Postingan

Menampilkan postingan dari Juli, 2025

BPJN Maluku Utara Tangani Kerusakan di Morotai

Gambar
BARAK, (Maluku Utara)- Informasi adanya kerusakan pada ruas jalan nasional di Kabupaten Morotai, Provinsi Maluku Utara (Malut) mendapat respon positif dari Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Malut. Dalam keterangannya, Kepala BPJN Malut, Navy mengungkapkan, kerusakan pada ruas jalan lingkar Pulau Morotai sudah pernah diperbaiki oleh Satker Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) Malut. "Kerusakan dilokasi tersebut sudah pernah dilakukan oleh PPK," ujarnya kepada redaksi barak-indo, Kamis (31/07/2025). Ia juga menjelaskan, perbaikan yang dilaksanakan PPK sudah dilaporkan ke aplikasi JAKI. "Kami akan terus sisir jalan rusak, agar setiap kerusakan yang muncul bisa segera diperbaiki," tandasnya.* (Barak)

Jalan Nasional Morotai Rusak, Ganggu Layanan Kesehatan

Gambar
BARAK, (Maluku Utara)- Ketiadaan infrastruktur jalan dan jembatan yang memadai tidak hanya menghambat arus orang, barang dan jasa serta memperbesar potensi kecelakaan lalu lintas, namun lebih dari itu berpengaruh pada pelayanan kesehatan dasar masyarakat. Seperti halnya kerusakan jalan nasional di Pulau Morotai, Provinsi Maluku Utara (Malut). Kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Pulau Morotai, Anhar Tofure mengungkapkan, selama ini kerusakan jalan utama seperti jalan nasional mengganggu pelayanan kesehatan. "Banyak titik kerusakan jalan, membuat kendaraan ambulance yang membawa pasien rujukan kerumah sakit jadi terhambat," ujarnya. Ia pun berharap kerusakan jalan nasional lingkar Morotai segera diperbaiki oleh pihak terkait. Layaknya dilansir tandaseru, Selasa (29/07/2025) kemarin, jalan nasional yang melintasi lima kecamatan di Pulau Morotai mengalami kerusakan cukup parah, bahkan akses menuju RSUD Ir Soekarno di Morotai Selatan juga mengalami kerusakan. Permintaan perbaikan jal...

Bupati Apresiasi Kinerja BPJN Riau & Jajaran

Gambar
BARAK, (Riau)- Jajaran Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Riau terus mempercepat penanganan ruas jalan nasional, seperti ruas Kuansing-Pekanbaru, Teluk kuantan-Rengat hingga Telukkuantan-Batas Sumbar. Menurut warga, perbaikan sudah mulai dikerjakan sejak bulan lalu, dan saat ini masih terus dilanjutkan pada beberapa titik untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi setiap pengendara yang melintas. Perbaikannya sendiri, ada yang dilakukan dengan cara tambal sulam (patching) hingga overlay pada lokasi-lokasi yang mengalami kerusakan cukup signifikan, dan dibeberapa lokasi dilakukan pelebaran. Penanganan ruas jalan nasional tersebut disebut merupakan bagian dari persiapan menghadapi moment gelaran pacu jalur yang biasanya ramai dikunjungi wisatawan lokal hingga mancanegara. Pantauan media pada ruas Telukkuantan-Pekanbaru  alat berat terlihat dikerahkan untuk memperlebar badan jalan, agar kendaraan bisa leluasa saat berpapasan. "Untuk ruas Telukkuantan-Pekanbaru sudah dilakukan pe...

BBPJN Sumut Tangani Longsoran Ditepian Danau Toba

Gambar
BARAK, (Sumut)- Jajaran Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Sumatera Utara (Sumut) kembali memperlihatkan kegesitan dalam menangani berbagai persoalan yang dapat menghambat kelancaran arus lalu sekaligus membahayakan keselamatan masyarakat pengguna jalan di Provinsi Sumut. Terkini, BBPJN Sumut tengah menangani longsoran di tepian Danau Toba, tepatnya ruas jalan nasional Pematangsiantar-Parapat di Kecamatan Girsang Sipangan Bolon, Kabupaten Simalungun. Saat ini, pekerjaan sudah memasuki tahap pemasangan tembok penahan tebing, dan pada beberapa titik juga masih dilakukan penggalian hingga tanah dasar yang kuat. Menurut warga sekitar, selain mengatur arus lalu lintas agar tidak terjadi kemacetan selama diterapkannya sistem buka-tutup, para petugas juga telah memasang rambu-rambu peringatan disekitar lokasi kerja. Desi Samosir, salah seorang warga pemilik warung disekitar lokasi proyek mengatakan, penanganan longsoran dilokasi tersebut mendesak, karena selain menjadi akses pariw...

