Postingan

Menampilkan postingan dari November, 2024

BPJN Jambi Segera Perlebar Ruas Kuala Tungkal

Gambar
BARAK, (Jambi)- Tak lama lagi, masyarakat pengendara yang hendak menuju Kuala Tungkal di Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar) akan segera memiliki infrastruktur jalan yang aman dan nyaman. Pasalnya, ruas jalan sekitar sepanjang 15 Km tersebut direncanakan segera diperlebar dari yang semula hanya 4,5 meter menjadi 7 meter. Hal itu diungkapkan Kepala Satker Perencanaan dan Pengawasan Jalan Nasional (P2JN) pada Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Jambi, Aan Marandius Umbar dilansir KBRN, Jum'at (29/11/2024) kemarin. "Nantinya pekerjaan pelebaran direncanakan sekaligus dengan peningkatan kualitasnya, agar masyarakat nyaman saat melintas," ujarnya. Untuk pekerjaannya sendiri, lanjutnya, direncanakan mulai dilaksanakan pada awal 2025 nanti dengan anggaran sekitar Rp 132 miliar. "Rencananya akan dikerjakan lewat skema Multi Years Contrac (MYC) tiga tahun anggaran," tandasnya.* (Barak)

Target Preservasi Jalan Jatigedong-Jatibanjar, Pacet-Terawas & Pacing-Pacet Kelar Tepat Waktu

Gambar
BARAK, (Jatim)- Satker Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) Wilayah IV Jawa Timur (Jatim) menargetkan kegiatan Preservasi Jalan Jatigedong-Jatibanjar, Pacet-Terawas dan Pacing-Pacet bisa rampung sesuai target, yakni pada Desember 2024 nanti. "Selama ini pekerjaan berlangsung normal walaupun hujan sudah mulai mengguyur kawasan Jombang dan sekitarnya." Demikian diungkapkan PPK 4.2 pada Satker PJN Wilayah IV Jatim, Siti Sekar Gondoarum, Kamis (28/11/2024) kemarin. Ia memastikan pekerjaan dengan skema Inpres Jalan Daerah (IJD) tersebut bisa selesai tepat waktu. "Belakangan ini kami fokus pada pekerjaan saluran dan timbunan. Syukurnya semua bisa dilaksanakan dengan baik," ujarnya. Diketahui, ruas jalan Jatigedong-Jatibanjar, Pacet-Terawas dan Pacing-Pacet merupakan jalan milik daerah yang dikerjakan oleh Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jatim-Bali lewat program IJD. Semula ruas jalan itu mengalami kerusakan, bahkan sempat mengganggu aktivitas masyarakat, namun ...

2020-2024 DJBM Berhasil Bangun Jalan Baru 3.000 Km

Gambar
Dapat Apresiasi Dari Kemenhub BARAK, (Jakarta)- Sejak tahun 2020 hingga 2024 ini, Direktorat Jenderal Bina Marga (DJBM) Kementerian Pekerjaan Umum (PU) berhasil membangun jalan baru sepanjang 3.000 Km, termasuk 104,7 Km jalan yang berfungsi sebagai akses simpul transportasi diberbagai wilayah se-Indonesia. Hal itu diungkapkan Direktur Pembangunan Jalan, Wida Nurfaida dalam Rapat Koordinasi (Rakor) bersama Kemenhub tentang percepatan pembangunan infrastruktur konektivitas antar wilayah, termasuk akses menuju bandara hingga pelabuhan. "Sepanjang TA 2020-2024 kami telah berhasil membangun jalan baru sepanjang 3.000 Km, termasuk akses simpul transportasi sepanjang 104,7 Km yang tersebar diberbagai wilayah se-Indonesia," ujarnya. Selain itu, Rakor juga membahas soal persiapan jalur mudik Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025. Sementara Menteri PU, Dody Hanggodo mengungkapkan, untuk persiapan jelang musim mudik Nataru 2025 pihaknya telah mempersiapkan semua jalur mudik, termasuk perlu...

