membuat publik geram. Pasalnya proyek yang dikerjakan Satker Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) Wilayah III dibawah Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Sulsel  tersebut hanya bertahan dalam hitungan hari, akhir Desember 2025 di aspal, awal Januari 2026 hancur. Meskipun Satker PJN Wilayah III Sulsel berdalih kerusakan akibat aspal yang baru dihampar terguyur hujan, dan aspal yang tidak bisa mengering karena tidak terkena paparan sinar matahari, namun publik menduga proyek dikerjakan terburu-buru dan asal jadi, agar BBPJN Sulsel terlihat mempersiapkan jalur mudik Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026 seperti Balai-Balai lainnya. Menanggapi hal itu, Koordinator Divisi Investigasi dan Pelaporan Barak, M Deddy H mengatakan, BBPJN Sulsel dan jajaran Satker/PPK terkait tidak bisa berlindung dibalik alasan hujan dan matahari. "H...

Proyek Jalan Nasional di Sulsel Hancur Hitungan Hari

Gambar
BARAK, (Sulsel)- Hanya dalam hitungan hari, proyek pengaspalan jalan yang dikerjakan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Sulawesi Selatan (Sulsel) hancur. BBPJN Sulsel berkilah, rusaknya aspal yang baru digelar pada akhir Desember 2025 tersebut karena tergerus air hujan. Diketahui, pada akhir Desember 2025 kemarin, BBPJN Sulsel mempercayakan pengaspalan jalan Perintis Kemerdekaan kepada PT Mareraya Multipratama Jaya. Namun dalam hitungan hari, sejak awal Januari 2026, aspal mengalami kerusakan sangat parah, hingga menyisakan lubang-lubang menganga yang bertebaran disepanjang jalan, dan material pasir bekas campuran aspal pun berhamburan diatas badan jalan. Kerusakan parah nampak terjadi disejumlah titik seperti di depan Yonif Raider 700/WYC hingga depan pintu satu Unhas. Keberadaan lubang-lubang yang tergenang air saat hujan turun, membuat pengendara kesulitan menghindar saat melintas. "Pengaspalan baru dilakukan jelang Natal dan Tahun Baru (Nataru), tapi sudah hancur l...

Aspal Hancur Hitungan Hari, Kinerja BBPJN Sulsel Dipertanyakan

Gambar
Kasatker: Karena Cuaca Ekstrim BARAK, (Sulsel)- Belum juga genap sebulan usai dikerjakan, jalan Perintis Kemerdekaan hingga Urip Sumoharjo kembali mengalami kerusakan cukup parah. Aspal yang semula mulus usai di holding, kini sudah kembali berlubang, berpasir dan bergelombang hingga menyerupai kubangan-kubangan berbahaya. Kerusakan nampak terlihat cukup parah mulai disepanjang ruas Perintis Kemerdekaan, kawasan Aspol Tallo hingga Batalyon Kavaleri 10 Mendagiri. Lubang-lubang menganga nampak menghiasi badan jalan, sebagian diantaranya tertutup air hujan dan sangat membahayakan keselamatan pengendara. Masyarakat pun mempertanyakan kualitas pekerjaan dari Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Sulawesi Selatan (Sulsel), karena kerusakan sebelumnya tidaklah separah usai diperbaiki. "Sebelum diperbaiki kerusakannya tidak separah ini, hanya beberapa lubang kecil dibeberapa titik. Tapi setelah diperbaiki, kerusakannya justeru semakin parah," ujar Muhammad Faqih, salah seoran...

