Postingan

Menampilkan postingan dari September, 2025

Jalan Nasional Muara Beliti-Sekayu Bagai Kubangan Kerbau

Gambar
Kinerja BBPJN Sumsel Patut di Evaluasi BARAK, (Sumsel)- Parahnya kerusakan yang terjadi pada ruas jalan nasional Muara Beliti-Sekayu, membuat masyarakat pengendara meradang. Pasalnya, selain kondisi jalan yang sudah berubah menjadi semacam kubangan kerbau, kecelakaan pun tak terhitung lagi hingga saat ini. Menurut warga, nyaris tak ada penanganan berarti pada ruas jalan utama tersebut. Hal itu setidaknya tergambar dari suburnya tumbuhan liar disepanjang ruas. Tidak adanya upaya pembuatan tali air juga semakin memperparah kondisi, sehingga air hujan pun menggenangi badan jalan. Jhonatan, salah seorang pengendara mengungkapkan kekecewaannya atas kelalaian pemerintah pusat dalam menangani ruas jalan tersebut. "Kondisi jalan sudah seperti kubangan kerbau kayak gini, belum juga ada upaya penanganan dari pihak terkait," sesalnya. Kalaupun belum bisa ditangani secara permanen, lanjutnya, paling tidak dilakukan pengurugkan sementara dengan material, untuk menghindari terjadinya kecel...

Kinerja BPJN NTB Buruk, Lubang Menganga di Kodo Dibiarkan

Gambar
BARAK, (NTB)- Buruknya kinerja jajaran Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Nusa Tenggara Barat (NTB) seperti Satker Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) Wilayah III mendapat sorotan tajam dari masyarakat Kota Bima. Pasalnya, meskipun ruas jalan nasional di Kota Bima, tepatnya di Kelurahan Kodo mengalami kerusakan parah, bahkan lubangnya sudah menganga menyerupai sumur ditengah badan jalan, Satker/PPK terkait belum juga mengambil sikap. Selain menghambat arus lalu lintas, hal itupun sangat beresiko bagi masyarakat pengguna jalan. Kendaraan roda dua maupun roda empat terpaksa harus bergantian melewati sisi pinggir jalan saat melintas, karena badan jalan bagian tengah tak bisa lagi digunakan. Tak pelak, setiap hari antrian panjang pun selalu terjadi. Jihan, salah seorang warga setempat mengungkapkan, masyarakat setempat sudah berinisiatif memasang rambu darurat menggunakan serambi dan kayu seadanya, agar setiap pengendara yang melintas berhati-hati saat melintas. "Kami pasang tanda a...

Kementerian PU Perbaiki 120 Km Jalan Nasional di Bima

Gambar
BARAK, (NTB)- Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus berupaya meningkatkan kualitas layanan jalan dan jembatan nasional di Nusa Tenggara Barat (NTB). Terkini, fokus Kementerian yang di nakhodai Menteri Dody Hanggodo itu, yakni peningkatan kualitas lewat skema preservasi ruas Sila-Batas Kota Bima-Raba-Sape-Padolo sepanjang 120 Km. Peningkatan kualitas layanan jalan dan jembatan nasional ini merupakan bagian dari upaya pemerintah pusat memperkuat konektivitas antar kawasan sentra perekonomian, seperti industri, pelabuhan, bandara hingga destinasi wisata di Kabupaten dan Kota Bima. "Selain memperpendek waktu tempuh, kondisi jalan yang memadai dapat menurunkan biaya logistik, menekan harga barang sekaligus mempermudah aktivitas keseharian masyarakat," ungkap Menteri Dody Hanggodo. Preservasi Jalan dan Jembatan di Kabupaten dan Kota Bima ini, lanjutnya, merupakan wujud nyata komitmen pemerintah memperkuat konektivitas antar kawasan. Diketahui, saat ini Satker Pelaksanaan Jalan Nasi...