PJN IV Jabar Pastikan Jalur Mudik Nataru Aman & Nyaman

Gambar
BARAK, (Jabar)- Satker Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) Wilayah IV Jawa Barat (Jabar) nampaknya terus menyisir seluruh ruas untuk memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat pengendara selama musim mudik Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025. Salah satunya terlihat dilakukan pada ruas jalan nasional Bandung-Tasikmalaya disekitaran kawasan Kersamanah, Kabupaten Garut sejak Minggu hingga Senin (25/11/2024) kemarin. Kepala Satker PJN Wilayah IV Jabar, Alik Mustakim menuturkan, kegiatan Sapu Lobang (Salob) rutin dilakukan pihaknya untuk memastikan kondisi seluruh ruas tetap fungsional sepanjang tahun. "Kegiatan Salob terus kami lakukan sampai nanti H-10 Nataru untuk memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat pengendara," ujarnya kepada barak-indo, Selasa (26/11/2024). Selain memaksimalkan fungsi tim Salob, pihaknya juga selalu berupaya merespon dengan cepat setiap laporan masyarakat jika terdapat kerusakan yang tiba-tiba muncul. "Setiap ada laporan masyarakat yang masuk ju...

BPJN Maluku Utara Langsung Tangani Kerusakan Pada Ruas Wayabula-Daruba

Gambar
BARAK, (Maluku Utara)- Begitu mendapati laporan adanya kerusakan pada ruas jalan nasional Wayabula-Daruba, Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Maluku Utara langsung mengambil sikap dengan menurunkan tim ke lapangan. Tim yang diturunkan tidak hanya sebatas mengecek seberapa parah kerusakan yang terjadi, namun langsung melakukan penanganan sementara. "Kerusakan yang dilaporkan warga pada Minggu (24/11/2024) kemarin, langsung kami tangani hari itu juga," ujar Harianto, MT, kepada barak-indo, Selasa (26/11/2024). Ia menegaskan, pihaknya komitmen menyediakan layanan infrastruktur jalan dan jembatan yang layak, aman, dan nyaman bagi masyarakat pengendara seperti di Kabupaten Pulau Morotai. "Bentuk komitmen kami, diantaranya dengan merespon cepat setiap laporan yang masuk. Kami berupaya maksimal untuk merespon dalam waktu kurang dari 24 jam," tegasnya. Sebelumnya, warga sempat menanam pohon pisang pada ruas jalan menuju RSUD Ir Soekarno, Morotai. Selain sebagai aksi un...

Jelang Nataru, BPJN Banten Benahi Saluran & Bahu Jalan

Gambar
BARAK, (Banten)- Menyambut musim mudik libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025, Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Provinsi Banten nampak mulai membenahi saluran drainase dan bahu jalan yang tertutup sampah dan rerumputan liar. Hal itu terlihat dilakukan pada ruas jalan nasional Serang-Merak disekitaran perumahan BMW, Kecamatan Kramatwatu, Kabupaten Serang, Senin (25/11/2024) kemarin. Nampak salah seorang pekerja mengoperasikan mesin alat pemotong rumput (grass catter- red) dan salah satunya menggunakan cangkul untuk mempercepat proses pembersihan. Sebelumnya, redaksi barak-indo menginformasikan, bahwa kemantapan jalan nasional di Provinsi Banten jelang musim mudik Nataru sudah mencapai 96,16 persen. Hal itu diungkapkan Direktur Preservasi Jalan dan Jembatan Wilayah I Direktur Jenderal Bina Marga (DJBM) Kementerian Pekerjaan Umum (PU), Nyoman Suaryana.* (Barak)

Jelang Nataru, Jalan Nasional Morotai Ditanami Pohon Pisang

Gambar
BARAK, (Maluku Utara)- Kesal lantaran jalan nasional mengalami kerusakan parah dan membahayakan masyarakat pengendara, warga akhirnya menanam pohon pisang pada bagian badan jalan yang rusak. Hal itu dilakukan warga Kabupaten Pulau Morotai, Maluku Utara, Sabtu (24/11/2024) kemarin. Kondisi jalan yang rusak tersebut memantik rasa prihatin dari warga sekitar, terlebih jalan itu akan menjadi jalur perlintasan bagi masyarakat yang melakukan perjalanan mudik libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) yang sudah didepan mata. Protes pun digelar warga dengan menanam pohon pisang, tepatnya dijalan raya arah pusat kota menuju RSUD Ir Soekarno, Morotai. Menurut warga, lubang-lubang dijalan itu kerap tergenang air saat musim hujan. Lubang disebut-sebut bermunculan akibat pekerjaan perbaikan oleh pihak terkait kurang mutu, sehingga cepat rusak. "Berkali-kali diperbaiki, tapi rusak lagi, karena perbaikan juga asal jadi. Jalan jadi becek saat musim hujan, karena lubangnya besar," ungkap Risal, sal...

