Postingan

Menampilkan postingan dari Februari, 2026

Menteri PU Pastikan H-10 Lebaran Jalur Pantura Jabar Nol Lubang

Gambar
Pastikan Kesiapan 76 Ruas Jalan Tol BARAK, (Jabar)- Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus menunjukkan komitmen penyediaan layanan infrastruktur jalan dan jembatan yang andal, terutama saat menghadapi arus mudik Lebaran Idul Fitri 2026 yang sudah di depan mata. Terbaru, Menteri PU, Dody Hanggodo memastikan ruas jalan nasional Pantai Utara (Pantura) Jawa Barat (Jabar) akan berada pada kondisi tanpa lubang saat H-10 lebaran. "Tadi sudah disampaikan oleh Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) DKI-Jabar, saat ini memang masih ada beberapa titik yang mengalami kerusakan. Namun kerusakan sudah berkurang jauh dibandingkan sebelumnya yang 7.000-an titik, sekarang tersisa sekitar 2.500 lagi," ujarnya saat melakukan Monitoring dan Evaluasi (Monev) kesiapan infrastruktur jelang arus mudik berlangsung. Sisa kerusakan yang ada, lanjutnya, dipastikan tuntas diperbaiki nanti pada H-10 lebaran. Dijelaskannya, untuk perbaikan total jalur Pantura, setidaknya membutuhkan waktu sek...

BPJN Kalbar Pastikan Kesiapan Jalur Mudik Lebaran 2026

Gambar
BARAK, (Kalbar)-  Tak ingin ada kekurangan dalam mempersiapkan jalur mudik saat Lebaran Idul Fitri 1447 H / 2026, Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Kalimantan Barat (Kalbar) menggelar Monitoring dan Evaluasi (Monev) pada ruas jalan nasional se-Kalbar. Kegiatan yang digelar sejak 22 hingga 24 Pebruari 2026 tersebut, difokuskan pada pemantauan kesiapan infrastruktur jalan dan jembatan hingga Posko jalur Lebaran. Peninjauan di awali dari ruas Pontianak-Singkawang, dilanjutkan menuju wilayah Sambas dan Aruk. Monitoring pun dilanjutkan pada ruas Entikong-Sanggau (Sp Tanjung/Sosok)-Simpang Ampar Tayan hingga kembali ke Pontianak. Tak hanya kondisi jalan dan jembatan, posko pantauan jalur mudik tiap-tiap PPK pun dipastikan memiliki kesiapan prima jelang arus mudik lebaran berlangsung. Balai menekankan, agar setiap PPK memaksimalkan penanganan pada titik-titik rawan kecelakaan dan kemacetan, dengan memasang rambu-rambu peringatan yang memadai. Begitu pula dengan kesiapan personel dan...

Kepala BBPJN DKI-Jabar Monev Jalan Nasional Dari Bogor Hingga Depok

Gambar
BARAK, (Jabar)- Jelang arus mudik lebaran 2026, Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) DKI Jakarta-Jawa Barat (Jabar) nampaknya terus melakukan Monitoring dan Evaluasi (Monev) pada sejumlah kegiatan yang berkaitan dengan persiapan infrastruktur pendukung arus mudik Lebaran Idul Fitri 2026. Seperti halnya yang dilakukan Kepala BBPJN DKI Jakarta-Jabar, Rina Kumalasari dan jajarannya pada Senin 25 Pebruari 2026 kemarin. Didampingi sejumlah pejabat terkait, Kabalai melaksanakan Monev pada ruas jalan nasional mulai dari Kabupaten Bogor, Kota Bogor hingga Kota Depok yang menjadi kewenangan PPK 5.1 dan PPK 5.2 pada Satker Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) Wilayah V Provinsi Jabar. Kabalai menekankan soal percepatan penanganan kerusakan untuk memastikan kondisi perkerasan jalan tetap mantap dan aman di lintasi masyarakat pengendara. Sementara PPK 5.1 pada Satker PJN Wilayah V Jabar, Ayu, memastikan seluruh proses perbaikan akan rampung pada H-10 lebaran. "Bisa dipastikan, pada H-10...