Pemenuhan SPM Tol Cisumdawu Terus di Pantau BPJT

Gambar
BARAK, (Jabar)- Kementerian Pekerjaan Umum (PU) lewat Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) terus melakukan pemantauan terhadap pemenuhan Standar Pelayanan Minimum (SPM) pada ruas jalan Tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu) oleh PT Citra Karya Jabar Tol (CKJT). Kepala BPJT, Wilan Oktavian mengatakan, sesuai hasil verifikasi lapangan oleh Direktorat Jalan Beban Hambatan pada Direktorat Jenderal Bina Marga (DJBM) bersama BPJT, dari delapan substansi SPM yang wajib dijalankan PT CKJT, baru tiga yang sudah dipenuhi. "Ada beberapa aspek pemenuhan yang masih harus dikejar oleh PT CKJT selaku Badan Usaha Jalan Tol (BUJT), seperti pengecatan marka, pengecatan guardrail, pengecatan jembatan penyeberangan, pemeliharaan rutin, pemeliharaan berkala dan rekonstruksi, penanganan Odol, termasuk penanganan tanah bergerak di Km 177, tepatnya di Dusun Bojongtotor," ungkapnya. Penanganan lereng di Bojongtotor, lanjutnya, harus dipastikan selesai. "Tapi sebelum itu, main road-nya harus memenuh...

Dianggap Proyek Abadi, BPJN Sulteng Bilang Pekerjaan Kebun Kopi-Toboli Sesuai Standar

Gambar
BARAK, (Sulteng)- Menampik anggapan yang mengisyaratkan penanganan ruas jalan nasional Kebun Kopi-Toboli sebagai proyek abadi, Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sulawesi Tengah (Sulteng) mengatakan, pekerjaan pada ruas tersebut sudah sesuai standar yang ditetapkan. Begitu pula longsor yang kerap terjadi, disebut murni kejadian bencana alam. Hal itu disampaikan PPK 2.3 pada Satker Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) Wilayah II Sulteng, LM Hidayat, Selasa (23/09/2025) kemarin. Menurutnya, semua tahapan dalam pengerjaan ruas Kebun Kopi-Toboli sudah sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP), mulai dari penetapan rekanan hingga pelaksanaan pekerjaan. "Kami menolak pekerjaan tersebut dikatakan proyek abadi, karena kami sudah terbuka, mulai dari penetapan rekanan hingga pelaksanaan. Kita tidak bisa memprediksi kapan bencana longsor terjadi. Kita hanya memastikan infrastruktur yang dibangun berkualitas," tegasnya dilansir kbrn. Mengantisipasi tingginya curah hujan hingga awal tahu...

PPK 1.2 Pada Satker PJN Wilayah I Bali Tangani Sejumlah Titik Kerusakan Pasca Banjir

Gambar
BARAK, (Bali)- Sejumlah titik di ruas jalan nasional Denpasar-Gilimanuk yang mengalami kerusakan pasca banjir parah menggenangi wilayah Jembrana dan sekitarnya, menjadi perhatian serius dari PPK 1.2 pada Satker Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) Wilayah I Provinsi Bali. PPK 1.2 PJN I Bali, I Made Mardita mengungkapkan, sejumlah titik kerusakan mulai dari gorong-gorong depan RM Bidadari, DPT di depan anjungan cerdas Rambut Siwi, dan DPT di Sebual, sudah ditangani. "Sejak banjir surut, kami langsung aksi dilapangan. Gorong-gorong dan DPT yang mengalami kerusakan langsung ditangani dengan baik," ungkapnya. Sementara untuk jembatan sendiri, meskipun ada beberapa yang sempat terendah parah, namun tidak ada yang sampai mengalami kerusakan. "Kami telah melakukan pendataan. Untuk jembatan tidak ada yang mengalami kerusakan, walaupun jembatan di Remojo dan Sebual terendam parah bahkan sempat membuat akses terputus saat banjir berlangsung," ujarnya. Pantauan media dilapangan, s...

Sigapnya PJN II Babel Tangani Infrastruktur Pasca Bencana

Gambar
BARAK, (Babel)- Kesigapan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Bangka Belitung (Babel) dan jajaran dalam menangani kerusakan infrastruktur akibat bencana tak perlu diragukan lagi. Contohnya yang dilakukan oleh Satker Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) Wilayah II Provinsi Babel. Hanya dalam waktu kurang dari 24 jam, Satker dan PPK terkait mampu membangun jembatan darurat dan membuat jalan yang sempat terputus akibat jembatannya hancur diterjang banjir di Kabupaten Belitung Timur bisa terkoneksi kembali. Kepala Satker PJN Wilayah II Babel, Rima Qotrun Nada, S.T., M.T. mengungkapkan, bencana banjir yang melanda Belitung Timur pada Rabu (17/09/2025) kemarin sempat merubuhkan jembatan Air Liring di Desa Air Ruak. "Alhamdulillah nya, dalam waktu 1 x 24 jam sudah terkoneksi kembali. Kami membangun jembatan darurat menggunakan ramp door," ungkapnya dalam keterangan persnya, Senin (22/09/2025). Ia mengingatkan, jembatan darurat hanya bisa di lintasi oleh kendaraan dengan berat maxima...