Ribuan Warga Blokir Jalan Nasional di Sultra

Gambar
BARAK, (Sultra)- Protes kerusakan jalan yang telah berlangsung lama dan tak kunjung diperbaiki, ribuan warga Kecamatan Lambuya dan Puriala di Kabupaten Konawe, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) memblokir jalan nasional penghubung Konawe-Konawe Selatan. Aksi yang dipusatkan di pertigaan Lambuya pada Minggu (27/07/2025) tersebut membuat lalu lintas lumpuh total dalam beberapa jam. Menurut warga, blokade jalan terpaksa dilakukan sebagai bentuk kekecewaan atas rusaknya jalan Lambuya-Motaha yang tak kunjung diperbaiki. Warga menilai pemerintah mengabaikan infrastruktur jalan yang menjadi urat nadi perekonomiannya warga. "Sudah terlalu lama kami bersabar. Jalan ini rusak sudah belasan tahun, dan tak ada perhatian serius dari pemerintah," ujar Cici, salah seorang warga dalam orasinya. Ia menjelaskan, aksi itu merupakan wujud dari jeritan hati rakyat yang sudah lama tidak disediakan infrastruktur jalan memadai. "Jalan rusak tidak hanya membahayakan keselamatan masyarakat pengg...

PPK 1.2 Banten Langsung Tangani Kerusakan di Serdang

Gambar
BARAK, (Banten)- PPK 1.2 pada Satker Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) Wilayah I Provinsi Banten merespon positif informasi adanya kerusakan jalan nasional Serang-Merak di Serdang yang berpotensi membahayakan keselamatan masyarakat pengendara. Jum'at (25/07/2025) malam, PPK langsung menurunkan tim lengkap untuk melakukan penanganan dilapangan. "Sementara masih dalam proses perbaikan," ujar PPK 1.2 Satker PJN Wilayah I Banten, Arief, dalam keterangan persnya yang diperoleh redaksi barak-indo, Sabtu (26/07/2025). Ia menjelaskan, perbaikan harus pihaknya lakukan saat malam hari, lantaran ramainya lalu lintas pada ruas Serang-Merak. "Kami kerjakan saat malam hari untuk menghindari terjadinya kemacetan. Karena ruas kami merupakan jalur utama penghubung Jawa-Sumatera yang ramai dilintasi berbagai jenis kendaraan," ungkapnya. Diketahui, kerusakan jalan nasional Serang-Merak, terutama dikawasan Serdang, Kecamatan Kramatwatu, disebabkan tingginya intensitas kendaraan Over...

Mutasi 520 Pejabat PU Patut Dievaluasi

Gambar
BARAK, (Jakarta)- Mutasi 520 pejabat struktural Kementerian Pekerjaan Umum (PU) yang terdiri atas 65 Pejabat Tinggi Pratama (Eselon II) dan 455 Pejabat Administrator (Eselon III) pada Jum'at (18/07/2025) menyisakan banyak pertanyaan mendasar. Jika saja pelantikan dilaksanakan sebagai bagian dari reorganisasi untuk meningkatkan efektifitas dan efisiensi penyelenggaraan organisasi mendukung Asta Cita pemerintahan Prabowo-Gibran, maka hal itu patut di acungi jempol. "Namun yang terpampang ke publik dalam beberapa hari belakangan ini, baru sebatas tanda-tanya tentang transparansi dan tolak ukur penetapan seseorang memegang jabatan strategis diluar kemampuan dan track recordnya". Demikian tanggapan Koordinator Divisi Pemantau Kebijakan Publik Barak, Moch Markum, Sabtu (26/07/2025). Barak sendiri, katanya, memiliki catatan yang perlu dijawab oleh Menteri PU Dody Hanggodo, jika tak ingin keputusannya dianggap penuh aroma politis yang berpotensi menguntungkan "klumpuk" ...

Makan Banyak Korban, Jalan Nasional di Banten Rusak Parah

Gambar
BARAK, (Banten)- Kehadiran Kepala Balai baru mestinya mampu membawa suasana yang lebih baik. Tapi tidak demikian dengan di Provinsi Banten. Meskipun Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Banten yang baru sudah mulai bertugas, namun tak juga membuat jalan yang rusak parah diperbaiki. Contohnya jalan nasional di Serdang, Kecamatan Kramatwatu, Kabupaten Serang. Ruas jalan yang menjadi jalur utama penghubung Pulau Jawa dengan Pulau Sumatera tersebut mengalami kerusakan parah. Posisi kerusakan yang berada tak jauh dari lampu merah perbatasan Kota Cilegon dengan Kab Serang, membuat pengendara sulit memprediksinya, terlebih dengan ketiadaan rambu peringatan. "Pengemudi baru nginjak gas star dari lampu merah, tiba-tiba dikagetkan dengan jalan yang berlubang dan bergelombang parah. Ketiadaan rambu peringatan juga semakin membuat pengendara tak bisa menghindari kecelakaan," ungkap Koordinator Divisi Investigasi dan Pelaporan Barak, M Deddy H, Jum'at (25/07/2025). Begitu di...