BPJN Jambi Paparkan Capaian Kinerja Dihadapan Komisi V DPR RI

Gambar
BARAK, (Jambi)- Kunjungan Kerja (Kunker) anggota Komisi V DPR RI, H.A.Bakri ke Kantor Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Jambi menjadi momentum tepat bagi Balai untuk memaparkan capaian kinerja infrastruktur TA 2025 hingga pertengahan triwulan pertama TA 2026 ini. Saat menerima Kunker tersebut, Kepala BPJN Jambi, Dedy Hariadi menghadirkan seluruh jajarannya, mulai dari Kepala Seksi dilingkungan BPJN Jambi, Kepala Satker hingga Pejabat Pembuat Komitmen (PPK). Selama kegiatan berlangsung, H.A.Bakri fokus pada peninjauan dan pembahasan terkait pelaksanaan program dan kegiatan infrastruktur jalan dan jembatan nasional di Provinsi Jambi. Sementara BPJN Jambi sendiri memulai pemaparan dari profil Satker, termasuk gambaran umum kondisi jalan dan jembatan nasional terkini yang menjadi kewenangannya, baik dari sisi kemantapan jalan maupun kondisi struktur jembatan. Selain itu, Balai juga memaparkan capaian fisik pekerjaan dan progres keuangan TA 2025 yang mencapai 100 persen, sebagai bentu...

Jajaran BPJN Lampung Gerak Serentak Siapkan Jalur Mudik

Gambar
BARAK, (Lampung)- Dalam beberapa waktu belakangan ini, Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Lampung menggerakkan seluruh jajaran Satker/PPK gerak serentak mempersiapkan jalur mudik lebaran Idul Fitri 1447 Hijriah (2026). Perbaikan sejumlah ruas jalan nasional tersebut diantaranya dilaksanakan pada ruas Jalan Soekarno-Hatta di Kecamatan Kedaton, Kota Bandar Lampung. Pada lokasi itu, Sejak Senin (23/02/2026) kemarin, sejumlah pekerjaan nampak membongkar badan jalan yang rusak untuk kemudian ditambal kembali. Selain itu, kegiatan perbaikan jalan rusak juga dilaksanakan oleh PPK 2.5 pada Satker Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) Wilayah II Provinsi Lampung pada ruas jalan nasional Bukit Kemuning-Terbanggi Besar. Perbaikan diutamakan pada titik-titik krusial yang berpotensi membahayakan keselamatan masyarakat pengguna jalan dengan metode patching. BPJN Lampung menargetkan, pelaksanaan pekerjaan preservasi untuk menjaga kondisi jalan tetap andal sekaligus memberikan rasa aman dan nyaman bag...

Mantap, BPJN Riau Kebut Penanganan Ruas Jalintim Pelalawan

Gambar
BARAK, (Riau)- Penanganan Ruas Jalan Lintas Timur (Jalintim) di Kabupaten Pelalawan terus dikebut oleh Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Riau. "Penanganan ruas Jalintim Km 73-83 di Pelalawan hingga saat ini masih kami kebut." Demikian diungkapkan Kepala BPJN Riau, Yohanis Tulak Todingrara kepada media kemarin. Pekerjaan, jelasnya, difokuskan pada peninggian badan jalan dan pemasangan gorong-gorong untuk mengatasi persoalan banjir yang selama ini selalu menggenangi badan jalan. Meskipun pekerjaan dilaksanakan menggunakan skema Multy Years Contract (MYC) hingga TA 2027, lanjutnya, namun progres rencana TA 2026 diupayakan bisa dicapai lebih awal. Begitu pula untuk memperlancar proses pekerjaan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan semua pihak terkait, baik dengan aparat kepolisian maupun Pemda, untuk pengaturan arus lalu lintas dilokasi pekerjaan. "Selama proses pekerjaan berlangsung, kami berlakukan sistem buka-tutup, agar tidak sampai terjadi penumpukan kendaraan dis...