Audit Khusus Proyek Jalan Akses Huntap Donggala

Gambar
Catatan Redaksi KERUSAKAN dini pada proyek jalan akses utama Hunian Tetap (Huntap) di Kabupaten Donggala, Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng), mendapat reaksi keras dari berbagai elemen masyarakat. Pasalnya, baik Huntap maupun infrastruktur pendukung seperti jalan akses utamanya, mestinya benar-benar memiliki kualitas diatas rata-rata. Sebab bagaimanapun, Huntap dan infrastruktur pendukungnya dibangun untuk mengantasi sekaligus mengantisipasi bencana yang pernah meluluhlantakkan sejumlah kawasan di Donggala pada 28 September 2018 lalu. Sebagai daerah yang pernah menjadi pusat bencana dahsyat, pemerintah pusat pun melakukan kajian teknis menyeluruh untuk pemulihan infrastruktur di Donggala, bahwa seluruh infrastruktur yang dibangun haruslah tahan dari berbagai bencana. Karenanya, ketika publik mendapati adanya proyek yang dibangun menggunakan biaya besar, namun mengalami kerusakan dini, bahkan hanya hitungan bulan dari waktu PHO, maka tidaklah berlebihan jika Inspektorat Kementerian Peke...

PHO Juni 2025, Proyek BPJN Sulteng Mulai Rusak

Gambar
Aparat Diminta Masuk BARAK, (Sulteng)- Pembangunan akses utama Hunian Tetap (Huntap) di Kabupaten Donggala yang dilaksanakan oleh Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sulawesi Tengah (Sulteng) menggunakan dana pinjaman dari JICA senilai Rp 34,6 miliar, kini mulai terlihat mengalami kerusakan. Kualitas konstruksi pun dipertanyakan, mengingat konstruksi baru selesai dikerjakan pada kisaran bulan Juni 2025 kemarin. Pekerjaan yang dipercayakan oleh BPJN Sulteng kepada PT Aphasko Utamajaya itu mulai terlihat mengalami kerusakan berupa retak-retak pada bagian talud penahan tebing. "Warga kecewa, baru selesai dikerjakan, talud penahan tebingnya sudah retak-retak. Kualitas konstruksinya rendah," ungkap salah seorang warga Donggala, Jum'at (19/09/2025). Lokasi kerusakan berupa keretakan sekitat sepanjang 20 meter tersebut, menurut warga, terdapat di Dusun 4 Labuan, Desa Lende Ntovea. Warga pun meminta aparat penegak hukum mengusut proyek BPJN Sulteng tersebut. "Kami meragu...

Laboratorium Uji BPJN Lampung Segera Naik Kelas

Gambar
BARAK, (Lampung)- Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Lampung selenggarakan kegiatan pendampingan intensif untuk persiapan akreditasi laboratorium uji. Acara tersebut dilangsungkan selama dua hari (9-10) September 2025 kemarin. Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari surat permohonan personel pendampingan yang diajukan Kepala BPJN Lampung kepada Direktur Bintek Jatan dan Jembatan. Kepala BPJN Lampung, Muhammad Ali Duhari mengatakan, kegiatan itu merupakan langkah penting dalam peningkatan mutu dan standarisasi. "Pendampingan ini dilakukan untuk memastikan kesiapan laboratorium, baik dari segi fasilitas, peralatan, maupun dokumen mutu, agar dapat meraih akreditasi sekaligus menjamin kualitas pengujian material bagi infrastruktur jalan dan jembatan nasional di Lampung," ujarnya. Beberapa sesi penting selama acara berlangsung pun diselenggarakan, mulai dari pengecekan dan analisis kesenjangan terhadap kondisi eksisting laboratorium, pemeriksaan menyeluruh terhadap per...