Tinjau Kesiapan Jalur Mudik Nataru, Wamen Diana Cek Tol Trans Jawa

Gambar
BARAK, (Jakarta)- Menyambut libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), Wakil Menteri Pekerjaan Umum (PU), Diana Kusumastuti meninjau sejumlah ruas jalan tol Trans Jawa. Diana mengatakan, pihaknya bersama Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) akan mengupayakan peningkatan kualitas jalan tol untuk keamanan dan kenyamanan masyarakat pengendara saat libur Nataru. "Kita juga mengantisipasi kepadatan arus lalu lintas yang terjadi saat puncak arus mudik dan balik Nataru sejak 21 Desember 2024 hingga 04 Januari 2025 nanti," ujarnya, Rabu (20/11/2024) kemarin. Ia menegaskan, semua pekerjaan di jalan Tol harus bisa diselesaikan sebelum H+10 Nataru. "Untuk rest area juga harus dipastikan kebersihan dan kerapiannya. Begitu pula parkir harus ditata dengan rapi," tegasnya. Ia juga berharap, semua BUJT mengintegrasikan command center lewat satu aplikasi untuk memudahkan masyarakat mengakses informasi soal lalu lintas di jalan tol. Diketahui, Diana meninjau hampir seluruh ruas jalan tol mulai dar...

Malangnya Nasib Masyarakat Penghasil Damar

Gambar
IJD Entah Kemana SETIAP hari masyarakat dipaksa berjibaku dengan jalan setapak, lantaran akses menuju desa mereka sudah tertutup tanah bebatuan, bahkan sudah ditumbuhi rerumputan liar. Adalah warga Desa Hakuanakota di Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), Provinsi Maluku. Sejak tahun 1950-an, warga desa ini rerata berprofesi sebagai penghasil damar. Namun mirisnya, hingga kini masih dipaksa berjibaku dengan jalan setapak akibat ketiadaan infrastruktur jalan. Nasib serupa juga dialami oleh masyarakat Desa Rambatu, Rumberu, dan Manusa. Kemudian dibagian utara pulau Seram, ada pula Desa Riring, Buria, Laturake. Semua desa-desa ini hingga kini belum memiliki akses jalan yang memadai. Untuk menuju Desa Hakuanakota, Hunitetu, Rambatu dan Manusa, jangankan menggunakan kendaraan roda empat, roda dua saja hampir mustahil. Yacob Nauly, salah seorang wartawan utama Dewan Pers, dalam tulisannya di suarakarya.id, Kamis (21/11/2024),  melihat adanya peluang akses menuju desa-desa penghasil damar i...

Catatan Cinta Untuk Hari Anak Sedunia

Gambar
Oleh: Komnas Perlindungan Anak Provinsi Banten HARI ini, dunia tengah merayakan Hari Anak Sedunia. Sebuah hari istimewa yang penuh harapan dan doa untuk semua anak diseluruh penjuru bumi. Hari yang mengingatkan kita, bahwa anak-anak merupakan permata paling berharga yang harus dijaga dengan sepenuh cinta dan tanggung jawab. Namun, di tengah kemeriahan hari ini, kita juga perlu merenung, bahwa tidak semua anak memiliki kesempatan yang sama. Ada yang tumbuh di tengah hangatnya keluarga, ada pula yang berjuang sendirian melawan kerasnya dunia. Anak-Anak Yang Kehilangan Haknya Bayangkan anak-anak di tempat yang jauh, dimana suara bom menggantikan tawa mereka. Anak-anak yang harus berlari mencari perlindungan, yang kehilangan orang tua karena perang. Mereka ingin belajar, bermain, dan bermimpi seperti kalian, tetapi dunia mereka direnggut secara paksa. Ada juga anak-anak yang hidup tanpa pelukan hangat dari orang tuanya. Mereka berjalan di lorong gelap kehidupan, mencari cinta yang seharusn...