BBPJN Sumsel Kebut Perbaikan Ruas Tebing Tinggi Hingga Batas Kota Lahat

Gambar
BARAK, (Sumsel)- Mudik lebaran Idul Fitri 1447 Hijriah (2026) tak sampai sebulan lagi. Para penyelenggara jalan nasional pun berlomba dengan waktu mewujudkan ruas jalan yang aman dan nyaman hingga ke seluruh pelosok negeri. Tak terkecuali dengan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Sumatera Selatan (Sumsel). Balai yang di-nakhodai Kepala Balai Panji Krisna Wardana itu pun menggerakkan seluruh perangkat terdepan, mulai dari penilik, pengawas hingga Kasatker dan PPK untuk mengsegerekan perbaikan seluruh ruas yang akan menjadi jalur utama bagi masyarakat pemudik saat arus mudik lebaran nanti berlangsung. Hal itupun langsung disambut oleh PPK 2.4 pada Satker Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) Wilayah II Sumsel, dengan mengebut perbaikan ruas Tebing Tinggi-Jembatan Kikim Besar/Km.256- Batas Kota Lahat. Dalam keterangan resminya yang diperoleh redaksi barak-indo, Minggu (22/02/2026), Kepala Satker PJN Wilayah II Sumsel, Alfredo Lukman menjelaskan, sejak awal TA 2026, PPK telah memula...

Menteri PU Pastikan Seluruh Jalan Nasional & Tol Siap Layani Arus Mudik Lebaran 2026

Gambar
BARAK, (Jakarta)- Kementerian Pekerjaan Umum (PU) memastikan seluruh ruas jalan nasional dan jalan tol nol lubang selama arus mudik lebaran Idul Fitri 1447 H (2026) nanti berlangsung. "Hingga saat ini, perbaikan seluruh ruas jalan nasional dan jalan tol terus dilakukan secara serentak," ujar Menteri PU, Dody Hanggodo. Pria low profil ini pun menegaskan, seluruh proses perbaikan ditargetkan rampung pada H-7 lebaran. Ruas utama seperti Jakarta-Surabaya dan Jakarta-Merak, jelasnya, jadi fokus utama karena menjadi jalur terpadat yang ramai dilintasi berbagai jenis kendaraan setiap harinya, terlebih saat hari-hari besar dan libur panjang berlangsung. Semua pihak terkait, lanjutnya, terus bekerjasama untuk meningkatkan kualitas layanan jalan dan jembatan, sekaligus menghadirkan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat pengguna jalan. Sementara terkait tarif jalan tol selama musim mudik, pihaknya tengah mengupayakan adanya diskon seperti biasanya. "Saya mendorong agar bisa diskon h...

Kerusakan Jalan Nasional di Bengkulu Kategori Kritis

Gambar
Minim Rambu Peringatan BARAK, (Bengkulu)- Hingga saat ini, belum ada penanganan berarti pada kerusakan jalan nasional di Kabupaten Seluma, Provinsi Bengkulu. Pada lokasi-lokasi krusial, bahkan sekedar papan rambu peringatan pun belum terpasang. Satker Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) Wilayah II Provinsi Bengkulu sebagai pemilik ruas, disebut-sebut baru sebatas mengerahkan personil penilik jalan untuk memantau seluruh kerusakan yang ada. Hal itu pun dinilai lamban, lantaran kerusakan jalan yang menjadi kewenangannya sudah memakan korban. "Kami sudah mengerahkan personil penilik jalan untuk memantau dan melaporkan setiap kejadian pada ruas jalan nasional, termasuk lubang dan jenis kerusakan lainnya." Demikian diungkapkan Kepala Satker PJN Wilayah II Bengkulu, Suwarno, layaknya dilansir satujuang, Kamis (19/02/2026). Ia juga menjelaskan, tahun ini, penanganan permanen hanya teralokasi untuk 9 Km, dan sisanya ditangani lewat pemeliharaan rutin. "Perbaikan sudah dimulai dari ...