Sigap, BPJN NTT Tangani Kerusakan Pasca Banjir Bandang di Mauponggo

Gambar
BARAK, (NTT)- Kesigapan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Nusa Tenggara Timur (NTT) dalam menangani kerusakan jalan dan jembatan pasca banjir bandang melanda kawasan Mauponggo beberapa hari lalu patut diacungi jempol. Pasalnya, usai banjir surut, jajaran BPJN NTT dipimpin langsung Kepala Balai langsung turun lengkap dengan alat berat dan material penduduk untuk memperbaiki kerusakan yang, mulai dari akses jalan hingga sejumlah jembatan penghubung yang terputus. Pemulihan lanjutan cepat itu terlihat semakin intensif dilaksanakan sejak Senin (16/09/2025) kemarin. Kegiatan darurat itupun dikerjakan secara paralel, mulai dari pembersihan lanjutan Jembatan Lajawajo I dan mobilisasi 1.575 Pcs kawat bronjong serta perakitan di Theodae I dan Theodae II. Selain itu, Balai dan Satker/PPK terkait juga melaksanakan pekerjaan perbaikan darurat jalan di Theodae I yang rusak dan tertimbun material banjir bandang akibat intensitas hujan tinggi. Selanjutnya, perakitan kawat bronjong Theodae I jug...

Komisi V DPR-RI: Dana Pemeliharaan Ruas Palembang-Betung Sangat Minim

Gambar
BARAK, (Sumsel)- Mendapati alokasi anggaran yang berbanding terbalik dengan kondisi jalan, khususnya ruas jalan nasional Palembang-Betung, Anggota Komisi V DPR-RI, H. Ishak Mekki merasa prihatin. Ia menilai, keterbatasan anggaran membuat penanganan ruas Palembang-Betung belum bisa dimaksimalkan. "Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Sumatera Selatan (Sumsel) baru bisa mengalokasikan anggaran sekitar Rp 2,5 miliar untuk pemeliharaan rutin ruas Palembang-Betung. Angka ini sangat jauh dari kebutuhan untuk penanganan jalan secara menyeluruh," ungkapnya, Minggu (13/09/2025) kemarin. Kerusakan jalan Palembang-Betung, lanjutnya, salah satunya disebabkan banyaknya kendaraan Over Dimension Over Load (Odol) yang melintas. "Terlebih lagi, saat macet kendaraan terpaksa mengerem dan berhenti, sehingga menambah daya tekan terhadap badan jalan, hingga akhirnya menimbulkan kerusakan yang signifikan," terangnya. Karenanya, ia menegaskan pentingnya penambahan anggaran bagi ...

BPJN Kalsel Akan Bantu Warga Terdampak Pembangunan Sungai Ulin

Gambar
BARAK, (Kalsel)- Warga terdampak secara ekonomi terkait pembangunan Jembatan Sungai Ulin di Jalan Ahmad Yani, Km 31, Banjarbaru, Kalimantan Selatan (Kalsel) akhirnya bisa bernafas lega. Pasalnya, Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Kalsel berniat memberikan bantuan untuk meringankan beban ekonomi warga terdampak. Hal itu diungkapkan Ketua DPRD Banjarbaru, Gusti Rizky Iskandar Putera, menjawab wartawan soal polemik pembangunan Jembatan Sungai Ulin. "Alhamdulillah ada niat baik dari BPJN untu membantu masyarakat terdampak secara ekonomi," ujarnya. Ia pun meminta warga bersabar, karena pendataan perlu dilakukan dengan benar, agar bantuan tepat sasaran. "Kami apresiasi langkah BPJN yang sudah menunjukkan itikad baik membantu warga sekitar lokasi pembangunan jembatan," ungkapnya. Sebelumnya, beberapa warga mengeluhkan menurunnya pendapatan, dampak dari pembangunan Jembatan Sungai Ulin. Sebelumnya juga, pengawas lapangan PPK pada Satker Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN...