Rotasi 520 Pejabat PU: Wujudkan Visi PU608 Atau Terjebak Kepentingan Sempit...?

Gambar
Catatan Redaksi LANGKAH berani Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo melakukan mutasi besar-besaran terhadap 520 pejabat struktural Eselon II dan III dilingkungan Kementerian PU setelah sebelumnya menonaktifkan 6 (enam) pejabat Eselon I, dinilai oleh banyak pihak sebagai sesuatu yang luar biasa. Publik menganggap hal itu sebagai keputusan luar biasa dalam rangka "penyegaran" birokrasi, peningkatan efektivitas kinerja, sekaligus menekan angka kebocoran anggaran sesuai yang dijabarkan Menteri PU. Hal itu pun dinilai selaras dengan arahan Presiden Prabowo Subianto dalam mendorong penurunan ICOR menjadi <6, pertumbuhan ekonomi 8 persen per tahun dan menurunkan angka kemiskinan hinga 0 persen lewat pembangunan infrastruktur. Namun, dibalik itu sebagian pemerhati justeru menaruh kekhawatiran serius, lantaran mutasi besar-besaran dipandang belum memenuhi unsur transparansi dan akuntabilitas. Koordinator CBA, Jajang Nurjaman misalnya, memiliki catatan soal adanya pejabat yang ...

PJN I Bengkulu: Kami Maksimalkan Sumber Daya Yang Tersedia Sewaktu Anggaran Masih Terblokir

Gambar
BARAK, (Bengkulu)- Terblokirnya anggaran bagi penyelenggaraan jalan dan jembatan nasional sejak awal tahun 2025 hingga persiapan jalur mudik Lebaran Idul Fitri 2025 (1 Syawal 1446 Hijriah)  lalu, memaksa Satker Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) Wilayah I Provinsi Bengkulu memaksimalkan pemanfaatan semua sumber daya yang tersedia untuk membuat jalan nasional kewenangannya tetap fungsional dan tidak membahayakan keselamatan masyarakat pengguna jalan. "Saat kondisi material yang terbatas sejak awal tahun hingga persiapan jalur mudik lebaran kemarin, kami mencoba berinovasi dengan memanfaatkan material yang ada, termasuk penggunaan sisa stok asphalt karet." Demikian penjelasan Kepala Satker PJN Wilayah I Bengkulu, Tendhy dalam keterangan persnya yang diperoleh redaksi barak-indo, Rabu (23/07/2025), menanggapi isu penggunaan material tidak standar dalam pemeliharaan jalan nasional di Desa Air Meles Atas, Kecamatan Selupu, Rejang Lebong, Bengkulu. Penggunaan material asphalt karet i...

Inspektorat Diminta Audit Khusus Pemeliharaan Jalan Nasional di Bengkulu

Gambar
BARAK, (Bengkulu)- Ketegasan Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo menonaktifkan enam pejabat utama dibawahnya, dinilai membawa harapan baru bagi penataan organisasi, sekaligus peningkatan kualitas kinerja. Begitu pula kepada Maulidya Indah Junica, Inspektur Jenderal (Irjen) Kementerian PU yang baru dilantik Menteri Dody pada 04 Juli 2025 kemarin. Publik menaruh harapan besar terhadap Maulidya, dapat meminimalisir terjadinya kecurangan dalam penyelenggaraan keuangan negara dibawah pengawasannya. Seperti halnya penggunaan keuangan negara pada pemeliharaan jalan nasional di Desa Air Melas Atas, Kecamatan Selupu, Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu. "Kami harap Irjen yang baru benar-benar menerapkan sistem kerja yang profesional. Jangan sampai ada lagi pekerjaan yang sudah di audit Inspektorat kemudian jadi temuan aparat hukum." "Turunkan tim untuk melakukan audit khusus atas pekerjaan di Bengkulu. Tunjukkan kinerja seperti yang diharapkan Menteri saat dilantik jadi Irjen...