BBPJN Jatim-Bali Raih Nilai IKM Dengan Predikat Sangat Baik

Gambar
IJD Tuntas, PKT pun Terus Berjalan BARAK, (Jatim)- Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jatim-Bali berhasil meraih nilai Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) pada triwulan II tahun 2025 dengan predikat sangat baik (A). Predikat ini sejalan dengan upaya BBPJN Jatim-Bali dan seluruh jajaran Satker/PPK dibawahnya, yang terus meningkatkan kualitas layanan infrastruktur jalan dan jembatan, baik yang menjadi kewenangan pemerintah pusat, maupun jalan daerah lewat skema Inpres Jalan Daerah (IJD). Capaian nilai IKM 93,07 tersebut, merupakan hasil penilaian dari sembilan unsur pelayanan yang menunjukkan komitmen BBPJN Jatim-Bali dalam penyediaan layanan infrastruktur terbaik, profesional dan berintegritas. Balai pun menyampaikan ucapan terima kasih atas kepercayaan dan dukungan masyarakat, dan menegaskan komitmen terus memberikan layanan terbaik. IJD Ruas Made-Plembon Rampung Pada bagian lain, PPK 4.5 pada Satker Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) Wilayah IV Jatim berhasil merampungkan peker...

BBPJN Sumut Akselerasi Penanganan Infrastruktur Pasca Bencana

Gambar
BARAK, (Sumut)- Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melalui Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Sumatera Utara (Sumut) terus mengakselerasi penanganan infrastruktur pasca bencana diberbagai wilayah terdampak se-Provinsi Sumut. Upaya yang dilakukan meliputi pembersihan material banjir dan longsor, perbaikan darurat jalan dan jembatan, serta pemasangan jembatan Bailey. Hal itu dilakukan untuk mempercepat pemulihan konektivitas sekaligus menjamin keselamatan masyarakat pengguna jalan. Karena kembali berfungsinya infrastruktur terdampak menjadi kunci bangkitnya aktifitas sosial dan ekonomi masyarakat. Dengan kerja cepat, terukur dan berkelanjutan, diharapkan akses transportasi dan mobilitas masyarakat Sumut segera kembali pulih pasca bencana melanda. Kegiatan pembersihan material banjir dan longsor yang dilaksanakan BBPJN Sumut, merupakan bagian dari penanganan darurat untuk mempercepat pemulihan fungsi infrastruktur jalan dan jembatan. Pekerjaannya sendiri meliputi pengangkutan sed...

Kabalai & Kasatker Wil I Aceh Dampingi Direktur Preservasi Wil I & Direktur Jembatan ke Bireuen

Gambar
BARAK, (Aceh)- Penanganan permanen Jembatan Krueng Tingkeum dan Jembatan Teupin Mane menjadi fokus pembahasan dalam Kunjungan Kerja (Kunker) Direktur Preservasi Jalan dan Jembatan Wilayah I, Hendro Satrio, dan Direktur Pembangunan Jembatan, Rakhman Taufik, di Kabupaten Bireuen. Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Aceh, Heri Yugiantoro, dan Kepala Satker Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) Wilayah I Aceh, Riski Anugrah, terlihat setia mendampingi selama pejabat pusat berada dilapangan, sambil menjelaskan tentang rencana penanganan yang akan segera dilakukan pihaknya. Penanganan permanen Jembatan Krueng Tingkeum dan Jembatan Teupin Mane sendiri, merupakan solusi jangan panjang pasca bencana dahsyat melanda Aceh, dan menghancurkan sejumlah infrastruktur vital beberapa waktu lalu. Pembahasan pun dilakukan langsung dilokasi jembatan yang akan dibangun, agar kelak penanganan dilakukan sedetail mungkin untuk menghindari kerusakan jika saja terjadi bencana serupa. Sementara saat ini, a...

Gesitnya BPJN Banten

Gambar
BARAK, (Banten)- Tak hanya saat persiapan jalur mudik Natal dan Tahun Baru (Nataru), hingga kini Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Banten dan jajaran masih terus meningkat kualitas layanan, baik jalan nasional yang menjadi kewenangan pemerintah pusat, maupun jalan daerah lewat skema Inpres Jalan Daerah (IJD). Kegesitan BPJN Banten setidaknya tergambar dari penanganan pasca banjir pada ruas jalan nasional Cilegon-Pasauran. PPK 2.1 pada Satker Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) Wilayah II Banten sebagai pemilik ruas terus melakukan berbagai upaya penanganan untuk memudahkan, sekaligus memastikan kelancaran arus lalu lintas dan meningkatkan keselamatan pengguna jalan. Saat banjir masih menggenang, Kepala BPJN Banten bahkan turun langsung meninjau kondisi lapangan, sekalian memantau proses penanganan yang dilakukan Tim Tanggap Darurat PPK 2.1. Dengan upaya yang maksimal, kini ruas Cilegon-Pasauran kembali normal, termasuk akses Pelabuhan Ciwandan. Namun dibeberapa titik, para pekerja m...