BPJN Riau Akan Tinggikan Elevasi Jalintim di Km 83

Gambar
BARAK, (Riau)- Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Riau dipastikan akan meninggikan elevasi permukaan jalan yang kerap tergenang banjir di Km 83, ruas Jalan Lintas Timur (Jalintim), di Kecamatan Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau. Hal itu diungkapkan Gubernur Riau, Abdul Wahid, Kamis (11/09/2025) kemarin. Menurutnya, BPJN Riau telah memastikan penanganan jalan yang selalu tergenang banjir parah imbas dari luapan sungai Kampar, dan pembukaan pintu waduk PLTA Koto Panjang di Kab Kampar. Anggaran yang direncanakan pun disebut cukup besar, yakni sekitar Rp 1 triliun lebih. "Kemarin saya sudah bertemu dengan pihak Satker untuk membahas kolaborasi penanganan banjir, termasuk penanganan Jalintim di Pangkalan Kerinci," ujarnya. Ia menjelaskan, dari hasil pertemuan tersebut, didapatkan informasi sekitar Oktober 2025 ini tendernya akan dimulai. "Nanti Satker juga akan memasang box culvert, agar air dapat mengalir dengan lancar," tandasnya.* (Barak)

Gesitnya BPJN Maluku Tangani Kerusakan Ruas di Kota Ambon

Gambar
BARAK, (Maluku)- Kegesitan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Maluku dan jajaran dalam merespon setiap persoalan yang dihadapi dalam penyelenggaraan jalan dan jembatan nasional yang menjadi kewenangannya tak perlu diragukan lagi. Seperti yang dilakukan Satker Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) Wilayah I Maluku, Kamis (11/09/2025) malam pada bagian jalan yang mengalami kerusakan disekitaran Lantamal Halong. PPK 1.1 pada Satker PJN Wilayah I Maluku nampak menggelar aspal hotmix setelah sebelumnya dilakukan pengupasan dan pembersihan bagian jalan yang mengalami kerusakan. PPK 1.1, Pegy Hehanusa, ST, MT, dalam keterangan persnya menjelaskan, kendala yang dihadapi pihaknya sepanjang Februari hingga Agustus 2025, yakni hujan dengan intensitas tinggi. "Hampir setiap hari hujan. Saluran drainase yang dipenuhi material sampah terbawa arus juga membuat air menggenangi badan jalan. Hal itulah yang mempercepat tingkat kerusakan jalan," jelasnya. Karenanya, PPK mengambil langkah-langka...

Tak Lama Lagi PJN I Kaltim Bikin Mulus Ruas SP Blusuh-Mentiwan

Gambar
BARAK, (Kaltim)- Desakan DPRD Kutai Barat (Kubar) agar jalan nasional yang melintasi Kabupaten Kutai Barat (Kubar) segera ditangani, mendapat respon positif dari Satker Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) Wilayah I Kalimantan Timur (Kaltim). PPK 1.8 pada Satker PJN Wilayah I Kaltim ruas Simpang Blusuh-Mentiwan, A. Muh. Ruly menjelaskan, pihaknya akan segera melakukan penanganan secara bertahap untuk mengatasi kerusakan pada ruas tersebut. "Insya'Allah, TA 2025 ada paket Multy Years Contract (MYC) senilai Rp 225 miliar untuk penanggulangan semua kerusakan pada ruas Simpang Blusuh-Mentiwan," ungkapnya. Saat ini, lanjutnya, paket MYC TA 2025-2027 itu sedang dalam proses tender di Balai Pelaksana Pemilihan Jasa Konstruksi (BP2JK). "Sekarang sudah masuk masa evaluasi di Direktorat Jenderal (Ditjen) Bina Konstruksi Jakarta," detailnya. Mengacu pada jadwal yang ditetapkan Pokja, katanya, dan jika tidak ada kendala, rencananya bulan September 2025 ini akan dilakukan peneta...

Dugaan Kongkalikong Oknum Anggota DPR Dengan BBWS C3 Dalam Program P3-TGAI di Banten

Gambar
BARAK, (Banten)- Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) mestinya menjadi harapan baru bagi Rakyat Tani Nasional (RTN) untuk meningkatkan hasil produksi sesuai harapan Presiden Prabowo Subianto. Namun apa jadinya jika program kerakyatan yang langsung menyentuh jantung perekonomian RTN tersebut dijadikan "bancakan" oleh oknum-oknum tidak bertanggungjawab...? Sebut saja program P3-TGAI di Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten, yang digelontorkan Kementerian Pekerjaan Umum (PU) lewat Balai Besar Wilayah Sungai Cidanau-Ciujung-Cidurian (BBWS C3). Tahun ini Kementerian PU setidaknya memprogramkan P3-TGAI di 62 titik se-Kab Pandeglang, dengan nilai anggaran sekitar Rp 12 miliar. Namun dalam perjalanannya, program tersebut diduga di monopoli oleh oknum anggota DPR-RI berinisial AZ. AZ disinyalir meminta setoran antara 20-30 persen per titik. "Kami miris mendapati hal seperti ini. Ada dugaan kongkalikong antara oknum anggota DPR-RI dengan BBWS C3 Banten,...