PJN I Sulut Perbaiki Kerusakan Jalan Nasional di Minahasa Selatan

Gambar
BARAK, (Sulut)- Keluhan masyarakat atas kerusakan jalan nasional diwilayah Minahasa Selatan (Minsel) mendapat respon positif dari Satker Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) Wilayah I Provinsi Sulawesi Utara (Sulut). PPK 1.4 pada Satker PJN Wilayah I Sulut selaku penanggungjawab ruas Tawaang-Radey-Sapa pun langsung gerak cepat memperbaiki semua kerusakan yang ada dengan rehabilitasi dan pemeliharaan rutin (patching- red), agar tidak membahayakan keselamatan masyarakat pengguna jalan. "Ruas jalan Worotican-Poigor juga sudah ditangani secara efektif dengan rehabilitasi minor dari STA 0+000 hingga STA 3+000," ujar Kepala Satker PJN Wilayah I Sulut, Ringgo Radetyo. Ia memastikan, pihaknya selalu merespon cepat setiap aduan masyarakat terkait kerusakan pada ruas penghubung Sulut dengan Gorontalo tersebut. Ringgo bahkan meminta masyarakat menginformasikan jika mendapati jalan rusak yang berpotensi membahayakan keselamatan pengendara lewat media sosial Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (...

Material Hotmix Jalan Nasional di Bengkulu Dipertanyakan

Gambar
BARAK, (Bengkulu)- Kerusakan berulang pada ruas jalan nasional di Desa Air Meles Atas, Kecamatan Selupu, Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu, membuat publik mempertanyakan kualitas aspal yang digunakannya untuk perbaikannya. Pasalnya, meskipun sudah sering diperbaiki, namun kerusakan selalu terjadi pada titik yang sama. Hal itulah yang membuat publik menilai pekerjaan tidak sesuai standar spesifikasi yang ditetapkan. Masyarakat pun meminta pemerintah menindaklanjuti hal tersebut untuk memastikan dana pemeliharaan jalan tepat sasaran. Warga menduga, material hotmix yang digunakan diproduksi secara mandiri oleh pihak pelapor, bukan berasal dari pabrik resmi AMP. Hal itu terindikasi dari penuturan salah seorang warga yang bermukim disekitar lokasi proyek, seperti dilansir suaralira, kemarin. Ia mengatakan, pihaknya mendapati tumpukan material sisa kormeling, drum asphalt, termasuk sisa pembakaran yang disinyalir digunakan untuk memproduksi hotmix secara manual. Kondisi jalan yang kembali rus...

Jalan Nasional di Kaltara Hancur

Gambar
BARAK, (Kaltara)- Kerusakan yang terjadi pada ruas jalan nasional di Nunukan, Kalimantan Utara (Kaltara) dinilai sudah memasuki fase terparah. Pasalnya banyak supir yang terpaksa menginap dilokasi karena kendaraannya terjebak jalan berlumpur. Kerusakan jalan penghubung Krayan Tengah dengan Long Umung di Krayan Timur itu pun nyaris memutus jalur transportasi darat bagi warga. Tak hanya jalan, jembatan penghubung pun nampak sudah tidak layak dilewati lagi. Jika tidak ekstra hati-hati, kendaraan bisa terperosok kedalam sungai. "Tanahnya lunak dan berair, ditambah bekas ban kendaraan sudah cukup dalam. Bagi kendaraan yang mengangkut muatan, pasti kandas," ungkap Jacky, salah seorang pengemudi kendaraan angkutan sembako, Jum'at (18/07/2025). Selasa (15/07/2025) kemarin pun Jacky harus menginap dijalan akibat kendaraannya kandas. Meskipun ia sudah berusaha mengeluarkan mobilnya dibantu alat penarik, namun usaha itu gagal. Kendaraan Jacky pun baru berhasil dievakuasi pada Rabu (...

BPJN Aceh Diminta Perbaiki Jalan Nasional Yang di Tanami Pisang

Gambar
BARAK, (Aceh)- Geram mendapati jalan rusak tak kunjung diperbaiki, warga menanam pohon Pisang pada bagian jalan yang rusak disekitaran Jontor, Kecamatan Penanggalan, Subulussalam. Anggota DPRK Subulussalam, Ardiyanto Ujung pun bersuara atas kondisi tersebut. Menurutnya, kerusakan jalan nasional di Jontor menimbulkan banyak masalah hingga ditanami pohon Pisang oleh warga sekitar. "Kita berharap pemerintah pusat memprioritaskan perbaikan jalan penghubung Aceh-Sumut itu demi keamanan dan kenyamanan masyarakat pengguna jalan," ujarnya. Jalan rusak, lanjutnya, terlebih digenangi air hujan, berpotensi menyebabkan kecelakaan lalu lintas. "Kami harap dilakukan kajian secara menyeluruh, agar perbaikannya bisa efektif dan efisien," tegasnya. Selain itu, Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Aceh juga diminta membangun saluran drainase pada bagian kiri-kanan jalan, agar air dapat mengalir dengan lancar. "Perbaikan diperlukan untuk meningkatkan keselamatan masyarakat dal...