Hadapi Nataru, Kemantapan Jalan Nasional di Banten 96,16 Persen

Gambar
Sistem Keamanan Perlu Ditingkatkan BARAK, (Banten)- Menyambut moment libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025 nanti, Direktorat Jenderal Bina Marga (DJBM) Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menyebutkan kemantapan jalan nasional di Provinsi Banten sudah mencapai 96,16 persen. Hal itu dikatakan Direktur Preservasi Jalan dan Jembatan Wilayah I DJBM, Nyoman Suaryana. Ia memastikan, seluruh jalan, baik menuju pelabuhan Merak, Ciwandan maupun Bandar Bakau Jaya sudah dalam kondisi siap dilintasi para pemudik. "Jelang musim libur Nataru 2025, pemerintah telah menyiapkan tiga pelabuhan penyeberangan bagi masyarakat yang menyeberang ke pulau Sumatera, dan semua akses jalan menuju tiga pelabuhan tersebut sudah siap dilintasi," ujarnya. Selain itu, Kementerian PU melalui Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT), katanya, turut memastikan kesiapan ruas jalan tol penghubung Jawa-Sumatera, yakni tol Jakarta-Tangerang-Merak. Untuk mengatasi kemacetan yang biasa terjadi setiap musim libur panjang, pihak ...

Tidak Adil, Warga Tolak Ganti Rugi Lahan Tol Kataraja

Gambar
Dihargai Rp 118.000,- Per Meter BARAK, (Banten)- Sejumlah warga terimbas pembangunan jalan tol Kamal-Teluk Naga-Rajeg (Kataraja) di Desa Pekayon, Kecamatan Sukadiri, Kabupaten Tangerang, Banten, menolak uang ganti rugi yang ditetapkan Kantor Jasa Penilaian Publik (KJPP). Penolakan dilakukan lantaran warga menganggap uang ganti ruginya tidak adil alias terlalu rendah, dan dinilai tidak bisa menggantikan mata pencaharian warga. Hal itu terungkap saat musyawarah penetapan bentuk uang ganti rugi di kantor Desa Pekayon, Rabu (13/11/2024) kemarin. Alhasil, musyawarah yang hadiri unsur Muspika Kec Sukadiri termasuk Kades Pekayon, perwakilan dari Kementerian PU, pihak KJPP dan 22 orang pemilik lahan tidak mencapai kesepakatan. "Ini sama saja memiskinkan rakyat, bukan mensejahterakan. Kami kehilangan sumber penghasilan karena lahan beralih fungsi jadi jalan tol, dan lahan kami mau dibayar rendah," sesal M Suryadinata, salah seorang warga pemilik lahan. Menurutnya, lahan miliknya hanya...

Kualitas Jalan Nasional Nanga Taman-Meragun Terus Ditingkatkan

Gambar
BARAK, (Kalbar)- Upaya jajaran Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Kalimantan Barat (Kalbar) dalam meningkatkan kualitas jalan nasional Nanga Taman-Meragun di Kabupaten Sekadau terus menunjukkan trend yang bagus. Hal itu setidaknya tergambar dari hasil kerja yang nampak menggembirakan. PPK 2.1 saat pelaksanaan pekerjaan TA 2023 lalu, pada Satker Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) Wilayah II Kalbar, Nursari Puji Lestari mengungkapkan, hingga kini pihaknya masih terus melakukan pemeliharaan rutin pada seluruh ruas yang menjadi kewenangan, termasuk ruas Nanga Taman-Meragun. "Kebetulan untuk ruas Nanga Taman-Meragun itu masih masa pemeliharaan oleh pelaksana. Tim PPK 2.1 terus mengawalnya hingga nanti FHO dilaksanakan," ujarnya kepada barak-indo, Senin (18/11/2024). Penanganan yang dilakukan pelaksana, lanjutnya, lebih pada pemantapan kondisi jalan yang terindikasi mengalami kerusakan dengan pekerjaan pathing. Ia juga memastikan, pihaknya akan terus berupaya maksimal menangani ...