Mantap, BPJN Bengkulu Rampungkan Rehabilitasi Jembatan Mencuru & Teliyu

Gambar
BARAK, (Bengkulu)- Sejumlah Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) dan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) seakan saling berpacu menunjukkan kinerja terbaiknya dalam penyelenggaraan jalan dan jembatan nasional di berbagai daerah. Kali ini, BPJN Bengkulu lewat PPK 1.3 pada Satker Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) Wilayah I Bengkulu yang menunjukkan kenerja positifnya dengan merampungkan pekerjaan Rehabilitasi Jembatan Mencuru A. Masih dalam paket pekerjaan Rehabilitasi Jembatan Nakau-Batas Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), Satker PJN Wilayah I Bengkulu juga telah merampungkan Rehabilitasi Jembatan Teliyu B. Usai direhab, baik konstruksi maupun dari sisi estetik, Jembatan Mencuru A dan Teliyu B nampak lebih kokoh dari sebelumnya. "Dengan selesainya seluruh proses pekerjaan, diharapkan akses masyarakat maupun jalur angkutan logistik menjadi lebih lancar," ujar Kepala Satker PJN Wilayah I Provinsi Bengkulu, Tendi Hardianto, ST., MT, Selasa (09/09/2025). Tak hanya jem...

Gesit, BPJN Lampung Tangani Longsoran Ruas Bengkunat-Sanggi

Gambar
BARAK, (Lampung)- Mendapati fungsi jalan terganggu bahkan nyaris putus akibat bencana longsor, Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Lampung langsung gerak cepat turun lapangan dengan tim dan peralatan lengkap untuk melakukan penanganan. Langkah gesit itu terlihat dari penanganan longsoran yang terjadi di Km 129+850 ruas jalan Bengkunat-Sanggi. Tim PPK 2.2 pada Satker Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) Wilayah II Lampung selaku penyelenggara ruas, berupaya secepat mungkin menyingkirkan material longsoran dari badan jalan, agar tidak mengganggu arus lalu lintas dalam waktu yang lama. Informasi yang redaksi barak-indo peroleh, longsoran tersebut akan langsung ditangani permanen secara bertahap pada TA 2025 ini. Adapun jenis penanganannya, yakni menggunakan metode shearkey dengan perkuatan cerucuk pada tanah dasar. Meskipun longsoran susulan sempat terjadi saat penanganan berlangsung, namun tidak sampai menimbulkan korban. Tim lapangan pun langsung melakukan pembersihan material longsor, ...

BBPJN Jatim-Bali Tingkatkan Kualitas Ruas Pacitan-Batas Trenggalek

Gambar
BARAK, (Jatim)- Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Timur (Jatim)-Bali nampaknya terus memaksimalkan semua sumber daya yang tersedia untuk meningkatkan kualitas layanan pada seluruh ruas jalan nasional yang menjadi kewenangannya. Usai membuat ruas jalan nasional Gumitir kembali mulus setelah sebelumnya hancur karena tanah longsor, kini ruas Pacitan-Batas Kabupaten Trenggalek pun dibuat mulus juga. Publik pun memandang hal itu sebagai bagian dari keberhasilan BBPJN Jatim-Bali dalam menyediakan layanan infrastruktur yang andal, sekaligus mendukung perputaran roda perekonomian lokal maupun nasional. PPK 2.4 pada Satker Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) Wilayah II Jatim, Alif mengungkapkan, pihaknya terus mengontrol seluruh ruas yang menjadi kewenangan, agar tidak ada kerusakan yang bisa berpotensi membahayakan keselamatan masyarakat pengguna jalan. "Kemarin untuk ruas Pacitan-Batas Kab Trenggalek, terutama di STA 78+000 hingga STA 78+050 sudah kami tangani dengan holdi...