BBPJN Sumsel Rutin Tangani Ruas Batas Kota Baturaja-Batas Provinsi Lampung

Gambar
Jalan Rusak Karena Kendaraan Odol BARAK, (Sumsel)- Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Sumatera Selatan (Sumsel) dan jajaran terus berupaya semaksimal mungkin menangani seluruh ruas agar tetap fungsional sepanjang tahun. Balai harus berpacu dengan waktu meminimalisir kerusakan akibat aktifitas kendaraan Over Dimension Over Load (Odol) yang masih bebas melintas setiap saat. Hal itu setidaknya tergambar dari apa yang dilakukan oleh PPK 2.2 pada Satker Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) Wilayah II Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel). "Sesering apapun perbaikan kami lakukan, tetap saja kerusakan muncul lagi, karena kendaraan Odol masih bebas melintas. Ini problem yang mesti diselesaikan sesegera mungkin." Demikian diungkapkan PPK 2.2 pada Satker PJN Wilayah II Provinsi Sumsel, Aldino, kepada redaksi barak-indo, Kamis (17/07/2025). Ia berharap semua pihak membangun kesadaran, bahwa jalan yang dibangun perlu dirawat bersama-sama, agar bermanfaat bagi masyarakat banyak dalam...

Penanganan Longsoran, Jalur Gumitir Ditutup Dua Bulan

Gambar
BARAK, (Jatim)- Untuk menjaga keselamatan dan kenyamanan masyarakat pengendara selama proses penanganan longsoran pada ruas jalan nasional Wonorejo-Jember-Batas Kabupaten Banyuwangi, tepatnya di Km SBY 233+500 Gumitir, Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Timur (Jatim)-Bali mengumumkan penutupan total ruas tersebut selama dua bulan terhitung sejak 24 Juli hingga 24 September 2025 nanti. Masyarakat pengguna jalan pun diminta untuk mengikuti arahan para petugas dilapangan terkait pengalihan arus lalu lintas melewati jalur Probolinggo-Lumajang-Jember dan Bondowoso-Situbondo-Banyuwangi. "Selain pemasangan rambu pada titik-titik tertentu, sosialisasi tentang penutupan jalur ini juga gencar kami lakukan lewat media masa, baik online, offline maupun lewat medsos," ujar Kepala Satker Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) Wilayah I Jatim, Aldiansyah, ST. MT, kepada redaksi barak-indo, Rabu (16/07/2025). Penutup jalur selama masa penanganan longsoran ini, lanjutnya, sebagai s...

BBPJN Jatim-Bali Bakal Rigid Jalan Nasional Manyar-Panceng

Gambar
BARAK, (Jatim)- Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Timur (Jatim)-Bali berencana merekonstruksi jalan nasional dari Manyar hingga Panceng dengan metode rigid pavement (cor beton- red). Hal itu diungkapkan anggota DPRD Gresik, Hamdi, Selasa (15/07/2025) kemarin. "Setidaknya terdapat 43 Km yang akan di rigid secara bertahap, mulai dari Manyar hingga Panceng. Itu hasil yang kami peroleh saat hearing dengan pihak BBPJN Jatim-Bali beberapa waktu lalu," katanya. Ia juga menegaskan, kerusakan jalan nasional di Manyar disebabkan kendaraan Over Dimension Over Load (Odol). Tingginya intensitas kendaraan membuat konstruksi jalan rusak, mulai dari bergelombang hingga berlubang. Meskipun pihak Balai terus melakukan perbaikan, namun kerusakan tetap terjadi lantaran gilasan roda kendaraan Odol yang masih bebas melintas. "Kami berharap pihak terkait rutin menggelar razia. Kendaraan Odol tidak hanya merusak jalan, tapi meningkatkan potensi kecelakaan lalu lintas akibat re...

BBPJN Kaltim Maksimalkan Penanganan Ruas se-Kaltim

Gambar
BARAK, (Kaltim)- Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Kalimantan Timur (Kaltim) dan jajaran terus memaksimalkan penanganan seluruh ruas jalan nasional yang menjadi kewenangannya. Meskipun penanganan dilakukan secara bertahap, namun Balai memastikan seluruh ruas akan ditangani dengan maksimal sesuai anggaran yang tersedia. Untuk Tahun Anggaran 2025 ini, penanganan difokuskan pada ruas jalan nasional di Kutai Barat yang tingkat kerusakannya cukup tinggi dibanding ruas-ruas lainnya. "Selain di Kutai Barat, penanganan juga dilaksanakan di Kutai Kartanegara dan Mahakam Ulu," ungkap Kepala BBPJN Kaltim, Hendro Satrio. Penanganan ruas di Kutai Barat sendiri, lanjutnya, difokuskan pada paket Multy Years Contract (MYC) TA 2025-2027. "Ada sekitar 37,31 Km jalan di Kutai Barat yang masuk paket MYC, termasuk penanganan longsoran ruas Simpang Blusuh-Batas Kalteng," jelasnya. Sementara untuk Mahakam Ulu, jelasnya lagi, jalan yang akan dibangun sekitar 20,27 Km. Dan di K...