Rusak, Jalan Nasional di Seluma Makan Korban

Gambar
Tak Ada Rambu Peringatan BARAK, (Bengkulu)-  Kerusakan pada ruas jalan nasional Lintas Barat di Kabupaten Seluma, Provinsi Bengkulu yang dibiarkan tanpa rambu peringatan, akhirnya memakan korban. Kecelakaan tunggal terbaru di alami Khairul Efendi, salah seorang warga Simpang Tiga, Kecamatan Air Periukan, Seluma. Khairul mengalami kecelakaan akibat roda sepeda motornya menghantam lubang ditengah jalan nasional, tepatnya dikawasan Sengkuang Jaya, Kec Seluma Barat. "Malam Minggu kemarin saya alami kecelakaan akibat menabrak lubang. Sebelumnya memang sudah ada yang kecelakaan akibat lubang dilokasi yang sama," ujarnya. Akibat kejadian tersebut, Khairul mengalami luka-luka dibeberapa bagian tubuhnya. Sepeda motornya pun mengalami kerusakan parah, sehingga ia terpaksa menumpang mobil untuk pulang ke rumahnya. "Motor saya rusak. Engsel kaki keseleo, siku luka menganga, kaki juga luka robek. Saya gak bisa lagi bawa motor, dan menumpang kendaraan lain untuk pulang," jelasnya...

PPK 2.1 PJN II Jabar Pastikan Ruas Zero Pothole Jelang Idul Fitri

Gambar
BARAK, (Jabar)- Sejak pertengahan Januari 2026, Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melalui PPK 2.1 pada Satker Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) Wilayah II Jawa Barat (Jabar) dibawah Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) DKI-Jabar, terus melakukan perbaikan pada ruas jalan Lingkar Selatan Cianjur. Perbaikan diutamakan pada lokasi-lokasi krusial, seperti disekitaran Kecamatan Karangtengah. Selain itu perbaikan juga dilaksanakan pada lokasi lain disepanjang ruas Cibadak-Sukabumi-Cianjur-Rajamandala. "Untuk sementara perbaikan kami fokuskan dengan metode patching yang progresnya sudah sekitar 60 persen," ujar PPK 2.1 pada Satker PJN Wilayah II Jabar, Santoso dalam keterangan persnya yang diperoleh redaksi barak-indo, Selasa (17/02/2026). Ia menjelaskan, sesuai target rencana, pekerjaan bisa diselesaikan pada pertengahan bulan Ramadhan, sebelum arus mudik Idul Fitri berlangsung. Selain patching, lanjut Santoso, pihaknya juga melaksanakan pekerjaan pembersihan saluran drainas...

BPJN Kalteng Tembus Batas Demi Konektivitas Kalimantan

Gambar
BARAK, (Kaleng)- Beratnya tingkat kesulitan membangun jalan menembus hutan, nampaknya menjadi tantangan tersendiri bagi Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Kalimantan Tengah (Kalteng) dalam menerapkan pekerjaan preservasi jalan dan jembatan ruas Tumbang Samba-Simpang Rabambang-Tumbang Jutuh. Namun, dengan perencanaan yang matang, semua kesulitan itu sedikit demi sedikit bisa dilewati dengan baik. Tersedianya layanan infrastruktur yang andal menjadi harapan utama bagi masyarakat pedalaman dalam menjalani aktivitas sehari-hari. Selama ini, kondisi alam dan medan yang menantang, serta akses jalan yang belum memadai, menjadi kendala utama bagi pergerakan roda perekonomian masyarakat lokal. BPJN Kalteng pun dituntut untuk segera mengeksekusi penanganannya, agar masyarakat dapat menjalankan aktivitas keseharian tanpa harus dihadapkan dengan persoalan infrastruktur jalan dan jembatan yang menantang. Dengan perencanaan dan penanganan yang tepat, maka peradaban masyarakat lokal bisa terhind...