Kabalai: Jalan Nasional di Sumbar 90,65 Persen Mantap

Gambar
BARAK, (Sumbar)- Hingga saat ini, tingkat kemantapan jalan nasional di Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) sudah mencapai 90,65 persen. Hal itu diungkapkan Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sumbar, Elsa Putra Friandi. Sejak terbitnya Inpres Nomor 1 Tahun 2025 tentang efisiensi anggaran, BPJN Sumbar memfokuskan penyelenggaraan jalan dan jembatan dengan metode pemeliharaan rutin untuk menjaga kondisi jalan tetap fungsional sepanjang tahun. "Tapi ada juga pekerjaan perbaikan sejumlah ruas yang terimbas bencara, seperti tanah longsor dan banjir, karena dapat membahayakan keselamatan masyarakat pengendara jika tidak segera ditangani," ungkapnya. Untuk TA 2025 ini juga, lanjutnya, pihaknya akan menangani kerusakan jalan di Kabupaten Dharmasraya dan Solok menggunakan dana yang bersumber dari Surat Berharga Syariah Negara (SBSN). Dipihak lain, Anggota DPR RI asal Sumbar, Andre Rosiade mengatakan, tahun ini Kementerian PU akan mengalokasikan anggaran sekitar Rp 10 triliun un...

Jalan Nasional Sangatta-Bengalon di Kaltim Hampir Putus Total

Gambar
BARAK, (Kaltim)- Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim), Rudy Mas'ud nampak marah mendapati kondisi jalan nasional Sangatta-Bengalon yang mengalami kerusakan parah hingga hampir putus. Saat tiba dilokasi dalam kunjungan kerjanya ke wilayah Berau, Gubernur langsung menghentikan laju kendaraannya melihat kondisi jalan yang sudah kritis. Ia mengatakan, jika dibiarkan, kerusakan jalan itu akan memutus satu-satunya jalur logistik dan transportasi masyarakat. Kepada manajemen PT KPC yang turut serta dilokasi, Gubernur langsung menyatakan kemarahannya. "Bapak tahu dampak sosial dan ekonominya jika jalan ini putus...? Ini bukan sekedar rawan, tapi sudah hampir putus. Jika ini dibiarkan, akses Sangatta-Bengalon bisa putus total," sesalnya. Tingginya intensitas kendaraan Over Dimension Over Load (Odol) seperti angkutan alat berat dan aktivitas pertambangan, lanjutnya, semakin mempercepat kerugian jalan. "Ini jalan tinggal separuhnya saja, harus segera diperbaiki. PT KPC harus sege...

Kepala BPJN Kalteng Gelar Monev

Gambar
BARAK, (Kalteng)- Tak ingin ada kerusakan jalan yang berpotensi menghambat arus lalu lintas apalagi sampai membuat pengendara celaka, Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Kalimantan Tengah (Kalteng), Robert Himawan Hamiseno, S.T., M.T melakukan Monitoring dan Evaluasi (Monev) kondisi jalan nasional se-Kalteng. Monev mulai dilaksanakan pada ruas Tumbang Samba-Tumbang Hirang-Tumbang Sanamang, Tumbang Sambang-Rebambang-Tumbang Jutuh-Tewah hingga Kuala Kurun yang menjadi kewenangan PPK 2.4 dan 2.5. Setelah itu, peninjauan dilanjutkan pada ruas Kuala Kurun-Sei Hanyu-Simpang Muara Laung dan sejumlah ruas lainnya, untuk memastikan konektivitas yang lebih baik di Provinsi Kalteng. Pada bagian lain, BBPJN Kalteng juga tengah menggelar pekerjaan pengaspalan (hotmix) pada ruas jalan nasional Mahir Mahar di Kota Palangkaraya. Tahapan pekerjaannya sendiri dimulai dengan membersihkan permukaan jalan dari material yang tidak di inginkan, kemudian di ikuti dengan penghamparan aspal secara me...

Kepala BPJN Jambi Monev Kondisi Ruas Lintas Timur Simpang Tuan-Kuala Tungkal

Gambar
BARAK, (Jambi)- Pastikan ruas jalan nasional yang menjadi kewenangannya berada dalam kondisi baik, Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Jambi Dr. Dedy Hariadi, ST, MT di dampingi Kepala Satker Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) Wilayah I Jambi Arief Tria, ST, MT melakukan monitoring dan evaluasi kondisi jalan Lintas Timur (Lintim) Simpang Tuan-Kuala Tungkal di Provinsi Jambi. Tak hanya kondisi jalan dan jembatan, namun pemantauan juga dilakukan secara teliti pada kondisi saluran drainase untuk memastikan dapat berfungsi maksimal mendukung kelancaran aliran air dan mencegah adanya genangan air pada badan jalan saat hujan turun. Ditengah perjalanan, rombongan Kabalai sempat berhenti untuk memantau proses pekerjaan pemeliharaan rutin jembatan yang tengah berlangsung. Nampak para pekerja serius melakukan pembersihan dan pengecatan. Pemeriksaan kondisi fisik jembatan secara menyeluruh pun dilakukan oleh Kabalai yang didampingi oleh Kasatker PJN Wilayah I, PPk 1.3, Kasatker P2JN dan ...