Omong Kosong KNKT Soal Odol

Gambar
BARAK, (Jakarta)- Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) juga nampaknya sedikit memberikan perhatian pada fenomena kendaraan Over Dimension Over Load (Odol) yang hingga kini masih berseliweran di jalan-jalan umum. Ketua KNKT, Soerjanto Tjahjono mengatakan, persoalan kendaraan Odol tidak bisa diselesaikan hanya dengan penegakan hukum saja. "Penyelesaian Odol bukan tanggungjawab satu kementerian saja, tapi ada beberapa Kementerian/Lembaga Negara (KLN) juga. Sebab dampaknya pada inflasi, kenaikan harga barang dan kerusakan jalan. Jadi tidak bisa hanya dengan penegakan hukum saja," ucapnya. Ia menjelaskan, perlunya ada pembahasan bersama antar kementerian terkait. "Ini sudah terbukti dengan tidak tercapainya zero Odol yang ditargetkan 2023, karena adanya penolakan dari sejumlah Menteri yang tidak setuju jika zero Odol diterapkan," katanya. Ia pun mengatakan, jika persoalan Odol bukan hanya program Kemenhub saja, tapi harus melibatkan kementerian lainnya. Menang...

Bahaya Odol Bikin Celaka Banyak Orang

Gambar
Catatan Redaksi DALAM beberapa waktu belakangan ini, redaksi barak-indo intens menginformasikan soal kendaraan Over Dimension Over Load (Odol) yang masih bebas berkeliaran di jalan-jalan umum. Bak gayung bersambut, sebuah tragedi yang disebabkan oleh kendaraan Odol pun memantik perhatian publik. Ya, kecelakaan beruntun yang disebabkan truk Odol terjadi lagi di Tol Cipularang Km 92. Tak hanya menyebabkan kerusakan parah pada belasan kendaraan lain, termasuk belasan orang yang terpaksa harus dirawat di RS, namun ada pula yang harus meregang nyawah. Petaka seperti ini mestinya cukup untuk membuka lebar mata hati para pemangku otoritas "Yang Terhormat", agar segera menertibkan setiap angkutan Odol yang masih menggunakan jalan umum sebagai jalur perlintasan. Kepastian bahwa kecelakaan yang terjadi di Tol Cipularang Km 92 disebabkan kendaraan Odol (Over Dimension- Red), diungkapkan Dirjen Perhubungan Darat Kemenhub, Risyapudin Nursin, Kamis (14/11/2024) kemarin. Risyapudin mengatak...

Direktur Jalan Bebas Hambatan Soal Tol Ciawi-Sukabumi

Gambar
BARAK, (Jabar)- Kunjungan Spesifik Komisi V DPR-RI di ruas Tol Ciawi-Sukabumi semakin mempertegas pembangunan pada Seksi 3 ruas Cibadak-Sukabumi yang tengah berlangsung, sekaligus memastikan kembali beroperasinya ruas pada Seksi 2 Cigombong-Cibadak yang sempat mengalami longsor beberapa waktu lalu. Direktur Jalan Bebas Hambatan, Wilan Oktavian mengungkapkan, pembangunan jalan tol Ciawi-Sukabumi, saat ini sudah memasuki fase pengerjaan dan penyiapan pengerjaan pada Seksi 3 dan 4 dari Cibadak hingga Sukabumi Timur. Ia memastikan, pembangunan tol tersebut kelak akan memberikan dampak positif pada pergerakan roda perekonomian masyarakat secara luas. "Selain membawa nilai manfaat berupa kemudahan arus orang, barang, dan jasa, jalan tol ini akan menjadi infrastruktur penggerak bagi tumbuhnya sentra-sentra perekonomian baru disepanjang ruas, terutama bagi masyarakat Bogor, Ciawi hingga Sukabumi," ungkapnya, Rabu (13/11/2024) kemarin. Wilan juga menjelaskan, untuk memastikan keselama...