BBPJN Jateng-DIY Lanjut Bangun Ruas Pantura Semarang-Demak-Kudus

Gambar
BARAK, (Jateng)- Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jateng-DIY kembali melanjutkan pekerjaan peningkatan jalan Pantai Utara (Pantura) Semarang-Demak-Kudus yang sempat terhenti selama musim Nataru 2025/2026. Selain mengantisipasi banjir, peningkatan jalan tersebut juga sebagai upaya penguatan konstruksi yang sebelumnya mengalami kerusakan, baik akibat banjir maupun tonase kendaraan yang melintas. Pekerjaan diperkirakan akan memakan waktu sekitar empat bulan. Saat ini para pekerja dibantu alat berat terlihat mengerjakan badan jalan di Trengguli, Demak. Pekerjaannya sendiri berupa peninggian badan jalan menggunakan konstruksi rigid pavement. Selama masa konstruksi berlangsung, BBPJN Jateng-DIY dibantu aparat Kepolisian dan Dishub telah melakukan rekayasa lalu lintas untuk menghindari kemacetan. "Peningkatan jalan ini dilakukan untuk meningkatkan ketahanan badan jalan, baik dari genangan air karena banjir maupun beban kendaraan yang tinggi," ujar PPK 3.1 pada Satker P...

Geliat BBPJN Sumut Pasca Bencana

Gambar
BARAK, (Sumut)- Meskipun seluruh ruas terdampak bencana banjir, tanah longsor dan banjir bandang sudah difungsionalkan kembali, namun sisa-sisa material longsoran masih perlu dibersihkan untuk memberikan rasa aman bagi setiap masyarakat yang melintas. Terbaru, Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Sumatera Utara (Sumut) melakukan pembersihan material longsor disejumlah titik, diantaranya di Desa Lombang, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), dan di Desa Pengkolan ruas Tarutung-Sipirok. Pembersihan sisa-sisa material longsoran seperti kayu, lumpur dan bebatuan di Desa Lombang dilaksanakan pada Minggu (04/01/2026) dengan mengerahkan alat berat berupa excavator dan loader. Pekerjaan difokuskan pada pemulihan kondisi lapangan, agar akses jalan bisa diakses secara bertahap dengan tetap memperhatikan keselamatan kerja. Sebelumnya, Jum'at (02/01/2026), BBPJN Sumut juga mengerahkan alat berat ke Desa Pengkolan untuk membentuk kembali badan jalan dan merapikan material sisa longsora...

BBPJN Jatim-Bali Rampungkan Tiga Proyek Strategis

Gambar
BARAK, (Jatim)- Menutup TA 2025, sejumlah proyek strategis berhasil diselesaikan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jatim-Bali tepat waktu. Dari sekian banyak pekerjaan strategis yang berhasil dirampungkan tepat waktu tersebut, tiga diantaranya yakni Pembangunan Duplikasi Jembatan Manyar 10 B, Pembangunan Jalan Pansela LOT 2 Bululawang-Sidomulyo-Tambakrejo, dan Preservasi Jalan Simpang Kediri-Kapten Tendean-Batas Kota Kediri di Kabupaten Tabanan, Provinsi Bali. Untuk Pembangunan Duplikasi Jembatan Manyar 10 B, PPK 4.3 pada Satker Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) Wilayah IV Jatim berhasil merampungkan pekerjaan jembatan type rangka A 80 sepanjang 80 meter tersebut selama 192 hari kalender, terhitung sejak Juni 2025. Jembatan Manyar sendiri dibangun sesuai arahan Kepres No 80/2019 tentang Percepatan Pembangunan Ekonomi di Jatim untuk menuju KEK JIIPE Gresik. Selain itu, BBPJN Jatim-Bali juga telah merampungkan pembangunan Jalan Lingkar Selatan (JLS) LOT 2 Bululawang-Sidomulyo...