BBPJN Sumut Rehab Jembatan Sei Parit Tujuh

Gambar
BARAK, (Sumut)- Tak ingin arus lalu lintas terhambat akibat kerusakan jalan dan jembatan yang menjadi kewenangannya, Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Sumatera Utara (Sumut) dan jajaran merehabilitasi Jembatan Sei Parit Tujuh. Pekerjaan rehabilitasi tersebut meliputi penggantian girder hingga laston lapis AUS (AC-WC) sepanjang enam meter untuk memastikan daya tahan konstruksi tetap optimal. Balai menjelaskan, perbaikan itu sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas prasarana transportasi, sekaligus memperpanjang umur layanan jembatan untuk mendukung mobilitas masyarakat, distribusi barang dan jasa, serta pertumbuhan ekonomi kawasan sekitar. Dengan terlaksananya rehabilitasi itu juga, diharapkan akses bagi masyarakat menjadi lebih aman, nyaman dan handal. "Hal ini sejalan dengan komitmen pemerintah untuk selalu memberikan layanan infrastruktur terbaik bagi masyarakat, sekaligus memperkuat konektivitas antar wilayah di Provinsi Sumut.* (Barak)

Otak Rusuh Vs Lusuh

Gambar
Catatan Redaksi USAI memulihkan situasi Ibu Kota dari aksi damai yang berbuntut pada kerusuhan bahkan sampai terjadi penjarahan dibeberapa rumah pribadi, aparat mulai bersuara lantang menduga-duga siapa sebenarnya otak kerusuhan. Saat otak masih lusuh usai mengurai simpul yang kusut, berbagai spekulasi pun muncul, bahkan sampai menuding mafia migas yang tengah jadi buronan kasus korupsi sebagai otak rusuh. Sebelumnya, bahkan ada yang berdiri tegak menyebutkan aksi-aksi yang berlangsung sepanjang akhir Agustus 2025 itu disusupi kekuatan asing yang berniat mengacaukan keamanan dalam negeri. Bagi beberapa pihak yang menyimak situasi sejak awal kerusuhan berlangsung, keterlibatan para pihak yang dituduhkan tersebut mungkin saja ada. Tapi, kenapa harus selalu mencari ke luar...? Sebegitu tidak mungkinkah pihak-pihak yang berada didalam lingkaran pemerintahan jika seandainya melibatkan diri sebagai dalang dari belakang layar...? Sebab, sekecil apapun kemungkinannya, mestinya bisa juga dipert...

Jalan Yang Dibangun BPJN Aceh Cepat Rusak

Gambar
BARAK, (Aceh)- Belum lama ini, Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Aceh dan jajaran Satker/PPK nya melaksanakan peningkaan struktur jalan Krueng Simpo-Blang Mane di kawasan Bireuen dengan anggaran senilai Rp 20,8 miliar. Namun sayang, warga melaporkan jalan yang dibangun menggunakan APBN TA 2023 tersebut mengalami kerusakan hanya dalam waktu beberapa bulan usai dibangun. Kerusakan pun beragam, seperti aspal yang mengelupas, berlubang, bahkan dibeberapa titik ada yang menunjukkan indikasi ambles dan longsor. Warga menduga, pembangunan jalan yang menghubungkan Kecamatan Juli dengan Peusangan Selatan itu dikerjakan asal-asalan, lantaran hasil pekerjaannya yang tak mampu bertahan lama. "Pembangunan jalan ini sudah lama diharapkan warga Peusangan Selatan dan Juli. Sayang, pembangunannya seperti "lage pliek"," ungkap Maimun, salah seorang warga pekebun dikawasan tersebut. Ia juga mengatakan, tak hanya aspal yang mengelupas dan berlubang, tapi bangunan saluran samping ...