Mantap, BPJN Jambi Tutup 10 Ribuan Lubang

Gambar
BARAK, (Jambi)- Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Jambi dan jajaran terus menunjukkan trend kerja yang semakin meningkat dari waktu ke waktu. Hal itu setidaknya tergambar dari capaian kinerja yang baik sepanjang TA 2024. Dari 10.500-an lubang yang tersebar disejumlah ruas jalan nasional Provinsi Jambi, setidaknya sudah 10 ribuan yang berhasil ditutup hingga menjelang akhir TA 2024 ini. Hal itu diungkapkan Kepala BPJN Jambi, Ibnu Kurniawan, Selasa (12/11/2024) kemarin. "Untuk mencapai kemantapan jalan yang diharapkan, masih tersisa sekitar 700-an lubang yang harus kami tangani," ungkapnya. Lubang-lubang itu, lanjutnya, tersebar disejumlah ruas, seperti pada ruas Mendalo-Muaro Jambi-Trmbesi, Kuala Tungkal, termasuk Bungo-Sungai Penuh. "Insya'Allah dalam waktu satu bulan ini semua lubang sudah tertangani dengan baik," tegasnya. Ia juga menjelaskan, hingga saat ini, masih tersisa sekitar 8 persen jalan yang sedang dan akan terus ditingkatkan kualitasnya dari t...

Kinerja BBPJN Jatim-Bali Dapat Apresiasi Dari Menko AHY

Gambar
BARAK, (Bali)- Kinerja Direktorat Jenderal Bina Marga (DJBM) Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melalui Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jatim-Bali mendapat apresiasi dari Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Kinerja baik itu berupa penerapan program Inpres Jalan Daerah (IJD) yang dilaksanakan Satker/PPK terkait di Pulau Bali. "Saya senang melihat hasil dari program ini. Kalau dulu kita butuh lebih lama untuk mencapai tujuan, sekarang sudah terpangkas jauh," ujarnya saat meninjau langsung hasil pekerjaan IJD di Kabupaten Bangli, Senin (11/11/2024) kemarin. Diketahui, program IJD di Bali diterapkan untuk kegiatan pelebaran jalan dari yang sebelumnya hanya 3,5 meter menjadi 5 meter. Begitu pula ketebalannya yang sudah bertambah menjadi 11 Cm. AHY yang turut didampingi Menteri PU Dody Hanggodo dan jajaran pun berharap, jalan yang telah dibangun itu bisa membawa nilai manfaat bagi bagi masyarakat luas, mu...

BPJN Riau Tangani Tiga Jalan Rusak Parah di Kota Riau Dengan IJD

Gambar
BARAK, (Riau)- Tiga ruas jalan di Kota Riau yang sebelumnya mengalami rusak berat bahkan mirip kubangan kerbau, kini nampak sudah mulai mulus lagi. Hal itu terlihat setelah Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Riau melakukan penanganan menggunakan program Inpres Jalan Daerah (IJD). Ketiga ruas jalan itu terdiri atas Jalan As-Shofa, Jalan Payung Sekaki dan Jalan Fajar Ujung. Kadis PU Kota Riau, Edward Riansyah menuturkan, penangan dilakukan BPJN Riau berdasarkan usulan pihaknya untuk mendapatkan program IJD pada TA 2023 lalu. "Jalan itu diperbaiki oleh Balai menggunakan dana IJD setelah mendapat usulan dari kami TA 2023 lalu," ujarnya dilansir detik, Senin (11/11/2024). Ia menjelaskan, sebelumnya DPU mengusulkan sejumlah ruas jalan, namun hanya tiga ruas yang disetujui, dan itupun masuk dalam satu paket pekerjaan. Sebelumnya, masyarakat sangat kesulitan melintas di tiga ruas jalan tersebut lantaran mengalami kerusakan sangat parah. Selama tiga tahun rusak, Pemkot tidak dapa...

Darurat Odol Menjalar ke Jatim

Gambar
'IB' Perlu Jadi Contoh BARAK, (Jatim)- Kendaraan perusak jalan umum, atau yang lebih dikenal dengan sebutan Over Dimension Over Load (Odol) rupanya tidak hanya berkeliaran di jalanan Pulau Sumatera dan Kalimantan, tapi Pulau Jawa pun seakan dijadikan sebagai sentra operasionalnya. Di Jawa Timur (Jatim) misalnya, kendaraan Odol berseliweran bak gajah-gajah dikebun binatang. Hal itu setidaknya terlihat di ruas jalan Pantura (Deandles- red) Lohgung-Sadang-Gresik. Satker Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) Wilayah IV dibawah Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jatim-Bali pun harus berjuang keras menangani setiap kerusakan yang muncul. Gilasan roda kendaraan bermuatan jauh melebihi kemampuan Muatan Sumbu Terberat (MST) jalan selalu menimbulkan kerusakan dari mulai bergelombang hingga berlubang. Tak hanya di Jatim, diberbagai wilayah Indonesia, penyelenggara jalan rerata mengalami kesulitan menyiasati ketersediaan anggaran untuk menangani setiap kerusakan yang timbul, sebab a...