Siapkan Arus Mudik, Ruas Denpasar-Gilimanuk Dibuat Mulus

Gambar
BARAK, (Bali)- Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Timur (Jatim)-Bali nampaknya kembali menunjukkan komitmennya dalam menyediakan layanan infrastruktur jalan dan jembatan yang layak, aman, nyaman dan andal bagi masyarakat. Hal itu setidaknya tergambar dari pelaksanaan kegiatan preservasi pada ruas jalan nasional Denpasar-Gilimanuk oleh Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 1.2 pada Satker Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) Wilayah I Provinsi Bali. "Peningkatan kualitas jalan ini kami lakukan sebagai bagian dari persiapan jalur jelang arus mudik Idul Fitri 1447 H," ungkap PPK 1.2 pada Satker PJN Wilayah I Bali, I Made Mardita. Ia menjelaskan, badan jalan yang sebelumnya mengalami kerusakan sekitar sepanjang 9 Km, mulai dari retak-retak, berlubang maupun bergelombang, terlebih dahulu dikeruk untuk dilapis kembali. "Pekerjaan ditargetkan rampung jelang arus mudik berlangsung, terutama pada bagian jalan yang mrngalami kerusakan krusial, seperti disekitaran kawasan Bat...

Paket PJN II Sulut TA 2025 Belum Tuntas

Gambar
BARAK, (Sulut)- Hingga Pebruari 2026, Satker Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) Wilayah II Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) belum juga mampu menyelesaikan pekerjaan yang terkontrak pada TA 2025 lalu. Pekerjaan tersebut yakni Peningkatan Jalan Dumoga-Pinonobatuan 2 senilai Rp 11,08 miliar, yang direncanakan selesai pada Desember 2025. Namun, hingga Pebruari 2026, waktu pelaksanaan selama 35 hari kalender, telah jauh terlewati, terhitung sejak kontrak pada 27 November 2025. Publik pun mempertanyakan waktu pelaksanaan yang terlewat, apakah masuk masa denda atau ada "kontrak anak" yang menjadi dasar perpanjangan waktu pelaksanaan. Pantauan media, seperti dilansir indobrita, Kamis (12/02/2026) menunjukkan, pekerjaan belum juga mampu diselesaikan. Sebagai badan jalan masih berupa hamparan agregat dan belum dilapisi aspal. Publik meminta Inspektorat Kementerian Pekerjaan Umum (PU) membuka fakta lapangan untuk dijadikan referensi bagi para pengambil kebijakan, terlebih pada paket pekerj...

BPJN Sulteng Langsung Tangani Kerusakan Ruas Trans Sulawesi

Gambar
BARAK, (Sulteng)- Kritik sejumlah elemen masyarakat terkait kerusakan yang terjadi pada ruas jalan nasional Trans Sulawesi, langsung mendapat tanggapan positif dari Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sulawesi Tengah (Sulteng) dan jajaran. Satker Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) Wilayah IV Sulteng selaku penyelenggara ruas, dalam keterangan resminya yang diperoleh redaksi barak-indo, Kamis (12/02/2026) menjelaskan, jika kerusakan jalan Trans Sulawesi, tepatnya ruas Tompira-Keuno di Prov Sulteng lebih disebabkan karena aktivitas pertambangan dari PT SEI dan PT Bumanik. "Memang terdapat kerusakan berupa lubang dan genangan air pada ruas Tompira-Keuno STA 07+300 - 07+900 di Kabupaten Morowali. Itu akibat aktivitas pertambangan dari PT SEI dan PT Bumanik," ujar Kepala Satker PJN Wilayah IV Sulteng, Rolli Ekianto. Selama ini, pihaknya terus melakukan penanganan sementara pada titik-titik krusial untuk menjaga kondisi jalan tetap fungsional. "Karena ada kebijakan efisiensi...