BPJN NTT Tangani Longsoran di Manggarai

Gambar
BARAK, (NTT)- Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Nusa Tenggara Timur (NTT) dan jajaran kembali menunjukkan kegesitan dalam merespon setiap kejadian yang berpotensi menghambat arus lalu lintas dan membahayakan keselamatan masyarakat pengguna jalan. Kali ini PPK 3.3 pada Satker Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) Wilayah III NTT yang gerak cepat menangani longsoran pada ruas jalan nasional Batas Kota Ruteng-Borong dan ruas Ruteng-Reo-Kedindi. "Kami tangani bagian tebing pada sisi timur yang terkikis longsor. Karena kalau dibiarkan, badan jalan bisa ambles," ujar PPK 3.3 Satker PJN Wilayah III NTT, Nur Indah Indriani. Ia menjelaskan, penanganan pada STA 11 sekitar Jembatan Wae Reno tersebut, berupa pembangunan dinding penahan tanah, pemasangan U-Ditch, dan pasangan batu untuk mencegah erosi. "Selain itu, ada pula rehabilitasi jembatan Wewor dan pembangunan deker di Desa Golo Loni, Kec Rana Mese. Pada STA 21 juga, ada saluran air yang ditutup warga hingga airnya melimpah k...

BPJN Kepri Perketat Pengawasan Pekerjaan Konstruksi Jalan & Jembatan

Gambar
BARAK, (Kepri)- Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Kepulauan Riau (Kepri) terus melakukan berbagai upaya untuk terus meningkatkan kualitas layanan infrastruktur yang menjadi kewenangannya. Salah satu cara yang ditempuh yakni dengan memperketat pengawasan pada saat pelaksanaan konstruksi. Begitu pula dengan kegiatan pemeliharaan jembatan di Kabupaten Natuna, Satker/PPK pun melakukan pengawasan, agar pekerjaan yang dihasilkan sesuai perencanaan awal. PPK pada Satker Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) Wilayah I Kepri, Hafit Irawan mengungkapkan, tahun anggaran 2025 ini pihaknya melakukan pemeliharaan terhadap sejumlah jembatan di Pulau Natuna. "Selain pengawas lapangan yang terus memantau perkembangan pekerjaan, kami juga terus koordinasikan soal teknik pekerjaan dengan tenaga ahli dari pihak pelaksana," ujarnya. Begitu pula dengan konsultan pengawas, lanjutnya, selalu memastikan setiap tahapan pekerjaan berjalan sesuai rencana. "Acuannya UU No 2 Tahun 2017 tentang Jasa ...

Mantap, Penanganan Jalan Ambles Ruas Denpasar-Gilimanuk Dipastikan Kurang Dari Sebulan

Gambar
BARAK, (Bali)- Kegesitan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jatim-Bali dan jajaran dalam merespon setiap peristiwa yang berpotensi menghambat kelancaran arus lalu lintas di lapangan, patut di apresiasi. Seperti hal-nya penanganan jalan ambles di Km 38.725, depan Pasar Bajera, Kecamatan Selemadeg, Kabupaten Tabanan. Satker Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) Wilayah I Bali memastikan, proses perbaikan tidak akan sampai satu bulan. "Kami pastikan perbaikan kurang dari sebulan, dan langsung sudah bisa open trafick," ujar Kepala Satker PJN Wilayah I Bali, I Nyoman Yasmara, Kamis (10/07/2025). Terhitung hingga Rabu 09 Juli 2025, jelasnya, pemasangan box culvert ukuran 2x2 meter sebagai pengganti crossdrain eksisting yang ambles sudah mulai dilaksanakan. "Mobilisasi 12 box culvert yang dibutuhkan sudah semuanya, dan tiga diantaranya sudah terpasang. Kami berupaya mempercepat penanganan, agar lalu lintas bisa kembali normal seperti biasa," ungkapnya. Diketahui, am...

Penanganan Longsoran Ruas Cidadap-Cianjur Masih Tahap Design

Gambar
Fokus PPK Tangani Jembatan Cidadap BARAK, (Jabar)- Informasi belum maksimalnya penanganan puluhan titik longsoran pada ruas jalan nasional Cidadap-Cianjur, akhirnya mendapat tanggapan dari PPK 2.3 pada Satker Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) Wilayah II Provinsi Jawa Barat (Jabar). PPK 2.3, Ilham menjelaskan, penanganan permanen longsoran masih dalam tahap design. "Untuk penanganan permanennya masih menunggu design," ujarnya kepada redaksi barak-indo via pesan WhatsApp, Rabu (09/07/2025). Sementara ini, lanjutnya, pihaknya masih fokus pada penanganan Jembatan Cidadap yang terputus total akibat dihantam banjir besar beberapa waktu lalu. "Kami fokuskan penanganan pada Jembatan Cidadap yang putus pada Maret 2025 lalu," jelasnya. Saat ini, tambahnya, progres fisik pekerjaan Jembatan Cidadap sudah 68 persen, dan diperkirakan selesai pada September 2025 nanti. Sebelumnya di informasikan, penanganan sejumlah titik longsoran ruas Cidadap-Cianjur belum maksimal. Tak hanya itu...