Giliran Kaltim, Indonesia Darurat Odol

Gambar
BARAK, (Kaltim)- Tak hanya di Pulau Sumatera, di Pulau Kalimantan pun kendaraan Over Dimension Over Load (Odol) pengangkut Batu Bara memiliki andil paling besar dalam perusakan jalan-jalan nasional yang menjadi kewenangan Direktorat Jenderal Bina Marga (DJBM) Kementerian Pekerjaan Umum (PU). Terbaru, Komisi III DPRD Paser harus berkunjung ke Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Kalimantan Timur (Kaltim) untuk membahas betapa besar dampak kerusakan yang ditimbulkan kendaraan Odol angkutan Batu Bara. Komisi III pun tak mau menyia-nyiakan kesempatan dengan memboyong tim lengkap, untuk membahas persoalan serius yang selama ini terjadi di Kab Paser. Ketua Komisi III DPRD Paser, Abdul Azis mengatakan, angkutan Odol pengangkut Batu Bara telah membuat jalan nasional dari Kecamatan Kuaro hingga Muara Komam. Jalan tersebut mengalami kerusakan sedang hingga berat akibat dilintasi angkutan Batu Bara dari kawasan Tanjung, Kalimantan Selatan (Kalsel). "Jalan rusak akibat tidak mampu m...

Dukung Food Estate, Presiden Canangkan Bangun Jalan Wanan-Muting 135 Km

Gambar
BARAK, (Papua Selatan)- Guna mendukung program cetak sawah (food estate) di Papua Selatan, Presiden Prabowo Subianto merencanakan pembangunan jalan Wanan-Muting di Kabupaten Merauke sepanjang 135 Km. Dengan demikian, pemerintah berharap dapat mencapai target swasembada pangan nasional, sebab pembangunan jalan tersebut bukan hanya sebatas untuk memperlancar arus transportasi, namun meningkatkan mobilitas peralatan pertanian, termasuk hasil pertanian nantinya. Kepala Satgas Ketahanan Pangan Kementan, Mayjen Ahmad Rizal Ramdhani mengungkapkan, program cetak sawah saat ini mencakup sekitar 100 ribu Ha, dari target seluas 1 juta Ha. Presiden Prabowo pun, Minggu (03/11/2024) kemarin, turun langsung memantau perkembangan program pertanian berkelanjutan di Desa Wanan. Sejalan dengan visi Presiden sebelumnya, kawasan Merauke diproyeksikan menjadi salah satu sentra produksi pangan di wilayah Indonesia Timur. Kunjungan Presiden Prabowo pun untuk meyakinkan masyarakat lokal tentang potensi pertani...

Sumatera Darurat Odol, Tiap Tahun Negara Rogoh Kocek Triliunan

Gambar
BARAK, (Sumsel)- Masih bebasnya kendaraan Over Dimension Over Load (Odol) melintas dijalan umum menyebabkan kerusakan pada sejumlah ruas jalan nasional diberbagai provinsi di Pulau Sumatera. Akibatnya, setiap tahun negara harus merogoh kocek dalam-dalam untuk memperbaiki semua kerusakan yang ada, agar tidak menjadi malapetaka bagi masyarakat pengendara pada umumnya. Setelah Jambi dan Lampung, kini persoalan yang sama juga mengemuka di Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel). Penyelenggara jalan harus bertaruh waktu dengan kendaraan Odol, agar tak menjadi sasaran kemarahan publik yang merasa dirugikan akibat jalan rusak. Sebab publik tidak mau tahu, "jalan rusak ya harus diperbaiki ", padahal kerusakan disebabkan oleh para pengusaha nakal yang mengoperasikan kendaraan Odol. Merujuk pada informasi dan data yang diperoleh redaksi barak-indo, kasus yang terjadi di Sumsel agak berbeda dengan beberapa daerah lainnya, lantaran semua bermula dari kegiatan pertambangan legal dan ilegal di ...