Kebangetan...! Jalan Trans Sulawesi Rusak Parah

Gambar
Copot Kepala BPJN Sulteng BARAK, (Sulteng)- Parahnya kerusakan ruas jalan nasional di Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng), membuat Komnas HAM Perwakilan Sulteng kembali angkat bicara. Belum juga kelar persoalan jalan Trans Sulawesi dikawasan Watu Awu, Kabupaten Poso yang dibiarkan tanpa rambu peringatan usai mengalami ambles dan sudah banyak memakan korban, kini kerusakan jalan disekitaran kawasan Desa Bungintimbe, tepatnya di depan PT Bumanik kembali menjadi sorotan. Kondisi jalan yang berlubang, berdebu saat panas, dan berkubang saat hujan, dinilai telah melanggar hak-hak dasar masyarakat mendapatkan layanan infrastruktur yang layak. Tak hanya itu, setiap melintas pun para pengguna jalan terancam keselamatannya. Terlebih bagi warga sekitar yang terimbas dampak buruk dari sisi kesehatan, baik karena debu yang beterbangan maupun kondisi becek saat hujan. Komnas HAM memandang, kerusakan jalan tersebut tidak hanya menghambat mobilitas masyarakat dan arus barang/jasa serta angkutan logisti...

Kepala BPJN Lampung Harap Penanganan Jembatan Way Bungur Cepat Terwujud

Gambar
BARAK, (Lampung)- Menyikapi aspirasi masyarakat terkait akses jalan dan jembatan penyeberangan serta banjir akibat luapan air sungai, Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Lampung hadiri Rapat Koordinasi (Rakor) bersama Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Provinsi Lampung, Kepala BBWS Mesuji Sekampung, Kadis BMBK Lampung beserta perwakilan DPRD Lampung, TNI dan Pemkab Lampung Timur. Dalam Rakor yang digelar pada Senin (09/02/2026) tersebut, Kepala BPJN Lampung, Muhammad Ali Duhari, S.T., M.Sc menyampaikan, kondisi terkini eksisting Jembatan Way Bungur yang sebelumnya telah dibangun. Disamping itu, Kabalai juga memaparkan soal rencana pembangunan jembatan permanen dan solusi penanganan yang bisa segera dilakukan, agar masyarakat bisa segera memiliki akses yang layak dan aman untuk beraktivitas, sambil menunggu proses perencanaan dan pengerjaan jembatan permanen. Rakor pun memutuskan untuk segera menggelar pertemuan lanjutan setelah mendapat hasil survei lapangan t...

PPK 1.2 Sultra: Material Penanganan Jl Bypass Lasusua Kami Siapkan

Gambar
Penanganan Sudah Empat Kali Sejak Desember 2025 BARAK, (Sultra)- Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sulawesi Utara (Sultra) langsung merespon positif adanya informasi penanganan kerusakan jalan nasional Trans Sulawesi, tepatnya ruas Bypass Lasusua, dilakukan oleh Pemda bersama BPBD Kolaka Utara. PPK 1.2 pada Satker Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) Wilayah I Sultra, Putra menjelaskan, penanganan sementara kerusakan pada lokasi yang terkena abrasi pantai tersebut, sebelumnya sudah direncanakan secara mateng oleh PPK. "Bahkan material berupa pasir 1 mobil dan batu sebanyak 4 dump truk pun sudah kami kirimkan ke lokasi. Karena sejak Desember 2025 sampai sekarang, sudah empat kali kami lakukan penanganan sementara kerusakan akibat abrasi," ujarnya dalam keterangan resminya, Selasa (10/02/2026). Putra menjelaskan, sejak awal pihaknya sudah merencanakan untuk menangani kerusakan tersebut dengan terlebih dahulu menyusun bebatuan pada pondasi jalan yang hilang terkikis air laut, ...