Menteri PU Diharapkan Sidak Penanganan Longsoran Ruas Cidadap-Cianjur

Gambar
BARAK, (Jabar)- Tidak kurang dari tujuh bulan pasca terjadinya longsor  disejumlah titik pada ruas jalan nasional Cidadap-Cianjur, belum nampak ada penanganan yang serius dari Satker/PPK dibawah Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) DKI-Jawa Barat (Jabar). Hasil penelusuran tim Barak sejak Senin hingga Selasa (07 & 08 Juli 2025) menunjukkan, penanganan baru sebatas pembersihan badan jalan dari material longsoran. Belum nampak adanya upaya pemasangan cerucuk bambu/kayu, apalagi bronjong sebagai usaha untuk menjaga badan jalan tidak habis termakan longsor susulan. Selain pembersihan meterial longsoran berupa tanah, bebatuan, ranting hingga pepohonan yang sempat menutup badan jalan, upaya lain yang dilakukan PPK 2.3 pada Satker Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) Wilayah II Jabar baru sebatas pemasangan rambu-rambu peringatan, termasuk membuat galangan memanjang pada tepian longsor menggunakan karung kecil berisi pasir atau material setempat. Selain itu, ada pula pembuatan g...

7 Bulan, Longsoran Ruas Jalan Nasional Cidadap-Cianjur Belum Ditangani Maksimal

Gambar
BARAK, (Jabar)- Hingga kini, penanganan puluhan titik longsoran pada ruas jalan nasional dari Cidadap hingga Cianjur yang melintasi Waluran-Jampangkulon-Cikaso-Agrabinta belum nampak ditangani dengan maksimal. Hal itu pun membuat sejumlah pihak menyangsikan kegesitan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) DKI-Jawa Barat (Jabar) dalam merespon setiap peristiwa yang membahayakan keselamatan masyarakat pengguna jalan. Dari penelusuran yang dilakukan tim Barak pada Senin 07 Juli 2025 kemarin, nampak jelas penanganan yang dilakukan sejak longsoran terjadi sekitar tujuh bulan yang lalu, baru sebatas pembersihan badan jalan dari material longsoran. Tepian jalan yang termakan longsor juga terlihat masih diberi tanda menggunakan karung berisi pasir atau material setempat, bahkan ada pula yang hanya sebatas diberi tanda menggunakan gundukan tanah longsoran dari atas tebing curam (semacam pematang sawah- red), sementara dibeberapa titik, longsoran sudah memakan sebagian badan jalan hingga...

Kepala BPJN Sulut Terima Kunjungan Bupati Boltim

Gambar
BARAK, (Sulut)- Kunjungan Bupati Bolaang Mongondow Timur, Oskar Manopo ke Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sulawesi Utara (Sulut) disambut langsung oleh Kepala BPJN Sulut, Handiyana, termasuk Kepala Satker Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) Wilayah II Sulut, Rismono. Kedatangan Bupati Boltim tersebut, untuk menyampaikan harapan masyarakat untuk peningkatan kualitas jalan nasional yang melintasi wilayahnya. "Kehadiran kami disini untuk membangun sinergitas dalam pembangunan infrastruktur strategis di Boltim," ujarnya Bupati. Dua ruas jalan nasional di Boltim turut dibahas dalam pertemuan tersebut, salah satunya ruas Batas Kotamubagu-Sinisir yang menjadi akses utama menuju RSUD Boltim. "Jalan ini tidak hanya sebatas jalur umum yang ramai, tapi juga menyangkut keselamatan dalam pelayanan publik. Jalan menuju RSUD ini harus menjadi prioritas," ungkapnya. Selain itu, Bupati Boltim juga meminta perhatian atas ruas Buyut-Ongguni-Pakoba, diusulkan untuk dilakukan peleb...