Lapor Pak Prabowo, Odol Bikin Hancur Jalan Nasional di Lampung

Gambar
BARAK, (Lampung)- Setelah sebelumnya di Provinsi Jambi, kini kendaraan Over Dimension Over Loading (Odol) kembali membuat prihatin masyarakat di Provinsi Lampung. Pasalnya, jalan nasional Lintas Tengah (Linteng) Lampung mulai dari Terbanggi Besar-Kotabumi-Bukit Kemuning hingga Batas Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) kini jadi hancur akibat dilintasi berbagai jenis kendaraan Odol. Masyarakat pun meminta perhatian Presiden Prabowo Subianto, agar memerintahkan aparat terkait segera menindak semua jenis kendaraan Odol tanpa pandang bulu. Koordinator Nasional (Kornas) Barisan Rakyat Anti Korupsi (Barak), Danil's mengungkapkan, dari informasi yang diperoleh, kendaraan Odol yang melintas dijalur Lintas Tengah Lampung rerata angkutan Batu Bara ilegal dari arah Muara Enim, Sumsel. "Kendaraan Odol sudah lama membuat negara rugi puluhan triliun setiap tahunnya. Kami menaruh harapan besar pada pemerintahan Prabowo-Gibran untuk menyelesaikan persoalan ini, agar Anggaran Pendapatan dan Bel...

Angkutan Batu Bara Kembali Melintas di Jalan Nasional Jambi

Gambar
BARAK, (Jambi)- Masalah angkutan batu bara seakan masih menjadi persoalan klasik di Provinsi Jambi. Meskipun Pemprov Jambi belum pernah menerbitkan izin sejak angkutan batu bara dilarang melintas di jalan nasional, namun pemandangan tidak mengenakan dengan kembali beroperasinya angkutan tersebut masih menjadi momok yang mengkhawatirkan. "Saya tegaskan, Pemprov belum memperbolehkan angkutan batu bara melintas di jalan nasional," tegas Gubernur Al Haris. Hingga kini, pihaknya masih terus menggenjot pembangunan jalan hauling. Karenanya, ia memastikan, jika masih ada angkutan batu bara yang melintas di jalan nasional, maka dipastikan itu liar. "Saya minta aparat penegak hukum menindak tegas," ungkapnya. Diketahui, hingga saat ini angkutan batu bara masih bebas melintas di jalan nasional, baik di Kota Jambi, Muaro Jambi, Batanghari, Sarolangun, Merangin, hingga Bungo. Pernyataan Al Haris itu pun disambut baik oleh Lembaga Perlindungan Konsumen Nusantara Indonesia (LPKNI)...

Pekerjaan Ruas Margasari-Balimau Terus Dikebut

Gambar
BARAK, (Kalsel)- Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Kalimantan Selatan (Kalsel) dan jajaran terus mengejar progres fisik pekerjaan rekonstruksi dengan meninggikan badan jalan pada ruas Margasari-Balimau (Ma.Muning). Diketahui, jalan antara Kecamatan Bakarangan dengan Candi Laras Selatan berada disekitar aliran sungai dan daerah rawa. Dalam beberapa tahun terakhir, ruas jalan dilokasi tersebut kerap dilanda banjir. "Sekarang kami tengah mengerjakan rekonstruksi dengan meninggikan badan jalan dilokasi tersebut," ujar PPK ruas Margasari-Balimau, Minggu (03/11/2024). Saat ini, lanjutnya, tengah gencar dilaksanakan pekerjaan timbunan, belum masuk tahap agregat. "Kami berharap masyarakat pengendara berhati-hati saat melintas, terutama saat hujan. Karena jalan menjadi licin, bahkan kendaraan dengan muatan penuh bisa saja ambles," ungkapnya. Ia memastikan, pihaknya akan menangani ruas tersebut dengan maksimal, agar jalan lekas bisa digunakan masyarakat dengan aman dan ...