Memalukan, Jalan Nasional Rusak Parah Ditangani Pemda Pakai Dana Swadaya

Gambar
BARAK, (Sultra)- Kerusakan parah yang terjadi pada ruas jalan nasional Bypass Lasusua di Kabupaten Kolaka Utara, Sulawesi Tenggara (Sultra), membuat Pemkab turun tangan melakukan penanganan sementara. Pasalnya, dibeberapa titik jalan Trans Sulawesi tersebut hampir putus terkena abrasi, sehingga menjadi pemicu terjadinya kecelakaan lalu lintas. Kerusakan disebut bukan terjadi seketika, namun sudah berlangsung sejak lama, karena gerusan air laut. Selain kerusakan berupa retak memanjang, abrasi juga menciptakan lubang besar, bahkan ambles hingga memakan separuh badan jalan. Tak ingin kerusakan jalan terus memakan korban, Pemkab bersama BPBD Kolaka Utara pun mengambil sikap dengan langsung melakukan penanganan darurat. Penanganan sementara dilakukan dengan menimbun badan jalan yang ambles menggunakan tanah dengan alat berat, agar jalan tetap bisa dilewati kendaraan. Sekda Kab Kolaka Utara, H.Muhammad Idrus mengungkapkan, kerusakan jalan Bypass Lasusua membutuhkan penanganan sesegera mungki...

Komnas HAM Sulteng Minta Audit Ketahanan Jalan

Gambar
BARAK, (Sulteng)- Mendapati laporan kerusakan jalan nasional yang menimbulkan banyak kerugian bagi masyarakat, Komnas HAM Perwakilan Sulawesi Tengah (Sulteng) angkat bicara. Hal berdasar dari rasa keprihatinan atas amblesnya ruas jalan Trans Sulawesi dikawasan Watu Awu, Kabupaten Poso. Peristiwa tersebut dilaporkan telah menyebabkan timbulnya korban jiwa dan luka-luka, baik warga sekitar maupun masyarakat pengguna jalan. Livand Breemer, Kepala Perwakilan Komnas HAM Sulteng mengungkap, kejadian itu tidak terbatas pada persoalan teknis infrastruktur, namun menyangkut pemenuhan hak-hak dasar masyarakat mendapatkan layanan infrastruktur yang layak. Ia menjabarkan, dari laporan yang pihaknya terima, kerusakan jalan telah mengancam keselamatan jiwa pengendara, sekaligus mengganggu aktivitas perekonomian masyarakat. Karenanya, ia meminta negara harus hadir memenuhi kewajiban penyediaan layanan infrastruktur bagi publik. Tak hanya itu, ia juga meminta semua pihak terkait memastikan seluruh kor...

PPK 5.2 PJN Wilayah V Jabar Tangani Ruas Abdullah Bin Nuh Kota Bogor

Gambar
BARAK, (Jabar)- Merespon keluhan masyarakat pengendara, Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) DKI-Jabar melalui PPK 5.2 pada Satker Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) Wilayah V Provinsi Jawa Barat (Jabar) memperbaiki kerusakan jalan nasional ruas Jalan Abdullah Bin Nuh di Kota Bogor. Kepastian itu diperoleh Redaksi barak-indo dari PPK 5.2 lewat klarifikasi yang disampaikan via pesan WhatsApp, Sabtu (07/02/2026). Dari visual diperoleh, perbaikan rerata dilakukan dengan metode patching disejumlah lokasi krusial sepanjang ruas Abdullah Bin Nuh. Di antara titik-titik yang diperbaiki antara lain pada STA 0+825 (L2), STA 0+850 (L2), STA 0+800, dan STA 0+810. Selain itu, penanganan berupa patching juga dilaksanakan pada beberapa lokasi lain yang dipandang berpotensi membahayakan keselamatan masyarakat pengguna jalan.* (Barak)