Monitoring ke Sumba, Kabalai Instruksikan PJN I NTT Sesuai Prosedur

Gambar
BARAK, (NTT)- Pastikan semua pekerjaan berjalan sesuai ketentuan dan target fisik, Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Nusa Tenggara Timur (NTT), Agustinus Junianto melakukan monitoring sekaligus memberikan instruksi kepada para PPK di bawah Satker Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) Wilayah I NTT di Pulau Sumba. Kabalai menegaskan, seluruh kegiatan swakelola harus berjalan sesuai prosedur, mulai dari kelengkapan SK Tim Swakelola hingga konsultasi design dengan Satker Perencanaan dan Pengawasan Jalan Nasional (P2JN), Kasie Preservasi hingga Kasie KPIJ. Kabalai juga secara khusus membahas soal percepatan penanganan longsoran diruas Batas Kota Waikabubak-Batas Kabupaten Sumba Timur, relokasi tiang PLN dari bahu jalan, pengendalian tanaman liar di bahu dan median jalan, pembangunan tangga inspeksi Jembatan Tatung, hingga pengelolaan ruas jalan Alih Trase Bandara Umbu Mehang Kunda, termasuk ruas Cendana. "Dalam masa pengembalian kondisi jalan selama 90 hari ini, para PPK perlu...

Komisi V DPR-RI Apresiasi BPJN Banten

Gambar
BARAK, (Banten)- Langkah cepat Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Banten dan jajaran dalam melaksanakan pekerjaan penggantian Jembatan Akses Pelabuhan Merak mendapat apresiasi dari Komisi V DPR-RI. Wakil Ketua Komisi V DPR-RI, Roberth Rouw mengungkapkan, penggantian jembatan tersebut merupakan solusi untuk mengurai kepadatan arus lalu lintas, baik yang akan menyeberang menuju Pelabuhan Bakaheuni Lampung, maupun sebaliknya. "Selama ini, setiap kali musim mudik tiba, kerap kali terjadi pengalihan arus lalu lintas yang tentu saja membuat masyarakat pengendara tidak nyaman. Tapi dengan adanya pembangunan jembatan seperti ini, kepadatan arus lalu lintas bisa teratasi," ujarnya. Menanggapi hal itu, Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Banten, Wahyu S Winurseto menjelaskan, jembatan itu dibangun sepanjang 14 meter menggunakan pondasi borepile, agar dapat meningkatkan daya tahan terhadap beban kendaraan yang melintas. "Untuk sementara, kami akan memasang Jembatan ...

BPJT Dukung Penanganan Odol & Aktif Pantau Pemenuhan SPM Oleh BUJT

Gambar
BARAK, (Banten)- Hingga saat ini, Kendaraan Over Dimension Over Load (Odol) masih menjadi momok bagi penyelenggaraan infrastruktur jalan dan jembatan di tanah air. Pasalnya, selain memiliki daya rusak yang luar biasa terhadap jalan dan jembatan yang dilintasinya, kendaraan Odol juga menjadi salah satu faktor terjadinya kecelakaan dan kemacetan di jalan raya. Karenanya, Kementerian PU bersama Komisi V DPR-RI mendorong optimalisasi jembatan timbang, seperti pada ruas jalan Tol Tangerang-Serang-Merak (TSM). Dalam kunjungan spesifiknya di ruas Tol TSM, Wakil Ketua Komisi V DPR-RI, Roberth Rouw mengatakan, pengawasan terhadap kendaraan Odol menjadi penting, lantaran bisa menimbulkan kerugian bagi negara, termasuk potensi kecelakaan lalu lintas. "Layanan yang baik tidak hanya diukur dari pemenuhan Standar Pelayanan Minimal (SPM), tapi termasuk penanganan terhadap kendaraan Odol. Ini perlu menjadi perhatian serius dari Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) dan Badan Usaha Jalan Tol (BUJT), aga...

Bahayakan Pengendara, Kerusakan Jalan Nasional Takengon-Blangkejeren Belum Ditangani

Gambar
BARAK, (Aceh)- Kian hari, kerusakan pada ruas jalan nasional Takengon-Blangkejeren semakin mengkhawatirkan dan mengancam keselamatan masyarakat pengguna jalan. Kerusakan setidaknya terlihat sejak dari kawasan Simpang Panglima Moeda hingga memasuki wilayah Desa Owaq di Kecamatan Linge, Aceh Tengah. Adapun jenis kerusakan pada dua titik dilokasi tersebut, yakni berupa jalan ambles yang berpotensi memutus jalur transportasi. Kondisi itupun memaksa pengendara untuk ekstra hati-hati saat melintas. Selain itu, kerusakan yang hampir sama juga ditemukan disejumlah titik lainnya menuju Kec Pantan Cuaca, Kabupaten Gayo Lues. Dibeberapa lokasi didapati jalan yang hampir terputus akibat longsor (ambles- red). Selain itu ada pula jalan retak-retak dan berlubang yang sangat menggangu kenyamanan pengendara. Akibat banyaknya titik kerusakan yang belum tertangani, ungkap salah seorang warga Desa Owaq, Jana, sudah sering terjadi kecelakaan, terlebih saat malam hari dengan minimnya lampu penerangan. ...