Jalan Nasional di Kota Bogor Rusak Parah

Gambar
BARAK, (Jabar)- Dalam beberapa waktu belakangan ini, kerusakan jalan nasional di Kota Bogor semakin mengkhawatirkan. Masyarakat dan para pengendara pun mengeluh, khawatir menjadi korban jalan rusak. Sejumlah ruas jalan nasional yang mengalami kerusakan tersebut, terdiri atas Jalan KS Tubun, Jalan Soleh Iskandar dan Jalan Abdullah Bin Nuh. Di tiga ruas itu, kerusakan bervariasi, mulai dari permukaan jalan rompal, bergelombang hingga lubang menganga berbagai ukuran yang tersebar disejumlah titik. Para pengendara pun harus ekstra hati-hati setiap kali melintas pada lokasi jalan yang rusak. Kabid Pemeliharaan Jalan pada Dinas PUPR Kota Bogor, Agus Sobari mengungkapkan, jalan yang rusak di Kota Bogor merupakan jalan nasional yang menjadi kewenangan PPK 5.2 pada Satker Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) Wilayah V Provinsi Jawa Barat (Jabar). Agus mengaku sudah melaporkan kondisi jalan rusak kepada pihak terkait (Satker PJN Wilayah V Jabar- red). "Kami sudah berkoordinasi dan berupaya sege...

BBPJN Sulsel Tangani Ruas Makassar-Maros-Pangkep & Maros-Bone

Gambar
BARAK, (Sulsel)- Tak ingin ada jalan nasional yang mengalami kerusakan hingga membahayakan keselamatan masyarakat pengendara, Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Sulawesi Selatan (Sulsel) langsung mengambil sikap memperbaiki kerusakan yang bermunculan seiring musim penghujan. Dalam beberapa hari terakhir ini, PPK 3.1 pada Satker Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) Wilayah III Sulsel yang terlihat mulai memperbaiki kerusakan pada ruas jalan nasional Batas Kota Makassar-Maros-Batas Kabupaten Pangkep. Tak hanya itu, perbaikan juga dilaksanakan pada titik-titik krusial ruas jalan nasional dari Maros hingga Batas Kabupaten Bone. Perbaikan dengan metode patching tersebut, diutamakan pada lokasi-lokasi yang mengalami kerusakan krusial dan berpotensi mengganggu fungsi jalan. Selain untuk menjaga dan meningkatkan kualitas layanan jalan, kegiatan preservasi tersebut bertujuan memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat pengguna jalan.* (Barak)

Komitmen BPJN Banten Bangun Infrastruktur Berkelanjutan

Gambar
BARAK, (Banten)- Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Banten dan jajaran terus menunjukkan komitmennya dalam membangun infrastruktur yang berkelanjutan di Provinsi Banten. Hal itu setidaknya tergambar dari kegiatan PPK 1.1 pada Satker Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) Wilayah I Banten melanjutkan pekerjaan peningkatan jalan Lingkar Selatan Cilegon. Pekerjaan tersebut merupakan lanjutan dari pekerjaan sebelumnya, dan masuk dalam program Inpres Jalan Daerah (IJD) Tahap 3 Tahun Anggaran 2025-2026. Kali ini, pekerjaan yang dilaksanakan, yakni berupa galian perkerasan beton (eksisting) sepanjang 565 meter dengan waktu pelaksanaan selama 210 hari kalender. Galian perkerasan beton dan perkerasan berbutir tersebut dilaksanakan pada perkerasan beton yang mengalami kerusakan berat sesuai usulan Walikota Cilegon pada STA 3+000 sepanjang 105 meter, dan STA 05+000 hingga STA 6+500 sepanjang 455 meter. Pekerjaan dipastikan akan rampung sebelum momen libur lebaran 2026, agar masyarakat yang melakuk...